DAIRI, Nasional detik.com
– Pendampingan terhadap petani tidak hanya dilakukan melalui sosialisasi atau imbauan semata. Babinsa Koramil 03/Parongil Kodim 0206/Dairi, Serda HK. Sipayung, membuktikannya dengan turun langsung ke lahan jagung milik Sintong Sihombing di Desa Buluduri, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Sabtu (11/7/2026). Sambil berbincang hangat dengan petani, ia ikut membersihkan gulma yang mulai mengganggu pertumbuhan tanaman jagung.
Lahan seluas dua rante milik Sintong Sihombing ditanami jagung varietas Pioneer P-32 yang telah berumur sekitar dua minggu setelah tanam. Pada fase tersebut, gulma mulai tumbuh cukup lebat sehingga perlu segera dibersihkan sebelum dilakukan pemupukan pertama. Langkah ini penting agar unsur hara di dalam tanah dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh tanaman dan pertumbuhannya tetap optimal.
Menurut Sintong Sihombing, pembersihan gulma menjadi bagian penting dalam perawatan tanaman jagung agar hasil panen nantinya lebih maksimal. Ia mengapresiasi kehadiran Babinsa yang tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga ikut bekerja bersama petani di lapangan. Baginya, perhatian dan pendampingan tersebut menjadi penyemangat bagi petani untuk terus mengembangkan usaha pertanian.
Di sela kegiatan, Serda HK. Sipayung memanfaatkan momen tersebut untuk berdiskusi dengan petani mengenai perkembangan tanaman, teknik perawatan, hingga berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Pendekatan humanis yang dilakukan Babinsa diharapkan mampu mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memastikan program pendampingan ketahanan pangan berjalan efektif.
Secara terpisah, Danramil 03/Parongil, Kapten Inf Hernandez, mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah petani merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, Babinsa akan terus mendampingi petani mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen. “Kami ingin memastikan pendampingan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Babinsa tidak hanya memberi imbauan, tetapi hadir, bekerja bersama, dan membantu petani mengatasi berbagai kendala di lapangan demi meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
(Nur Kennan Tarigan)

























