Air Terus Naik, Perumahan Villa Kencana Cikarang dan Grand Sukatani Residence, Pulo Sirih Terendam Banjir

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:18 WIB

50130 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi – Nasionaldetik.com – kondisi banjir di Perumahan Villa Kencana Cikarang yang berdampingan langsung dengan Perumahan Grand Sukatani Residence, Kecamatan Sukatani, dan Pulo Sirih, Di Kabupaten Bekasi, dilaporkan semakin parah. Berdasarkan pantauan sejak Jumat (23/1) hingga hari ini, ketinggian air terus mengalami peningkatan. Sabtu,(24/01/2026).

Jika sebelumnya genangan air masih berkisar 10–20 sentimeter, pada hari ini ketinggian air di sejumlah titik dilaporkan telah mencapai hingga 30 sentimeter hingga 1 Meter dan berpotensi terus bertambah. Air mulai masuk ke halaman rumah warga, merendam jalan lingkungan, serta mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat.

Warga menyebut banjir dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, ditambah dengan meluapnya saluran air yang tidak mampu menampung debit air. Posisi kedua perumahan yang berada di dataran rendah membuat aliran air sulit untuk surut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Air dari semalam terus naik, pagi ini malah makin tinggi. Jalan sudah tidak bisa dilewati motor,” ujar Ardiana Fitriani warga Perumahan Villa Kencana Cikarang Blok G Kepada Wartawan.

Di Perumahan Villa Kencana Cikarang, wilayah yang terdampak cukup parah berada di Blok L, DD, GG, dan beberapa blok lainnya. Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke Masjid Jami Ar-Rayan dan sekolah terdekat demi keselamatan.

Kondisi serupa juga terjadi di Perumahan Grand Sukatani Residence yang lokasinya berdampingan. Akses keluar-masuk perumahan terganggu akibat genangan air, sementara sebagian warga memilih bertahan di rumah sambil mengamankan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi.

Haris Pranatha

Berita Terkait

Ironi di Balik Gerbang Pemda Bekasi: Mahasiswa Adu Jotos dengan Petugas, Plt Bupati Lagi Asyik Makan Siang Bersama di Dalam Ruangan
KPK Didesak Segera Tetapkan Status Tersangka Terhadap Kepala Dinas Terkait Skandal “Ijon Proyek” di Kabupaten Bekasi
Dua Pelaku Mutilasi Pria dalam Freezer Kios Ayam di Bekasi Ditangkap, Polisi Buru Potongan Tubuh Korban
Kasus Dugaan Pengeroyokan di Sukawangi Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi, Kuasa Hukum Desak Penangkapan Pelaku
Kata Bang Ata Lebaran Tahun Ini Ora Adil, Ia Soroti Ketimpangan Penegakan Hukum Kasus Korupsi Ijonan
IWO Indonesia Soroti Temuan LHP BPK 2024, Ada Selisih Puluhan Miliar di Perumda Tirta Bhagasasi dan Piutang Pajak Tak Berdokumen
SKANDAL “TIKUS” PROYEK BEKASI: ANGGARAN RP512 MILIAR JADI BANCAKAN, 23 PAKET PEKERJAAN DISUNAT!
KORUPSI BERJEMAAH DI WILAYA CIBERUSAH BEKASI BELUM DI TANGKAP POLISI ADA APA DENGAN APH…..???

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:15 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, TNI Dampingi Penyaluran Pupuk bagi Petani

Sabtu, 18 April 2026 - 19:01 WIB

Tangkap Debt Collector (DC) : Diteror Akan Dibunuh, Wartawan Sekaligus Ketua PERWAST Melaporkan Kepolisi

Sabtu, 18 April 2026 - 18:13 WIB

Duka Mendalam Atas Wafatnya Sekertaris Jendral PWI Pusat Zulmansyah Sekedang.

Sabtu, 18 April 2026 - 17:59 WIB

LSM PKPB Resmi Laporkan Dugaan Ketidaktransparanan Dana Desa di Puluhan Desa ke BPK Banten dan Pusat

Jumat, 17 April 2026 - 23:27 WIB

Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos.,M.Si.,M.Han Ziarah ke Makam Tokoh pembangunan Riau dan Tokoh Pengibar Bendera Pertama

Jumat, 17 April 2026 - 21:57 WIB

JMI Meminta APH Untuk segera Mengambil Langkah Hukum Terhadap Laporan Dugaan Pelanggaran di BGN

Jumat, 17 April 2026 - 19:40 WIB

PEMDES TOLISETUBONO DIDUGA LAKUKAN PEMBENARAN SEPIHAK: HAK JAWAB DIMUAT, TAPI TOLAK TUNJUKKAN BUKTI DOKUMEN SAAT DIKONFIRMASI

Jumat, 17 April 2026 - 15:34 WIB

Polsek Kulim Gelar Panen Raya Jagung Pipil di Tenayan Raya, “Dukung Ketahanan Pangan”.

Berita Terbaru