LKaro – Nasionaldetik.com
Siang menjelang sore tadi beberapa fasilitas kesehatan di sekitar Berastagi dan Kabanjahe tampak dipenuhi oleh keluarga pelajar SMA Negeri 1 Berastagi, dan Yayasan Bersama Berastagi, Kecamatan Berastagi , Kabupaten Karo, adapun kedatangan mereka keberbagai fasilitas kesehatan berdasarkan rasa was was yang menyelubungi perasaan mereka akibat dugaan ratusan pelajar dari SMA N.1 Berastagi keracunan Makan Bergizi Gratis.
Dari dua Sekolah yang berbeda, diduga ratusan pelajar siang tadi dilarikan dengan mempergunakan ambulans, Fasilitas Kenderaan Darurat yang di kerahkan oleh Pemkab Karo, mobil guru dan Pengajar, warga sekitar, juga warga yang datang menyaksikan langsung peristiwa itu, menurut keterangan pelajar dari dua sekolah ini mengalami keracunan, dilarikan guna mendapat perawatan medis, diduga setelah mereka mengkonsumsi menu yang disajikan oleh penyalur makan bergizi gratis siang ke dua sekolah itu .
Pelajar yang korban dugaan keracunan makan bergizi tersebut dilarikan ke berbagai fasilitas kesehatan Kabupaten Karo antara lain Rumah Sakit Efarina Etaham, Rumah Sakit Amanda, serta Puskesmas terdekat di wilayah kecamatan Berastagi, sebagian dari Pelajar tersebut, terlihat oleh awak media terpapar serta mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karo, di Kabanjahe.
Ketika mendapat kabar bahwa ada ratusan pelajar dari dua sekolah yang diduga Keracunan MBG, Bupati Beserta Polres Karo langsung turun kelapangan sambangi pelajar yang tengah dirawat secara intensif di berbagai fasilitas kesehatan, sembari memberi pesan atau amanah kepada orang tua dan wali murid korban makan siang tersebut, juga tidak lupa memberi himbauan kepada pihak yang berkompeten agar segera mengambil sampel dari makanan yang disajikan oleh dapur MBG ke dua sekolah, guna mengetahui penyebab pelajar keracunan, agar tidak meluas ke sekolah yang lain.
Sampai berita ini ditayangkan, dari berbagai fasilitas kesehatan yang merawat pelajar, dinyatakan tidak ada korban jiwa atas peristiwa yang menimpa dua sekolah yakni SMA Negeri 1 Berastagi maupun Yayasan Perguruan Swasta SMA Bersama di Berastagi, apa penyebab hingga pelajar di dua sekolah mengalami keracunan, masih diselidiki oleh pihak yang berwajib, bekerjasama dengan pihak yang berkompeten.
Ardiansyah Ginting .




























