Giham sukamaju sekincau lambar Diduga Tidak Transparan, Banyak Media Tarik Berkas Kerjasama

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 19:34 WIB

50749 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com,— Kinerja aparatur pekon giham sukamaju sekincau Kabupaten Lampung Barat mendapat sorotan tajam dari sejumlah pihak, banyak para awak media dan para aktivis LSM serta ormas.

Pasalnya, dalam pengelolaan anggaran yang diperuntukan untuk dana publikasi kegiatan pemerintah diduga tidak transparan, bahkan terkesan tebang pilih dalam hal budget untuk media yang telah menjalin kerjasama.

“Ada perlakuan diskriminatif dan istimewa yang diduga dilakukan oleh Peratin heterhadap para awak media. Ini yang menjadi alasan kami untuk membatalkan kerjasama, “ujar ry, salah satu Kabiro media di Lampung Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menambahkan, harusnya anggaran yang cukup besar untuk beberapa kegiatan, serta biaya publikasi mesti jelas alokasinya meski satu rupiah. Faktanya, ini sama sekali tidak jelas larinya, berapa yang sudah terpakai dan berapa yang tersisa, tidak pernah dibuka ke publik. Selain itu, terdapat hal lain yang dirasa janggal terkait pembagian besaran anggaran dana publikasi.

Awalnya, pihaknya telah mengapresiasi proses penerimaan pengajuan kerjasama, sebab sistem awal yang di setujui pj pratin sudah terbilang cukup baik. Setiap media yang telah mengajukan proposal permohonan kerjasama harus lengkap.

Sayangnya, proses baik itu, ternyata hanya untuk seremonial di awal saja. Kepemimpinan yg baru dilantik diduga menggunakan prinsip suka-suka mereka.

Dari rmedia yang telah mengikuti prosedur, tidak semuanya diterima untuk kerjasama tanpa diberikan alasan yang tepat selain keterbatasan anggaran. Parahnya lagi, bagi media yang sudah mempublikasikan kegiatan Herman blum dibayar beliau tidak dapat dihubungi aparatur pekon pun ditanya dan menjawab kami tidak tau peratin dimana .

Langkah ini tentunya sangat sulit untuk diterima para awak media, hingga menyebabkan sejumlah media memutuskan untuk mundur dari kerjasama.

Tercatat telah banyak media yang memutuskan untuk menarik berkas pengajuan kerjasama, disamping disebabkan karena angka yang sangat tidak sesuai dengan biaya operasional produksi. Juga adanya sikap tidak adil dari Herman pratin lama yang dilantik kembali .

Angkanya pun jauh lebih besar dari yang akan diberikan pada kami saat ini, sangat tidak fair dan tidak adil,

“Jangan sampai kebijakan-kebijakan mereka (pekon ) menyebabkan kerugian bagi saudara-saudara saya para awak media dan yang paling penting jangan sampai menimbulkan kerugian negara, mereka menutup-nutupi,” pungkas dia.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Apresiasi Langkah KPK, DPW Rajawali Jatim: Penyidikan ke Pihak Swasta Kunci Ungkap Jaringan Korupsi Tulungagung
LSM KCBI Tantang Kejari Bogor: Puldata-Pulbaket Kades Mekarwangi, Ratusan Juta Rakyat Jangan Hilang
BLT-DD Cair Lima Bulan Sekaligus, Babinsa Koramil 03/Parongil Dampingi Penyaluran Bantuan untuk Warga Pandiangan
Duduk Satu Meja dengan Warga, Babinsa Koramil 04/Tigalingga Perkuat Ketahanan Sosial Desa
Dialog Santai Dengan Pekerja, Babinsa Berikan Motivasi di Lokasi Pembangunan Gerai KDKMP Traju
Pantau Ketahanan Pangan, Babinsa 07/Salak Dialog Langsung Dengan Pengepul Ubi
Perintah Presiden Prabowo Terwujud, TNI Rampungkan Jembatan Aramco di Dairi
Teguh Tolak Ungkap Data 127 Media Mitra Diskominfo Merangin 2025 karena Hargai Privasi Wartawan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:28 WIB

Penutupan Jalur Utama Tulungagung–Trenggalek Berdampak Besar: Truk Bertonase Tinggi Nekat Masuk Jalur Alternatif, Polisi Tindak Tegas

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:02 WIB

Gus Rosikh : NU Jangan Dibuat Mainan, Jangan Jadi Alat Kepentingan Antar Kelompok, NU Ora Didol, Reformasi PBNU..!

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:44 WIB

Miris! Bendera Usang dan Robek Dibiarkan Berkibar di Kantor Desa Kampung Yaman, Kaur Diduga Kambing Hitamkan Warga

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:03 WIB

Banjir Lumpur di Tapin: Kejahatan Lingkungan di Balik Absennya Negara dan Desakan Intervensi Pemerintah Pusat

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:20 WIB

Kasat Sabara Polres Pesawaran Dan Kapolsek Kedondong Hadiri Aksi Orasi LSM Penjara Indonesia Bersama Masyarakat Di Jalan Rusak

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:47 WIB

Menakar Kredibilitas Inspektorat Labura, Melempar Bola Panas BUMDes Mangkrak ke Tangan Kades

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:42 WIB

Borong Tiga Penghargaan Sekaligus dari Kapolri dan Kapolda, Polres Pesawaran Raih Nilai IKPA Sempurna

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:49 WIB

Dua Pelaku Curat di Jati Agung Ditangkap, Polisi Selamatkan Motor dan Ponsel Korban

Berita Terbaru