Membongkar Skandal Para Bajingan Bajingan Hibah BOS Rp10,1 Miliar di Kuningan: Tim Rambo Desak KPK dan Kejagung Seret Para Pelaku

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:19 WIB

5064 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com – 12 Mei 2026 Tabir gelap menyelimuti pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik untuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Kuningan. Tim Investigasi Redaksi Prima bersama “Tim Rambo” secara resmi merilis temuan terkait penganggaran Belanja Hibah sekolah swasta tahun anggaran 2025 senilai
Rp10.155.540.000,00 yang diduga menjadi celah bancakan para oknum tak bertanggung jawab.

Pelaku utama yang dibidik adalah para oknum pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan serta pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab atas pengelolaan DPA Perubahan TA 2025. Tim Rambo dengan tegas menyebut mereka sebagai “bajingan-bajingan” yang harus segera ditangkap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan manipulasi dan ketidakterbukaan dalam menganggarkan serta merealisasikan Belanja Hibah atas BOS Sekolah Swasta sebesar Rp10,15 Miliar. Fokus utama investigasi terletak pada proses pengesahan dan pencatatan realisasi pendapatan yang dinilai rawan penyimpangan.

Lingkup penyimpangan terjadi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, khususnya melalui administrasi keuangan pada Disdikbud setempat.

Praktik ini terdeteksi pada Tahun Anggaran (TA) 2025, merujuk pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Perubahan yang menjadi instrumen pengalokasian dana hibah tersebut.

Investigasi ini dilakukan karena adanya indikasi kuat bahwa proses pengajuan pengesahan dan pencatatan belanja hibah tersebut tidak dilakukan sesuai prosedur transparan, yang berpotensi merugikan negara dan merampas hak-hak siswa di sekolah swasta.

Modus operandi dilakukan melalui mekanisme penganggaran belanja hibah dalam DPA Perubahan yang diduga hanya formalitas di atas kertas, sementara realisasi dan pencatatannya di lapangan ditengarai penuh dengan “permainan” administrasi untuk mengaburkan aliran dana sebenarnya.

Dalam keterangannya, pimpinan Tim Rambo menyatakan bahwa pihaknya tidak akan mundur selangkah pun dalam mengawal kasus ini.

“Kami bersama tim investigasi redaksi Prima terus mengawal para bajingan-bajingan ini. Rakyat harus tahu ke mana uang sepuluh miliar itu bermuara. Tidak ada tempat sembunyi bagi koruptor yang memakan hak pendidikan anak bangsa. Kami menuntut mereka segera ditangkap!” ujarnya dengan nada tinggi.

Tuntutan dan Tembusan
Sebagai bentuk keseriusan, laporan investigasi ini akan ditembuskan langsung kepada:

1. Presiden Republik Indonesia, sebagai laporan atas degradasi integritas birokrasi di daerah.

2. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk segera melakukan audit investigatif dan penindakan.

3. Kejaksaan Agung RI (Kejagung), guna memulai proses hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam skema hibah BOS ini.

Tim Investigasi menegaskan akan terus memantau proses pengesahan dan realisasi pendapatan belanja hibah ini hingga tuntas. “Jangan biarkan APBD jadi ajang bagi-bagi jatah,” tutup rilis tersebut.

Tim Redaksi Prima & Tim Investigasi Rambo

Berita Terkait

Tokoh Pergerakan Islam Cigugur, Ustadz Ade Supriadi: Kecam Narasi Dewan soal Penanaman Pohon, Dinilai Menyesatkan Publik
KABAR BURUK ADANYA DUGAAN PUNGLI BERDASI TERSELUBUNG KABUPATEN KUNINGAN
FORMASI Nilai Reses Anggota DPR RI di Kuningan Sarat Kepentingan Pribadi
Proyek BBWS Cimanuk – Cisanggarung Diduka Terkesan Asal-Asalan FRIC Kab. Kuningan Angkat Bicara
Desa desa Di Kaki Gunung Ciremai Teranc Longsor Mantan Kepala Desa Berbicara
SEGERA USUT TUNTAS..!!Puluhan Proyek Senderan BBWS di kab. Kuningan Jabar Disorot yang diduga tidak sesuai spesifikasi Dan RAB. Diminta Tegas BBWS Sikapi Pekerjaan PT. HK
Pemda Kuningan ‘Macan Ompong’ di Kasus Arunika: Kekecewaan Publik dan Tuntutan Pencabutan Izin
Beraksi Kembali Depcolektor Menarik di jalan Warga Kuningan , Segera APK Tindak Tegas

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 21:36 WIB

TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Rumah Layak Huni untuk Lansia di Abdya

Senin, 18 Mei 2026 - 20:33 WIB

H-3 Penutupan TMMD Ke-128 Kodim Abdya, Pengerjaan RTLH Hampir Selesai Total

Senin, 18 Mei 2026 - 19:40 WIB

Ratusan Prajurit Kodim 0110/Abdya Jalani Garjas Periodik I 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:16 WIB

Pererat Kemanunggalan dengan Rakyat, Satgas TMMD Rehab Mushola di Desa Gunung Cut

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:58 WIB

Kebersamaan TNI dan Warga Warnai Pengerjaan Rehab Rumah Lansia di Abdya

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:19 WIB

TNI Bersama Warga Bedah Total Rumah Lismawati agar Jadi Hunian Layak dan Sehat

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kapten Inf Faryanda Tutup Lomba Layangan TMMD Abdya di Gunung Cut

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:50 WIB

TMMD ke-128 Abdya Dorong Akses Ekonomi Lewat Pembukaan Jalan Gunung Cut

Berita Terbaru