Silaturahmi dengan Forkopimda se-Sulawesi, Menko Polkam: Kuatkan Kekompakan dan kerjasama

Nasional detik.com

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:39 WIB

5074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polkam, Kendari – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan pentingnya menguatkan kekompakan dan kerjasama antar unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas daerah serta mendukung keberhasilan program-program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Menko Polkam saat memberikan arahan dalam kegiatan Silaturahmi dan Arahan Menko Polkam, Menteri Dalam Negeri, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI kepada Forkopimda se-Sulawesi yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Kendari, Sabtu (30/5/2026).

“Tugas kita adalah membangun bangsa. Yang pertama, pembangunan tidak mungkin berjalan apabila kondisi daerah tidak kondusif. Yang kedua, pembangunan juga tidak akan berhasil apabila tidak dilaksanakan secara bersama-sama dan kompak oleh seluruh unsur yang ada di daerah,” tegas Menko Polkam di hadapan para kepala daerah, pimpinan TNI-Polri, kejaksaan, dan unsur Forkopimda se-Sulawesi.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam juga menyampaikan salam dan apresiasi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada seluruh kepala daerah dan Forkopimda yang selama ini telah menjaga keamanan dan stabilitas wilayah sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik.
“Bapak Presiden selalu mengingatkan saya untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada para kepala daerah dan Forkopimda. Peran Forkopimda sangat penting dalam upaya membangun bangsa ini, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota,” ujarnya.

Menko Djamari menegaskan bahwa setiap persoalan yang muncul di daerah harus segera diidentifikasi dan diselesaikan secara cepat melalui koordinasi yang baik antar unsur pemerintahan dan Forkopimda. Menurutnya, tantangan yang dihadapi saat ini tidak hanya berasal dari dalam negeri, tetapi juga dipengaruhi oleh dinamika geopolitik global yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Kalaupun ada masalah, kita harus segera menemukan akar persoalannya dan menyelesaikannya di tempat. Kondisi geopolitik dunia saat ini memang memberikan tantangan tersendiri, namun pemerintah pusat terus bekerja keras agar dampaknya tidak terlalu dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menko Polkam menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas nasional sekaligus memperkuat ketahanan daerah melalui berbagai kebijakan strategis. Di antaranya mempertahankan harga BBM subsidi, memperkuat kehadiran negara melalui penyebaran satuan TNI hingga ke daerah, pembangunan batalyon teritorial, pembentukan Koperasi Merah Putih, pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga pengembangan Program Sekolah Rakyat.
Menurutnya, seluruh program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempersiapkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

“Sadarilah bahwa itu adalah tugas besar kita bersama. Tugas kita bukan hanya menjaga stabilitas, tetapi juga turut mencerdaskan masyarakat dan mempersiapkan generasi masa depan yang lebih baik,” lanjutnya.

Menko Polkam meyakini bahwa apabila seluruh unsur pemerintah daerah dan Forkopimda mampu bekerja secara sinergis, maka stabilitas keamanan akan tetap terjaga, pembangunan dapat berjalan dengan baik, dan berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat dapat dijelaskan secara tepat sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun keresahan.

“Saya yakin apabila kita melakukan itu semua, stabilitas keamanan akan terjaga, proses pembangunan berjalan, dan berbagai hal yang belum dipahami masyarakat dapat kita jelaskan dengan baik. Pada akhirnya, tujuan kita untuk mengabdi kepada masyarakat dapat terwujud,” ujarnya.

Mengakhiri arahannya, Menko Polkam berpesan kepada seluruh jajaran Forkopimda agar tetap menjaga kesehatan, semangat, dan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Jangan lelah, jangan bosan, dan jangan jenuh mengabdi kepada masyarakat. Teruslah menjaga semangat dan kesehatan untuk menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Jenderal Pol. (Purn.) Tito Karnavian menegaskan bahwa pembangunan tidak akan dapat berjalan tanpa adanya situasi keamanan yang kondusif. Menurutnya, keamanan sering kali dianggap sebagai sesuatu yang biasa, padahal merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan.
“Mewujudkan keamanan adalah bagian dari hasil kekompakan Forkopimda. Dasar hukumnya sudah ada dalam undang-undang dan peraturan pemerintah. Karena itu, forum ini harus benar-benar dihidupkan melalui pertemuan rutin, baik formal maupun informal. Yang tidak kalah penting adalah membangun ikatan emosional yang kuat di antara unsur Forkopimda, dengan kepala daerah sebagai pemimpinnya,” ujar Mendagri.

Sementara itu, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan bahwa perekonomian Indonesia masih menunjukkan kinerja yang solid di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Berdasarkan data BPS, tren pertumbuhan positif terjadi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk kawasan Sulawesi yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
“Sulawesi menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik dan memberikan kontribusi penting terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” jelas Amalia.

Dalam kegiatan ini bertindak sebagai tuan rumah adalah Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka dan dihadiri para gubernur, bupati, wali kota, serta seluruh pimpinan Forkopimda Region Sulawesi termasuk diantaranya Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko dan Kapolda Sultra Irjen Pol. Didik Agung. Turut mendampingi Menko Polkam dalam kegiatan tersebut para deputi dan staf khusus Kemenko Polkam.

Berita Terkait

Sekda Jateng Minta ASN Jangan Antikritik, Komplain Warga Harus Jadi Bahan Evaluasi
Plt. Bupati Ahmad Baharudin Dorong UMKM Tulungagung Tembus Pasar Ekspor Global
SENYAP 08 BANTEN Minta Aparat Polres Tangsel, yang diduga melakukan Peredaran & Penyalahgunaan Narkoba  diberhentikan dari Dinas Kepolisian.
Pengasug PP Bina Cendekia Luhur Hadiri Pertemuan Bersama Menteri PPPA RI, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
Garam Beryodium Jadi Garda Terdepan Cegah Stunting dan Kematian Ibu, Kalibakung Perkuat Edukasi Kesehatan Masyarakat
25 Daerah Terdampak Kemarau, Jateng Sudah Salurkan 6,8 Juta Liter Air Bersih
Dua Jenazah Misterius Belum Teridentifikasi, RSUD Bob Bazar Buka Konfirmasi Hingga 3 Agustus
Polisi Antar Langsung Motor Curian ke Warung Korban, Pedagang Buah di Candipuro Tersenyum Lega

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:04 WIB

Kejari Karo dan KPKNL Medan Gelar Lelang Barang Rampasan Negara: 1 Unit Daihatsu Sigra Dibuka Mulai Rp55 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:56 WIB

Perkuat Sinergi Penanganan Perkara, Kajari Karo Hadiri Komitmen Bersama Polda dan Kejati Sumut

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:39 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Tigapanah Laksanakan Pengamanan Kebakaran dan Sampaikan Pesan Kamtibmas Kepada Warga

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:29 WIB

Dua Pelaku Penganiayaan Berat Diringkus Tim Cobra Satreskrim Polres Karo Kurang dari 24 Jam

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:20 WIB

Polres Karo Siap Tindak Tegas Aksi Premanisme demi Keamanan Masyarakat

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:34 WIB

Viral Disebut Ditahan karena Bangun Rumah Ibadah, Polres Karo Tegaskan Kasus Murni Perambahan Hutan Lindung

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:23 WIB

Kejari Karo Melalui JPU Lanjut Pembuktian Perkara Dugaan Tindak Pidana Kehutanan Terdakwa J.Togatorop, M. Nababan

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:52 WIB

Dugaan Pidana Kehutanan: Kejari Karo Hadirkan Pembuktian untuk Terdakwa Jesse dan Manto

Berita Terbaru