Ketua Umum Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Ledakkan Kecaman Keras Atas Teror Ancaman Terhadap Jurnalis Syahbudin Padank Di Subulussalam Aceh

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 19 Oktober 2025 - 20:16 WIB

50154 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— Aksi teror terhadap Syahbudin Padank, jurnalis media 1kabar.com, memicu amarah luas dari kalangan masyarakat sipil. Salah satu suara paling lantang datang dari Bapak Herry Setiawan, S.H., C.BJ., C.EJ., Selaku Pemimpin Redaksi Media Aktivis Indonesia Serta Ketua Umum Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia yang mengecam keras tindakan keji tersebut dan melontarkan ultimatum kepada aparat penegak hukum serta institusi dewan pers nasional.

“Ini bukan sekadar pengrusakan—ini adalah teror! Terhadap wartawan, terhadap kebebasan pers, dan terhadap demokrasi. Bila tidak ada pihak yang sanggup menyelesaikannya, silakan MUNDUR dari jabatannya!” tegas Herry dalam pernyataan tertulisnya, Pada Hari Minggu (19/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolri hingga Dewan Pers Didamprat: “Jangan Kalian Bungkam Kebenaran dengan Teror & Ancaman ….. !!!!! ” Herry Setiawan secara terbuka meminta Kasi Propam Polres Subulussalam Aceh , Kabid Propam Polda Aceh, Kadiv Propam Mabes Polri, Bapak Kapolri, hingga Ketua Dewan Pers, Serta Bapak Presiden Prabowo Subianto, untuk tidak diam dan segera mengambil tindakan nyata terhadap pelaku maupun aktor intelektual di balik aksi brutal ini.

“Jangan cuma keluarkan pernyataan manis di depan media. Kami mau langkah nyata, proses hukum terbuka, dan perlindungan total untuk jurnalis. Kalau tidak mampu, rakyat berhak meminta Anda mundur!” katanya dengan nada tinggi.

Menurutnya, pembiaran terhadap teror semacam ini adalah pengkhianatan terhadap amanat reformasi dan prinsip demokrasi

Wartawan Jangan Pernah Di Ancan & Diteror, Hukum Di Indonesia Harus di Tegakkan Jangan Hanya Diam : “Kalau Tak Sanggup, Silakan Angkat Kaki Mundur Dari Jabatan Kalian ….. !!!!! ”
Dalam kritik pedasnya, Herry menilai aparat penegak hukum terlihat hanya berani pada rakyat kecil, namun bungkam ketika kekuasaan atau elit tertentu ikut tersentil oleh pemberitaan pers.

> “Kalau hadapi rakyat kecil, kalian bisa cepat, galak, bahkan represif. Tapi begitu jurnalis diteror, semua tiba-tiba bungkam. Jangan-jangan pelakunya bagian dari orang kuat yang kalian lindungi?” tuding Herry.

Presiden Prabowo Disentil : “Tunjukkan Nawa Cita, Jangan Biarkan Pers Diteror!”
Herry juga melontarkan sentilan keras kepada Presiden Prabowo Subianto. agar tidak tinggal diam terhadap ancaman terhadap kebebasan pers di masa awal pemerintahannya.

> “Pak Presiden, ini ujian nyata. Nawa Cita bukan hanya di atas kertas. Jika kebebasan jurnalis tidak Anda lindungi, maka ke mana arah pemerintahan ini ….. ? Segera bertindak atau rakyat kecewa!” ungkapnya.

-Syahbudin Padank : Simbol Perlawanan terhadap Pembungkaman Herry menyebut kasus Syahbudin sebagai puncak dari gunung es yang mencerminkan maraknya tekanan terhadap jurnalis – jurnalis yang kritis terhadap kekuasaan dan kebijakan publik.

> “Syahbudin hanyalah salah satu dari sekian banyak korban. Tapi ia adalah simbol bahwa suara rakyat tidak bisa dibungkam. Hari ini dia diteror, besok bisa siapa saja jika kita diam!” kata Herry.

– Ketua Umum Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Siap Kawal hingga Aksi Nasional Tak berhenti pada pernyataan, Herry Setiawan menegaskan bahwa Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia siap mengawal kasus ini secara total baik di ranah hukum maupun di jalanan, bila diperlukan.

> “Kami beri waktu. Jika dalam hitungan hari tidak ada progres, kami siap turun ke jalan. Akan kami desak Kapolri, Dewan Pers, dan semua pihak bertanggung jawab. Jangan main-main dengan nyawa jurnalis!” ancamnya.

“Kalau Tak Bisa Tegakkan Keadilan, Silahkan Mundur Dari Jabatan Kalian …. !!!!! Menutup pernyataannya, Herry mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi wartawan, dan aktivis sipil untuk tidak tinggal diam menghadapi teror terhadap insan pers jurnalistik wartawan.

> “Kalau institusi gagal memberikan rasa aman, maka rakyat berhak mengatakan: mundur saja! Jabatan bukan tempat bersembunyi dari tanggung jawab. Ini soal nyawa, ini soal keberanian bicara benar!” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Subulussalam atau Polda Aceh mengenai perkembangan penyelidikan kasus teror terhadap Syahbudin. Publik kini menanti, apakah negara benar-benar berdiri di pihak kebenaran, atau tetap membiarkan jurnalis menjadi sasaran pembungkaman.

Reporter : Redaksi

Berita Terkait

*Rapat Pengurus Pusat MIO Indonesia Sepakati Agenda Bela Negara Nasional Agustus 2026*
. *Ketum AYS Prayogie Instruksikan Seluruh Divisi MIO Indonesia Percepat Realisasi Program Kerja*
MIO Indonesia Matangkan Program Kerja 2026, Siap Gelar Bela Negara dan Rakernas II
FSPMOI Kecam Keras Aksi Premanisme terhadap Konten Kreator, Minta Kepolisian Tindak Tegas Pelaku
FSPMOI Kecam Keras Aksi Premanisme terhadap Konten Kreator, Minta Kepolisian Tindak Tegas Pelaku
*Perkuat Sinergi Informasi Publik, Dispenad Gelar Silaturahmi Bersama Media Massa*
Polimik Dana Negara Tak Terbuka Oleh Rakyat Sendiri 
Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:36 WIB

Apresiasi Pemda Berprestasi di Region Sulawesi, Menko Polkam: Tingkatkan Kerjasama Untuk Kesejahteraan Rakyat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:19 WIB

Pamit Purna Bakti, Maizar Titipkan Pesan Persatuan untuk Keluarga Besar Pemasyarakatan Riau

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:52 WIB

Mhd Sanusi: Jangan Jadikan Penderitaan Petani Sawit Sebagai Bahan Pidato, Buktikan dengan Tindakan!

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:34 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Perempuan di Bakauheni

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:51 WIB

RESAH WARGA! BENDAHARA DESA YANG JUGA KETUA KUD MINA JAYA DIAMANKAN POLISI KARENA NARKOBA: CONTOH BURUK DARI PENJABAT AMANAH

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:45 WIB

Strategi Implementasi Penerapan Nilai-nilai Pancasila Di Sekolah Dan Madrasah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:50 WIB

Semangat Siswa SD Sarintonu Ikuti Latihan PBB Bersama Babinsa Koramil 04/Tigalingga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:41 WIB

Warga Bertanya Soal Bantuan Sosial di Warung Kopi, Jawaban Babinsa Ini Jadi Perhatian

Berita Terbaru