Hadirkan Panggung Musik Nasional, Plt Bupati Tulungagung Perkuat Ekonomi Kreatif dan Martabat Seniman Lokal

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 19 April 2026 - 05:32 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, Nasionaldetik.com – Peringatan Hari Musik Nasional di Kabupaten Tulungagung berlangsung sangat meriah dan spektakuler. Pemerintah Kabupaten Tulungagung menghadirkan panggung apresiasi bertajuk “Gegara Bunyi” yang sukses mengguncang kawasan Taman Nol Kilometer pada Sabtu malam (18/4/2026).

Dentuman musik dan harmoni instrumen menggema, menyatukan ratusan penonton dalam suasana yang penuh energi dan kebersamaan. Para musisi lokal tampil memukau, menunjukkan kualitas dan kreativitas yang tak kalah dibandingkan musisi tingkat nasional.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, S.M., M.M., hadir langsung dalam acara tersebut. Ia didampingi oleh Sekretaris Daerah, jajaran kepala perangkat daerah, Ketua Pakudhatu beserta pengurus, tokoh agama, tokoh masyarakat, budayawan, serta para seniman dari berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatannya, Plt Bupati menegaskan bahwa musik bukan sekadar sarana hiburan, melainkan bagian penting dalam pembangunan budaya dan identitas daerah.

“Musik adalah cerminan zaman sekaligus kekuatan budaya. Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun karakter daerah,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan berkelanjutan bagi ekosistem musik, mulai dari penyediaan ruang ekspresi hingga penguatan kapasitas bagi para pelaku seni.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan komunitas menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis seni musik di Tulungagung.

Menutup acara Plt Bupati mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan aman, sukses, dan lancar.

Ia berharap, Peringatan Hari Musik Nasional melalui acara “Gegara Bunyi” ini mampu menjadi simbol kebangkitan musik lokal sekaligus melahirkan musisi-musisi berdaya saing tinggi yang tetap berakar pada kearifan dan budaya daerah.” Pungkasnya

Reporter : Ev

Editor : Admin

Berita Terkait

Padepokan Gunung Pegat Jawa Timur mengadakan Sarasehan dan Ultah bersama Para Sepuh kebatinan Leluhur Orang Jawa
Respon Cepat Laporan Masyarakat, Polsek Kedungkandang Bubarkan Aksi Balap Liar di Kawasan Buring
Semangat Tak Terbendung! Konstruksi Besi Jembatan Gantung Garuda di Cerme Kian Menguat
Hadir di KPPD, Prabowo Bicara Dari Hati ke Hati untuk Bangsa
Kejar Pertumbuhan dan Investasi di Jateng, Ahmad Luthfi Andalkan Kepastian Hukum
KPK Dalami Dugaan Jaringan di Balik OTT Bupati Tulungagung
Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan
Penuh Semangat, Jembatan Beton Garuda di Sambeng Segera Jadi Akses Andalan Warga

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:13 WIB

Dukung Pembangunan Permukiman Hunian Vertikal dan Kota Satelit, Menteri Nusron: Siapkan Penyediaan Lahan di Berbagai Wilayah

Sabtu, 18 April 2026 - 07:13 WIB

BEM Pesantren Seluruh Indonesia Serukan Klarifikasi dan Edukasi Publik Demi Menjaga Kerukunan Umat

Jumat, 17 April 2026 - 13:53 WIB

Tim Penyidik Tetapkan Tersangka AW Perkara TPPU Berkaitan dengan Terpidana Zarof Ricar

Jumat, 17 April 2026 - 07:38 WIB

Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan

Jumat, 17 April 2026 - 07:27 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Jumat, 17 April 2026 - 07:21 WIB

Antisipasi Penumpukan Berkas, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Pengukuran Terjadwal di 38 Kantor Pertanahan

Rabu, 15 April 2026 - 10:40 WIB

Gotong Royong Penuh Semangat, Korem 051/Wkt dan Warga Bersatu Renovasi Panti Asuhan di Sawangan

Selasa, 14 April 2026 - 20:38 WIB

Tolak Gerakan BEM SI Jawabarat, Kasus Andri Yunus Jangan Dijadikan Alibi untuk Aksi Provokatif dan Cederai Simbol Negara

Berita Terbaru