FORMASI Nilai Reses Anggota DPR RI di Kuningan Sarat Kepentingan Pribadi

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 17:51 WIB

50100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— 18 Desember 2025 Ketua Forum Masyarakat Sipil Independen (FORMASI) Manap Suharnap menilai rangkaian kunjungan dan kegiatan reses Anggota DPR RI Komisi XII, Rohmat Ardiyan, di Kabupaten Kuningan sarat dengan kepentingan tertentu dan beririsan dengan isu pelanggaran Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW), khususnya terkait pembangunan dan perluasan objek wisata buatan Arunika.

FORMASI menyoroti aktivitas pembangunan di kawasan lahan kritis yang dinilai telah menghilangkan fungsi daerah resapan air. Alih fungsi lahan menjadi area beton untuk parkir serta pembangunan hotel disebut berpotensi mengganggu keseimbangan lingkungan dan meningkatkan risiko ekologis di wilayah sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain aspek lingkungan, FORMASI juga mengkritisi pola pelaksanaan reses yang dinilai terlalu terfokus di wilayah Kabupaten Kuningan. Padahal, daerah pemilihan Rohmat Ardiyan mencakup Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, dan Kota Banjar. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kecemburuan serta kesenjangan aspirasi di kalangan konstituen di wilayah lain.

Menurut FORMASI, kegiatan reses seharusnya dilaksanakan secara proporsional dan merata di seluruh daerah pemilihan agar penyerapan aspirasi masyarakat berjalan adil dan berimbang. Ketimpangan pelaksanaan reses di satu wilayah tertentu dikhawatirkan memunculkan persepsi publik adanya kepentingan lain di luar tugas utama sebagai wakil rakyat.

FORMASI juga mempertanyakan kebijakan penurunan anggaran dari pemerintah pusat yang mencapai sekitar Rp300 miliar untuk pembangunan Jalan Lingkar Timur Selatan (JLTS). Besarnya alokasi anggaran tersebut dinilai perlu dijelaskan secara transparan, terutama terkait urgensi dan dampak langsungnya bagi masyarakat luas.

Dalam pandangan FORMASI, muncul pertanyaan publik mengenai keterkaitan proyek infrastruktur tersebut dengan rencana pengembangan sektor pariwisata, termasuk isu pembangunan wahana wisata berskala besar di wilayah sekitar. Oleh karena itu, FORMASI menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan akuntabilitas agar tidak menimbulkan spekulasi adanya konflik kepentingan.

FORMASI menegaskan bahwa pejabat publik wajib membedakan secara tegas antara kepentingan personal dan tanggung jawab profesional. Setiap kegiatan resmi, termasuk reses, harus dilaksanakan dengan mengedepankan etika, transparansi, serta kepentingan masyarakat luas, bukan kepentingan usaha tertentu yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

Tim Redaksi Prima

Berita Terkait

Tokoh Pergerakan Islam Cigugur, Ustadz Ade Supriadi: Kecam Narasi Dewan soal Penanaman Pohon, Dinilai Menyesatkan Publik
KABAR BURUK ADANYA DUGAAN PUNGLI BERDASI TERSELUBUNG KABUPATEN KUNINGAN
Proyek BBWS Cimanuk – Cisanggarung Diduka Terkesan Asal-Asalan FRIC Kab. Kuningan Angkat Bicara
Desa desa Di Kaki Gunung Ciremai Teranc Longsor Mantan Kepala Desa Berbicara
SEGERA USUT TUNTAS..!!Puluhan Proyek Senderan BBWS di kab. Kuningan Jabar Disorot yang diduga tidak sesuai spesifikasi Dan RAB. Diminta Tegas BBWS Sikapi Pekerjaan PT. HK
Pemda Kuningan ‘Macan Ompong’ di Kasus Arunika: Kekecewaan Publik dan Tuntutan Pencabutan Izin
Beraksi Kembali Depcolektor Menarik di jalan Warga Kuningan , Segera APK Tindak Tegas
Terjadi Kembali Warga Menggerudug BFI finance Menuntut Mengembalikan Mobil Yang Di Tarik Paksa Di Jalan

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 00:12 WIB

Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presidem Prabowo untuk Gaza lewat BoP

Senin, 20 April 2026 - 00:08 WIB

Fahd A Rafiq : Gebrakan dari ‘Papan Tengah’ Mengunci Kedaulatan Palestina lewat Board of Peace”, Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo Subianto

Minggu, 19 April 2026 - 20:43 WIB

Polisi Halangi Upaya Eksekusi Rumah Wartawan TVRI Sulsel, Kuasa Hukum Sebut Lelang Cacat Hukum

Minggu, 19 April 2026 - 20:36 WIB

Diduga BFI Finance Sintang Lakukan Penipuan Yang Korbankan Agennya Dengan Dapat Bonus Hasil Perolehan Prospek Yang Gagal Kredit

Minggu, 19 April 2026 - 19:25 WIB

Tongak Baru Koperasi:Resmi Terbentuknya Forum Koperasi Merah Putih Kabupaten Serang

Minggu, 19 April 2026 - 18:38 WIB

Penganyar Tuntas di Pura Besakih, AKDBA Buleleng Pererat Ikatan Spiritual dan Kekeluargaan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:57 WIB

SAR Danau Toba Resmi Tutup Operasi Pencarian Korban Objek Wisata Air Terjun Situmurun

Sabtu, 18 April 2026 - 19:59 WIB

Aroma Perjudian Menyengat di Pasar 4 Kutalimbaru: Arena Sabung Ayam Diduga Milik ‘Edy’ Beroperasi Bebas, Kapolsek Membisu

Berita Terbaru