Kabupaten Bekasi – Nasionaldetik.com -Memasuki 30 hari menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, umat Muslim dianjurkan mulai mempersiapkan diri secara menyeluruh, baik dari sisi spiritual, fisik, maupun perencanaan ibadah. Berdasarkan penanggalan Hijriah, awal Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada 17 atau 18 Februari 2026, dengan tetap menunggu penetapan resmi melalui sidang isbat pemerintah. Sabtu(17/01/2026).
Sejumlah persiapan penting berikut patut menjadi perhatian umat Muslim saat memasuki fase H-30 Ramadan:
1. Menyelesaikan Hutang Puasa (Qadha)
Bulan Sya’ban menjadi momentum terakhir untuk mengganti puasa Ramadan tahun sebelumnya yang tertinggal. Umat Muslim dianjurkan segera menunaikan qadha puasa sebelum Ramadan tiba, agar ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih tenang dan sempurna.
2. Persiapan Fisik dan Kesehatan
Untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima, umat Muslim disarankan mulai membiasakan diri dengan puasa sunnah, seperti puasa Senin–Kamis atau Ayyamul Bidh. Selain itu, pengaturan pola tidur juga penting, terutama membiasakan bangun lebih awal guna menyesuaikan waktu sahur serta menjaga stamina selama berpuasa.
3. Persiapan Spiritual dan Ilmu
Menjelang Ramadan, umat Muslim dianjurkan memperdalam kembali pemahaman tentang fikih puasa, termasuk hal-hal yang membatalkan puasa serta adab-adabnya, agar ibadah yang dijalani sesuai tuntunan syariat. Memperbanyak doa juga menjadi bagian penting, memohon kepada Allah SWT agar dipertemukan dengan Ramadan dalam keadaan sehat, kuat, dan penuh keimanan.
4. Perencanaan Ibadah Harian (Mutaba’ah Yaumiyah)
Agar ibadah selama Ramadan lebih terarah dan optimal, umat Muslim dianjurkan menyusun perencanaan ibadah harian. Di antaranya dengan menentukan target khatam Al-Qur’an beserta pembagian bacaan per hari, menetapkan target sedekah harian, serta menyusun daftar doa-doa khusus yang ingin dipanjatkan selama bulan suci.
Sebagai informasi tambahan, umat Muslim di Indonesia diimbau untuk terus memantau pengumuman resmi terkait penetapan awal Ramadan 1447 H melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menjelang Februari 2026.
Dengan persiapan yang matang sejak dini, diharapkan Ramadan 1447 Hijriah dapat dijalani dengan lebih khusyuk, sehat, dan penuh keberkahan.
Haris Pranatha







































