PAKPAK BHARAT, Nasionaldetik.com
– Harapan para petani di Dusun Lae Sennang, Desa Mbinalun, Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, untuk kembali menikmati akses transportasi yang aman menuju perkebunan kini semakin dekat menjadi kenyataan. Melalui Program Karya Bakti TNI, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi, Serda Patrianus Zebua, bersama masyarakat terus mempercepat rehabilitasi Jembatan Perintis Lae Sennang yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas ekonomi warga. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 60 persen.
Pada kegiatan yang berlangsung dengan kondisi cuaca cerah tersebut, personel TNI bersama warga melaksanakan pemasangan pengaman jembatan di sisi kiri dan kanan menggunakan besi hermes serta melakukan pengecatan dengan warna merah putih. Sebanyak empat personel Babinsa Koramil 06/Kerajaan dan lima warga terlibat dalam pekerjaan secara bergotong royong. Kekompakan itu menjadi cerminan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun fasilitas umum yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan sehari-hari.
Jembatan sepanjang 65 meter dengan lebar 1,5 meter ini setiap hari dilintasi sekitar 30 kepala keluarga. Selain menjadi penghubung antarwilayah, jembatan tersebut merupakan jalur utama masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian seperti jagung, gambir, kopi, dan durian dari perkebunan menuju tempat penjualan. Dengan semakin mendekati tahap penyelesaian, rehabilitasi jembatan diharapkan mampu mengembalikan kelancaran distribusi hasil panen sekaligus meningkatkan keselamatan warga saat melintas.
Danramil 06/Kerajaan, Kapten Inf A. Siregar, mengatakan bahwa rehabilitasi Jembatan Perintis Lae Sennang merupakan bagian dari Program Karya Bakti TNI yang dilaksanakan sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Menurutnya, jembatan tersebut memiliki fungsi yang sangat vital karena menghubungkan aktivitas ekonomi warga, sehingga kehadiran TNI diharapkan mampu mempercepat pemulihan konektivitas di daerah pedesaan.
Lebih dari sekadar membangun sebuah jembatan, Karya Bakti TNI menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat. Ketika rehabilitasi selesai, warga Desa Mbinalun tidak hanya memperoleh akses yang lebih aman menuju perkebunan, tetapi juga harapan baru untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memperlancar distribusi hasil panen. Semangat gotong royong yang terjalin selama proses pembangunan menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata bagi kemajuan desa. (Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena

























