Nasionaldetik.com — Merangin, 30 Agustus 2026. Gara-gara gencarnya isu razia PETI dan pemberitaan di berbagai media online, oknum yang mengaku sebagai pengurus PETI di Tanjung Lamin, Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin, diduga menarik dana sebesar Rp5 juta untuk setiap rakit dompeng dalam 2 hari terakhir.
Berdasarkan informasi yang diterima nasionaldetik.com dari warga Tanjung Lamin, uang Rp5 juta per rakit tersebut sudah diserahkan kepada oknum tersebut.
Namun hingga kini peruntukan dana itu masih simpang siur. Menurut sumber, dana tersebut dikumpulkan dengan alasan untuk “kenyamanan kerja”, persiapan menghadapi razia, hingga untuk keamanan.
Sumber menyebut aktivitas PETI di lokasi tersebut sudah berjalan cukup lama. Saat ditanya apakah sudah sebulan, sumber menjawab, “Lebih, Bang.”
“Uang Rp5 juta itu bukan sedikit. Coba kalikan saja 14 set atau 15 set, sudah berapa uangnya. Yang jelas, pungutan Rp5 juta ini sudah berjalan selama 2 hari ini. Soal semua sudah nyetor atau belum, saya tidak tahu,” ujar sumber kepada nasionaldetik.com, Sabtu.
Menurut sumber, nominal Rp5 juta per set dinilai kecil bagi para penambang jika dibandingkan dengan pendapatan yang mereka dapatkan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rata-rata satu rakit dompeng di Tanjung Lamin menghasilkan sekitar 20 gram emas atau lebih per hari.
Dengan begitu, untuk mengumpulkan uang Rp5 juta dalam 2 hari dinilai masih terpenuhi.
Sumber juga mengaku tidak mengetahui siapa pihak yang diduga “mengamankan” lokasi tersebut.
“Kami sampai hari ini tidak tahu siapa pengaman mereka. Kami pingin tahu juga, Bang,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang diduga belum dapat dimintai keterangan oleh nasionaldetik.com.
Redaksi membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada pihak yang disebut dalam berita ini.
Reporter: Gondo Irawan





























