SIDIKALANG, Nasionaldetik.com
– Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai Perayaan Paskah Keluarga Besar Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) Kabupaten Dairi Tahun 2026 yang digelar di Hotel Sasta, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Sidikalang, Kamis (16/4/2026) sore. Dalam momentum tersebut, Danramil 02/Sidikalang Kapten Inf T. Aritonang hadir mewakili Dandim 0206/Dairi Letkol Czi Nanang Sujarwanto, S.E, M.I.P, bersama sejumlah unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat.
Perayaan yang dimulai pukul 15.00 WIB ini mengangkat tema “The Power of Resurrection” (Lukas 24:1–9) dengan subtema yang menekankan bahwa kebangkitan Yesus Kristus menjadi sumber kekuatan baru bagi keluarga besar BAMAGNAS untuk tetap teguh menghadapi dunia yang semakin penuh tantangan. Sekitar 100 undangan hadir, di antaranya Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, perwakilan Kapolres, Kejaksaan, Kementerian Agama, Kadin, perbankan, hingga unsur swasta dan rohaniwan.
Rangkaian acara berlangsung tertib dan penuh makna, diawali pembukaan, doa, pujian dan penyembahan, hingga penyampaian firman Tuhan yang menguatkan iman jemaat. Penampilan koor dari Poltekkes Dairi dan panitia turut menambah kekhidmatan, dilanjutkan doa syafaat dan penutup yang membawa suasana reflektif bagi seluruh peserta yang hadir.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu undangan yang dinilai menjadi penyemangat terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa nilai-nilai Paskah diharapkan mampu memperkuat keberagaman dan toleransi umat beragama di Kabupaten Dairi. Sementara itu, Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala menegaskan bahwa makna kebangkitan Yesus Kristus bukan sekadar untuk diperingati, melainkan menjadi teladan pengorbanan dan semangat membangun daerah secara bersama-sama.
Sementara itu, Dandim 0206/Dairi Letkol Czi Nanang Sujarwanto melalui Danramil 02/Sidikalang Kapten Inf T. Aritonang menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk dukungan terhadap kerukunan dan persatuan masyarakat. Ia menegaskan bahwa momentum Paskah menjadi pengingat pentingnya menjaga solidaritas, memperkuat toleransi, serta bersama-sama menghadapi berbagai tantangan sosial. Kegiatan yang berakhir pukul 17.45 WIB tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena







































