Babinsa Latih Kepemimpinan Siswa SMPN 2 Teras Boyolali, Cetak Calon Pemimpin Muda Berkarakter

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 16:37 WIB

5092 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— Dalam rangka menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab di kalangan remaja, Babinsa Koramil 04/Teras Kodim 0724/Boyolali Serma Hariyanto memberikan materi Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) kepada 30 siswa-siswi pengurus OSIS SMP Negeri 2 Teras, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Rabu (12/11/2025).

Serma Hariyanto menjelaskan bahwa kegiatan LDK ini merupakan sarana pembentukan karakter dan peningkatan kemampuan berorganisasi bagi para pelajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tujuan utama LDK adalah melatih dan membentuk siswa agar memiliki jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, serta amanah dalam menjalankan tugas yang diberikan,” ungkapnya.

Melalui berbagai materi yang diberikan, para peserta diharapkan dapat mengembangkan potensi diri dan menjadi generasi muda yang siap memimpin serta memberikan teladan positif di lingkungan sekolah.

“Semoga kegiatan LDK ini dapat melahirkan talenta-talenta muda yang berkarakter, mampu berkarya, dan menjadi pemimpin yang menginspirasi teman-temannya demi kemajuan SMP Negeri 2 Teras,” tambah Serma Hariyanto.

Sementara itu, salah satu guru SMP Negeri 2 Teras menyampaikan bahwa kegiatan LDK merupakan agenda rutin tahunan OSIS yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

“Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran penting agar para pengurus OSIS memahami bagaimana mengelola organisasi dan menerapkan hasil pelatihan dalam program kerja mereka,” jelasnya.

Guru tersebut juga menambahkan bahwa kegiatan dipandu oleh instruktur berpengalaman dengan materi mencakup kecakapan mental, kemampuan berbicara di depan umum, berpikir kritis, hingga membangun karakter pemimpin yang bijaksana dan solid.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya menjadi pelajar berprestasi secara akademik, tetapi juga tumbuh sebagai pemimpin masa depan yang berintegritas dan berjiwa nasionalis.

(Agus Kemplu)

Berita Terkait

Lewat TMMD, Progres Jembatan Garuda Mulai Terbentuk dari Dasar
Jembatan Garuda Mulai Dibangun, Menghubungkan Harapan Dua Desa dan Dua Kecamatan
SKANDAL DANA PKBM KEBUMEN: Anggaran Membengkak Rp58 Miliar: Antara “Dana Gaib”, Alamat Fiktif, dan Lemahnya Pengawasan Disdikpora
Mafia BBM Solar Masih Beraktifitas di lingkar Pati , Oknum TNI Bermain
​Ketua Umum Prima,Hermanius Burunaung ‘Kecam’ Penulis Berita Pesanan,Jurnalisme Tanpa Verifikasi Adalah Pelacuran Profesi!
Menguji Akuntabilitas Hibah PKBM Kebumen: Alamat Fiktif dan Celah Maladministrasi Belasan Miliar
Banding, Mantan Sekda & Pj Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri, Hukuman Malah Diperberat
Plt Bupati Tulungagung Buka Pelatihan Peningkatan Mutu Pelayanan di RSUD dr. Iskak

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 23:42 WIB

Dewi Persik Siap Laporkan Akun Penyebar Fitnah Dirinya Meninggal Dunia

Selasa, 28 April 2026 - 23:19 WIB

RESPON ITJEN KEMENDAGRI DAN INSTRUMEN PUSAT: SK PEMBERHENTIAN SEKDES LUBUK LAYANG ILIR MASUK RADAR PENGAWASAN NASIONAL, DUGAAN CACAT ADMINISTRASI MENGUAP KE PUBLIK

Selasa, 28 April 2026 - 23:01 WIB

SPTI DKI Jakarta Gelar Deklarasi Buruh, Soroti Peran Strategis Energi bagi Pekerja

Senin, 27 April 2026 - 22:40 WIB

INFISA Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Pulangkan 13 ABK Konflik Perang Iran

Senin, 27 April 2026 - 09:09 WIB

Kick Off Implementation Support Mission ILASPP, Sekjen ATR/BPN Minta Semua Pihak Aktif Berpartisipasi untuk Atasi Kendala

Senin, 27 April 2026 - 08:44 WIB

Wamen Ossy: Revisi RTRWN Jadi Kunci Percepatan Pengembangan Jaringan Kereta Nasional

Minggu, 26 April 2026 - 23:19 WIB

Upaya Percepatan Bantuan Pascabencana dan Validasi Data, Kadis Sosial Aceh Tenggara Temui Pihak Kemensos di Jakarta

Jumat, 24 April 2026 - 11:47 WIB

Skandal 64 Triliun: Proyek Kopdes Merah Putih Diduga Jadi Bancakan, Anggaran Fisik Disunat 50 Persen!

Berita Terbaru