Nasionaldetik.com,— 22 Januari 2026
Proyek peningkatan trotoar di
Kabupaten Merangin, Jambi, dengan nilai anggaran lebih dari Rp2 milyar yang dikerjakan pada tahun 2025, yang menggunakan mutu beton FC 20 menuai sorotan.
Rizki, selaku konsultan pengawas, melalui pesan WhatsApp pada 20 Januari 2026, memberikan klarifikasi terkait penggunaan mutu beton tersebut. Menurutnya, FC 20 dipilih karena sebagian area proyek memiliki drainase, dan peruntukannya adalah untuk pejalan kaki.
“Nanti dibuat kalau beton mutu rendah jebol plat drainasenya, mengingat untuk keselamatan,” jelas Rizki. Ia juga menambahkan bahwa terkait dugaan pengerjaan yang melebihi kontrak, hal tersebut telah melalui adendum penambahan waktu dan dikenakan denda sesuai aturan.
Namun, kecurigaan kuat dilontarkan oleh Rama Sanjaya, koordinator lapangan Aliansi Masyarakat Bersatu Peduli Merangin (AMBPM) dan perwakilan LSM Sapurata. Ia menduga penggunaan mutu beton FC 20 pada proyek tersebut didasari oleh target waktu pengerjaan yang sangat singkat. “Jika menggunakan mutu beton di bawah FC 20, seperti FC 10 atau FC 15, volume pekerjaan yang bisa diselesaikan dalam waktu pendek tentu akan lebih panjang dan tidak akan terkejar,” jelas Rama. Ia mensinyalir, demi memenuhi tenggat waktu yang ketat, “pengambil keputusan” atau “penentu spesifikasi teknis” yang kemudian diikuti oleh pelaksana proyek, terpaksa memilih ready mix FC 20.
Hingga berita ini diturunkan, pihak media masih berupaya keras untuk mendapatkan tanggapan dari Kepala Bidang Cipta Karya (Kabid Cipta Karya) Kabupaten Merangin. Penjelasan lebih lanjut dari pejabat terkait sangat diharapkan untuk mengklarifikasi proyek peningkatan trotoar yang telah selesai dikerjakan tersebut.
Sementara itu, Rama Sanjaya menyatakan bahwa Aliansi Masyarakat Bersatu Peduli Merangin (AMBPM) mengindikasikan akan menggelar aksi demonstrasi di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Merangin jika tidak ada kejelasan terkait dugaan kejanggalan dalam proyek tersebut.
Reporter: Gondo Irawan.







































