Dugaan Penyimpangan Material Proyek Tanggul Way Manak Tenggamus,Kualitas Kontruksi Dipertanyakan

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025 - 20:54 WIB

50358 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus, Lampung // Nasional detik.com –Temuan di lapangan oleh tim gabungan awak media dan LPKAN PROJAMIN RI Tanggamus mengungkapkan sebuah kontruksi yang bukan hanya cacat, tetapi berpotensi menjadi bencana sia-sia yang mengancam keselamatan warga dan uang negara.

​Dalam pantauan mendalam, kejanggalan pada proyek yang dikerjakan oleh CV. Baragalu Sentosa dan di bawah tanggung jawab Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung ini sungguh membuat geleng-geleng kepala:

​Bronjong “Oplosan”: Mayoritas bangunan bronjong penahan arus air ditemukan terisi dengan material batu berukuran kecil (kerikil), jauh dari standar teknis yang harusnya menggunakan batu berdiameter besar. Kontruksi ‘oplosan’ ini dikhawatirkan akan mudah jebol dan ambrol saat Way Manak meluapkan amarahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dinding Beton ‘Rapuh’: Bangunan dinding tembok cor sebagai penahan utama hantaman air juga dinilai memiliki kualitas beton yang sangat rapuh dan di bawah standar. Kekerasan fisik betonnya mengindikasikan campuran material yang ‘ringkih’ menjadikannya rawan runtuh dan tak mampu menahan tekanan banjir.

​Ini bukan sekadar kesalahan teknis biasa! Ini adalah indikasi kuat pelemahan kualitas yang berujung pada ancaman rusaknya infrastruktur vital yang dibayar mahal oleh uang rakyat.

​Saat dikonfirmasi, Pengawas Lapangan dari pihak kontraktor buru-buru mengakui adanya kecacatan, bahkan mengirimkan video seolah-olah perbaikan sedang dilakukan.

​”Izin bang kebetulan tadi saya memang tidak ada di lapangan, setelah saya cek tadi siang jadi ternyata memang ada batu yang berdiameter kecil jadi saya perintahkan pekerja untuk membongkarnya dan mengganti dengan batu yang berdiameter besar,” jawab pengawas, melalui pesan singkat WhatsApp.

​Pengakuan ini, meskipun terdengar kooperatif, justru meninggalkan pertanyaan besar: Apakah hanya sebagian kecil yang diperbaiki, sementara mayoritas kontruksi bronjong sudah terlanjur ‘rusak’ dengan isian batu kecil? Bisakah janji perbaikan sesaat ini menjamin seluruh bangunan senilai Rp 2,3 Miliar itu akan memenuhi standar?

​Tim awak media dan LSM LPKAN PROJAMIN RI Tanggamus menegaskan akan mengawal ketat proyek ini hingga tuntas.

​Dinas PSDA Provinsi Lampung tidak boleh tutup mata! Pihak yang berwenang diwajibkan segera turun tangan, melakukan audit total dan kaji ulang terhadap seluruh bangunan tanggul di Way Manak. Jangan biarkan miliaran uang negara ini hanyut menjadi sia-sia karena keserakahan segelintir oknum.

​Jika terbukti ada kesengajaan dalam pengurangan volume dan kualitas material, maka tidak ada kata lain: Kontraktor dan oknum terkait di instansi harus diseret ke ranah hukum! Jangan jadikan Way Manak sebagai kuburan uang rakyat yang berujung pada penderitaan masyarakat saat banjir tiba!

 

Tim/red.

Berita Terkait

Halal Bihalal LMB Nusantara : Satukan Laskar Melayu Se-Riau, Bukti Melayu Bangkit Menjaga Marwah
Langkah Damai di Bumi Panipahan: Kapolda Riau Minta maaf Pasca Unjuk Rasa Hadir Dengarkan dan Pulihkan Kepercayaan Publik
PELANTIKAN PENGURUS PPDI KECAMATAN PANGKAH MASA BAKTI 2026–2029 BERLANGSUNG KHIDMAT
Jateng Bakal Miliki Mega Farm Sapi Perah Terbesar di Indonesia, Seluas 710 Hektare dan 30.000 Ekor
Kapolres Kendal Silaturahmi dengan PTPN IX Merbuh, Bahas Pengamanan dan Kondusivitas Wilayah
Babinsa Ajak Warga: Kebersihan Sungai Cerminan Kesehatan Masyarakat
TERKAM DPP LSM MAUNG: Jeritan Warga Sintang, Minta KDM Hadiahkan Musik Buat Resmikan Jalan
Konsistensi dan Komitmen Berantas Narkoba, Pungli dan Hp, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Pimpin Langsung Deteksi Dini di Blok Hunian

Berita Terkait

Selasa, 11 November 2025 - 07:50 WIB

Kandang Ayam Dua Lantai di Tulungagung Ludes Terbakar, 6.000 Ekor Ayam Mati, Kerugian Capai Rp500 Juta

Sabtu, 8 November 2025 - 12:10 WIB

Klinik di Bekasi Diduga Beroperasi Tanpa Izin, LSM GNRI Laporkan ke APH

Berita Terbaru

NASIONAL

Sah! DPD SPI Toba Resmi Terdaftar di Kesbangpol

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:31 WIB