AMUK Gelar Aksi, Desak Aparat Usut Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan Kepsek di Merangin

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 22:23 WIB

50196 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,—- 15 Juni 2026 Jambi Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan (AMUK) menggelar aksi unjuk rasa di Jambi, Senin (15/6/2026). Massa mendesak aparat penegak hukum (APH) mengusut dugaan praktik jual beli jabatan dalam penempatan kepala sekolah di Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin.

Dalam orasinya, AMUK menyampaikan adanya informasi dari masyarakat terkait dugaan keterlibatan dua pihak. Pertama, pejabat setingkat Kepala Bidang pada Disdik Merangin. Kedua, oknum guru berinisial S yang juga menjabat kepala SD di Merangin. AMUK meminta APH melakukan klarifikasi dan pendalaman atas informasi tersebut.

“Kami meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti laporan masyarakat. Jika terbukti ada praktik pungli atau jual beli jabatan, harus diproses sesuai aturan. Jika tidak terbukti, nama baik pihak-pihak terkait harus dipulihkan,” ujar M. Tabri, koordinator AMUK di lokasi aksi.

AMUK menyampaikan dua poin desakan kepada APH:
1. Meminta APH memanggil pihak-pihak yang disebut dalam informasi masyarakat untuk dimintai keterangan terkait dugaan pungli dalam penempatan kepala sekolah.
2. Mendorong adanya audit dan investigasi independen oleh tim berwenang untuk memastikan proses mutasi ASN di Disdik Merangin berjalan sesuai prinsip meritokrasi.

AMUK menilai isu ini penting karena menyangkut tata kelola ASN dan kualitas layanan pendidikan di Merangin.

Dikonfirmasi terpisah via WhatsApp terkait aksi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin, Misrinadi, mengaku belum mengetahui adanya unjuk rasa.

“Maaf dindo, saya dak tau ado demo,” tulis Misrinadi singkat, Senin (15/6/2026).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari APH terkait tindak lanjut desakan AMUK.

Reporter: Gondo Irawan

Berita Terkait

Menteri Nusron Ingin Target PTSL Tahun 2027 Ditambah untuk Perluas Kepastian Hukum bagi Masyarakat
Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat untuk Agenda Pembangunan Nasional
Satgas Yonif 123/Rajawali Perkuat Ketahanan Pangan Warga Kiwiro Melalui Program Hanpangan
1 Muharam 1448 H: Menggugat Solidaritas Umat di Tengah Impitan Krisis 2026
Satgas Yonif 123/Rajawali Pererat Silaturahmi Melalui Anjangsana di Kampung Senggo
Seorang Pengunjung Keluhkan Pelayanan Buruk Hotel Grand Zuri Lubuk Linggau
Komsos di Warung Gorengan, Babinsa Berikan Pemahaman Tentang Faktor Penyebab Gagal Panen Jagung

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:57 WIB

Sengkarut Lahan Eks HGU di Labura: Oknum Kades Diduga Kejar Tayang Terbitkan Puluhan SKT Ilegal pada Hari Libur

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:38 WIB

Masyarakat Laporkan Adanya Jual-Beli Tanah di Lahan Eks HGU PT.Suria Sakti Pemerintah Deda Diduga Terlibat.

Berita Terbaru