KARO –Nasionaldetik.com
Deru angin pegunungan di Tanah Karo menjadi saksi bisu sebuah langkah besar dalam mempersiapkan estafet kepemimpinan bangsa. Pada Senin (11/05/2026), Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Edmond N. Purba, S.H., M.H., secara maraton memimpin langsung program unggulan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di dua sekolah sekaligus: SMK Negeri 1 Merdeka dan SMA Negeri 1 Berastagi.
Bukan sekadar sosialisasi hukum biasa, kunjungan kali ini membawa misi besar: “Menyongsong Generasi Indonesia Emas 2045”. Kajari Karo hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, melainkan sebagai mentor dan inspirator bagi ribuan siswa yang tengah mencari jati diri.
Dalam orasi yang penuh energi, Edmond N. Purba menekankan bahwa tahun 2045 bukan sekadar angka kalender, melainkan puncak peradaban Indonesia. Di hadapan para siswa, ia menegaskan bahwa mereka adalah “Arsitek Peradaban” yang akan menentukan apakah Indonesia akan menjadi bangsa besar atau sekadar penonton di panggung dunia.
“Dua puluh tahun dari sekarang, kalianlah yang akan duduk di kursi kepemimpinan. Tapi ingat, kecerdasan tanpa integritas adalah bencana. Kami hadir di sini untuk memastikan kalian tumbuh menjadi pemenang yang taat hukum, bukan pecundang yang melanggar aturan,” tegas Edmond dengan nada yang membakar semangat para siswa.
Menyadari kerentanan usia remaja di era digital, Kejari Karo membedah berbagai isu krusial yang kerap menjerat generasi muda. Materi yang disampaikan dikemas secara interaktif dan kekinian, meliputi:
Menanamkan bahwa kejujuran adalah mata uang yang berlaku di mana saja. Siswa diajak untuk berani mengatakan “tidak” pada praktik koruptif sekecil apa pun.
Kajari memperingatkan bahwa satu jempol bisa menentukan masa depan. Beliau membekali siswa agar cerdas menyaring informasi dan santun dalam bersosial media guna menghindari jeratan hukum.
Edukasi keras mengenai dampak buruk narkotika dan perundungan (bullying) yang dapat menghancurkan cita-cita dalam sekejap.
Mengikis stigma “jaksa menakutkan” menjadi “jaksa sebagai sahabat siswa”, tempat berkonsultasi mengenai keadilan dan kebenaran.
Kejaksaan Negeri Karo memandang sekolah sebagai persemaian terbaik bagi nilai-nilai kebangsaan. Menurut Edmond, nilai akademik yang tinggi memang penting, namun disiplin dan karakter adalah “akar” yang menjaga pohon masa depan tetap berdiri saat badai menerjang.
“Negara ini tidak kekurangan orang pintar, tapi negara ini rindu pada orang jujur yang patuh pada hukum. Itulah investasi terbaik kalian hari ini,” tambahnya, disambut tepuk tangan riuh para siswa dan guru.
Melalui program JMS ini, Kejaksaan Negeri Karo berkomitmen untuk terus “menjemput bola” dan hadir di tengah masyarakat pendidikan. Langkah preventif ini diharapkan mampu meminimalisir angka kriminalitas di kalangan remaja sekaligus melahirkan kader-kader pemimpin Kabupaten Karo yang berkualitas dunia namun tetap membumi dengan nilai-nilai lokal.
Kegiatan diakhiri dengan sesi dialog terbuka, di mana para siswa dengan kritis melontarkan berbagai pertanyaan seputar hukum, menunjukkan betapa tingginya rasa ingin tahu generasi muda Karo terhadap keadilan di Indonesia.
#KejaksaanRI #KejatiSumut #KejaksaanNegeriKaro #JaksaKita #Jaksapedia #JaksaMasukSekolah #IndonesiaEmas2045 #GenerasiSadarHukum #TanahKaro #Berastagi
(Nur Kennan Tarigan)







































