Nasionaldetik.com – 28 Agustus
2026 Merangin, Jambi. Beredarnya
isu razia Penambangan
Emas Tanpa Izin PETI di Kabupaten Merangin, Jambi, seolah diabaikan. Di Desa Tanjung Lamin, Kecamatan Pamenang Barat, aktivitas rakit dompeng diduga masih beroperasi seperti biasa.
Bahkan jumlahnya disebut bertambah. Dari data warga, saat ini terdapat 14 set rakit dompeng. Jumlah itu naik dari sebelumnya 11 set, kemudian 2 set, dan terakhir 1 set.
Di balik aktivitas yang masih eksis itu, muncul dugaan adanya setoran bulanan ke oknum pengurus.
“Menurut informasi yang kami terima, setoran mencapai Rp20 juta per rakit per bulan kepada pengurus,” ujar salah satu sumber, Kamis, 27/8/2026.
Namun sumber lain menyebut nilainya lebih kecil. “Tidak sampai Rp20 juta. Sekitar Rp10 juta per bulan per rakit dompeng itu disetor kepada pengurus. Ada beberapa orang pengurusnya,” ujar sumber tersebut.
Saat ditanya berapa jumlah pengurus, sumber itu tidak merinci.
Sumber itu juga menyebut beberapa nama yang diduga sebagai pengurus di lapangan. “Pengurusnya orang dusun sebrang sinilah,” tambahnya.
Warga menduga aktivitas ini bisa bertahan karena ada pihak yang membekingi.
“Isu razia di tempat lain kencang. Tapi di Tanjung Lamin masih eksis. Yang bertahan diduga backing-nya kuat. Yang tiarap, backing-nya lemah,” kata salah seorang warga Kabupaten Merangin.
Bukti aktivitas masih berjalan juga terlihat dari jawaban warga saat dikonfirmasi Nasionaldetik.com via WhatsApp.
Pertanyaan: “Posisi Dompeng masih ado di bawah jembatan tu? Apo lah beranjak?”
Jawaban: “Masih.”
Hingga berita ini diturunkan, Nasionaldetik.com belum memperoleh konfirmasi resmi dari Pemerintah Desa Tanjung Lamin, Kecamatan Pamenang Barat, maupun aparat penegak hukum terkait dugaan setoran tersebut.
Redaksi membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada pihak-pihak yang diberitakan.
Reporter: Gondo Irawan



























