Akses Petani Terancam! Bupati Pakpak Bharat dan Kodim 0206/Dairi Survei Jembatan Gantung Mbinalun

NUR KENNAN BR TARIGAN

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:00 WIB

5059 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAKPAK BHARAT, Nasionaldetik.com

– Kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi jembatan gantung di Desa Mbinalun, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTU Jehe), Kabupaten Pakpak Bharat, akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Selasa (12/5/2026), Bupati Pakpak Bharat, Frans Benhard Tumanggor bersama Pasiter Kodim 0206/Dairi Kapten Inf J. Maibang dan Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf A. Siregar turun langsung melakukan survei terhadap sejumlah jembatan gantung yang menjadi akses utama para petani menuju lahan pertanian mereka.

Kegiatan diawali dengan berkumpulnya rombongan di Kantor Camat STTU Jehe sekitar pukul 09.30 WIB. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat STTU Jehe Baskara Ujung, perwakilan Dinas PUPR Leo Tobing, Kepala Dinas Perhubungan Irwan Gajah, Babinsa Serda P. Gultom, para kepala desa se-Kecamatan STTU Jehe, serta tokoh masyarakat. Setelah itu, rombongan bergerak menuju Desa Mbinalun untuk meninjau langsung kondisi Jembatan Lae Senang dan Jembatan Lae Baning yang berada di kawasan Dusun Lae Rumbia dan Dusun Pernapa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil survei lapangan, kondisi Jembatan Lae Senang dinilai cukup mengkhawatirkan karena mulai mengalami penurunan badan jembatan. Padahal, jembatan besi dengan bentang mencapai 80 meter dan ketinggian sekitar 40 meter tersebut setiap hari digunakan puluhan petani untuk mengangkut hasil perkebunan. Selain itu, kondisi tanah di sekitar tepi sungai yang lunak dan rawan longsor semakin meningkatkan risiko bagi warga yang melintas, terutama saat debit air Sungai Lae Kombih meningkat pada musim hujan. Dalam data survei disebutkan, rata-rata sekitar 70 petani melintasi jembatan tersebut setiap hari dengan arus lalu lintas tertinggi terjadi pada pagi dan sore hari.

Sementara itu, kondisi Jembatan Lae Baning masih dinilai layak digunakan, meski pemerintah tetap melihat perlunya pembangunan infrastruktur yang lebih memadai demi memperlancar akses pertanian masyarakat. Jembatan sepanjang 75 meter itu juga menjadi jalur vital bagi sekitar 74 petani dan pengguna kendaraan roda dua yang setiap hari menuju lahan pertanian. Dukungan masyarakat terhadap rencana pembangunan pun terbilang tinggi, mengingat kedua jembatan tersebut menjadi urat nadi aktivitas ekonomi warga di Desa Mbinalun.

Bupati Pakpak Bharat, Frans Benhard Tumanggor menegaskan bahwa survei tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan keselamatan masyarakat sekaligus mencari solusi terhadap kondisi infrastruktur yang mulai menurun. Sementara itu, Dandim 0206/Dairi Letkol Czi Nanang Sujarwanto, S.E., M.I.P melalui Pasiter Kodim 0206/Dairi Kapten Inf J. Maibang menyampaikan bahwa TNI siap mendukung pemerintah daerah dalam upaya peningkatan infrastruktur desa yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Setelah melanjutkan peninjauan ke Desa Tanjung Mulia dan Dusun Sibanser, rombongan kembali dalam keadaan aman dan kegiatan berakhir sekitar pukul 12.45 WIB.

(Nur Kennan Tarigan)

Sumber: Prajurit Pena

Berita Terkait

Kapten Inf T. Aritonang Wakili Dandim Hadiri Launching Dapur SPPG Maranata untuk Ratusan Pelajar Sidikalang
Humanis dan Penuh Keakraban, Babinsa Bersama Polisi Sambangi Warga di Warung Kopi Desa Boangmanalu
TNI Hadir untuk Negeri, Babinsa Koramil 07/Salak Ikuti Rakor Persiapan Upacara Harla Pancasila di Pakpak Bharat
Babinsa Koramil 04/Tigalingga Terima Kedatangan Orangtua Calon untuk Mengecek Kelengkapan Berkas Pendaftaran TNI AD di Markas Koramil
Babinsa Monitoring Penyaluran MBG di SMA Negeri 1 Silima Pungga-Pungga, Pastikan Siswa Dapat Asupan Bergizi
Momen Humanis Babinsa dan Petani Cabe di Desa Pardomuan, Warga: TNI Memang Dekat Dengan Rakyat
Babinsa dan Warga Prongil Julu Duduk Semeja, Bahas Cuaca Ekstrem Hingga Keamanan Lingkungan
BLT-DD Tahap I Disalurkan di Traju, Babinsa Pastikan Bantuan Sampai ke Tangan Warga

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:12 WIB

“Tekab 308 Presisi Polsek Kedondong Ringkus Residivis Kambuhan Spesialis Curanmor di Way Ratai”

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:35 WIB

Menjalankan Putusan MA ,PN Muara Bulian Pasang Patok Perbatasan Dengan luas lahan 1300 H

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:59 WIB

Petinggi PT BSU “Gigit Jari” Saat Panitera Bacakan Penetapan Konstatering

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:58 WIB

Kunjungan Tim Wasev Jadi Momentum Evaluasi Percepatan Pembangunan TMMD di Desa Krangean

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:39 WIB

Sat Binmas Polres Kendal Sambangi Lapas Terbuka, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:50 WIB

Tampil Menggila di Lapangan! SMP Daniel Creative School Semarang Taklukkan SMP YSKI di Laga Basket Persahabatan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:57 WIB

*Aparat Penegak Hukum ( APH )Di Lingga Bayu Diduga Tutup Mata PETI Diduga Milik AMRN ( Ompg) Merajalela Seakan Kebal Hukum*

Berita Terbaru

DAERAH

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:02 WIB