KABAR BURUK ADANYA DUGAAN PUNGLI BERDASI TERSELUBUNG KABUPATEN KUNINGAN

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 17:57 WIB

5094 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,—- Informasi seputar isu rotasi dan mutasi jabatan eselon II, III, dan IV di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Kuningan mulai mencuat ke permukaan. Meski belum disampaikan secara terbuka, kabar tersebut sayup terdengar dan menjadi bahan perbincangan dalam obrolan berbisik di warung kopi hingga ruang-ruang informal lainnya, Kamis (18/12/2025).

Bidang Hubungan Masyarakat Forum Masyarakat Sipil Independen (FORMASI), Baharudin yang akrab disapa Egong, mengungkapkan adanya fenomena yang kerap muncul setiap kali rotasi dan mutasi jabatan bergulir. Ia menyebut, jabatan-jabatan strategis yang kerap disebut sebagai jabatan basah memiliki nilai tawar tersendiri dalam praktik tidak resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Egong, harga “pasar gelap” jabatan tersebut bervariasi, mulai dari kisaran Rp15 juta hingga ratusan juta rupiah, bergantung pada posisi jabatan yang diincar. Kondisi ini, kata dia, membuka ruang bagi peran para calo jabatan yang memanfaatkan situasi dan ketidakpastian informasi.

“Transaksi demi transaksi nyaris tak terlihat dan tak terdengar. Semua berlangsung tertutup karena dianggap sebagai rahasia umum,” ujarnya.

Egong menilai, praktik semacam itu kerap dilegitimasi sebagai kewajaran dengan dalih budaya ketimuran, relasi kedekatan, dan rasa sungkan. Padahal, jika benar terjadi, hal tersebut dinilai mencederai prinsip profesionalisme, integritas, dan tata kelola pemerintahan yang bersih.

FORMASI mengingatkan bahwa rotasi dan mutasi jabatan sejatinya merupakan instrumen pembinaan karier aparatur dan peningkatan kinerja organisasi. Namun, ketika isu transaksi jabatan terus berulang, kepercayaan publik terhadap birokrasi berpotensi semakin tergerus.

“Jika dibiarkan, bisik-bisik ini akan terus hidup dan menjadi bayang-bayang gelap dalam setiap proses mutasi,” pungkas Egong.

 

Tim Redaksi Prima

Berita Terkait

Tokoh Pergerakan Islam Cigugur, Ustadz Ade Supriadi: Kecam Narasi Dewan soal Penanaman Pohon, Dinilai Menyesatkan Publik
FORMASI Nilai Reses Anggota DPR RI di Kuningan Sarat Kepentingan Pribadi
Proyek BBWS Cimanuk – Cisanggarung Diduka Terkesan Asal-Asalan FRIC Kab. Kuningan Angkat Bicara
Desa desa Di Kaki Gunung Ciremai Teranc Longsor Mantan Kepala Desa Berbicara
SEGERA USUT TUNTAS..!!Puluhan Proyek Senderan BBWS di kab. Kuningan Jabar Disorot yang diduga tidak sesuai spesifikasi Dan RAB. Diminta Tegas BBWS Sikapi Pekerjaan PT. HK
Pemda Kuningan ‘Macan Ompong’ di Kasus Arunika: Kekecewaan Publik dan Tuntutan Pencabutan Izin
Beraksi Kembali Depcolektor Menarik di jalan Warga Kuningan , Segera APK Tindak Tegas
Terjadi Kembali Warga Menggerudug BFI finance Menuntut Mengembalikan Mobil Yang Di Tarik Paksa Di Jalan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:48 WIB

Jaga Kamtibmas, Polres Tanah Karo Rutin Gelar Patroli Malam

Minggu, 19 April 2026 - 13:47 WIB

Muscab DPC PKB Kabupaten Karo Sastroy Bangun, S.Sos Didukung 15 dari 17 DPAC Se-Kabupaten Karo

Minggu, 19 April 2026 - 00:08 WIB

Bupati Karo Hadiri Kegiatan KKI dan PI GBKP RG Batang Serangan di GBKP Desa Mburidi, Kecamatan Kutabuluh

Minggu, 19 April 2026 - 00:04 WIB

Pemkab Karo Turut Hadir Dalam Perayaan Hari Jadi Kabupaten Simalungun

Sabtu, 18 April 2026 - 23:01 WIB

Kapolres Karo Tinjau Kesiapan Polsek Jajaran Jelang Akhir Pekan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:22 WIB

Unik dan Humanis, Polsek Munte Persilakan Warga Gunakan Halaman Mapolsek untuk Resepsi Pernikahan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:17 WIB

Satlantas Polres Karo Amankan Pawai Arak Cita Gemilang Yayasan Ad Dakwah Kabanjahe

Sabtu, 18 April 2026 - 22:11 WIB

Polsek Simpang Empat Amankan Pembukaan Jambore Cabang Karo XII Tahun 2026

Berita Terbaru