Nasional detik.com,Bandar lampung -Dewan Pengurus Pusat Konsorsium Pengawasan Audit Independen Republik Indonesia (DPP KPAI RI) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah mitigasi yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung dalam menghadapi potensi kemarau ekstrem yang dipengaruhi fenomena El Nino.
Ketua DPP KPAI RI, M. Yunus, menilai kesiapsiagaan pemerintah daerah melalui BPBD merupakan langkah strategis untuk meminimalkan dampak kekeringan, khususnya dalam menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak.
Menurutnya, upaya antisipatif yang dilakukan sejak dini jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah bencana terjadi. Karena itu, program penyediaan sarana dan prasarana distribusi air bersih perlu mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaannya berjalan optimal.
“Kami mengapresiasi komitmen BPBD Provinsi Lampung yang telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi menghadapi musim kemarau. DPP KPAI RI mendukung penuh program tersebut karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan merupakan bagian dari upaya perlindungan terhadap warga,” ujar M. Yunus.
DPP KPAI RI juga mengajak pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat untuk bersinergi dalam menghadapi potensi kekeringan, termasuk menjaga penggunaan air secara bijak dan mendukung setiap program penanggulangan bencana yang dilaksanakan pemerintah.
Melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan dampak kemarau ekstrem dapat diminimalkan sehingga kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi dan aktivitas sosial maupun ekonomi dapat berjalan dengan baik.

























