PAKPAK BHARAT, Nasionaldetik.com
– Kehadiran aparat teritorial di tengah masyarakat tidak selalu identik dengan kegiatan formal. Pada Minggu (19/4/2026), Babinsa Koramil 07/Salak, Serda Julianto Manik, memilih suasana santai di warung kopi milik Jusi Boangmanalu, Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak, untuk menjalin komunikasi sosial dengan warga binaannya. Sambil menikmati seduhan kopi lokal, personel Kodim 0206/Dairi ini memanfaatkan momen tersebut untuk mengedukasi warga mengenai pentingnya penggunaan gadget dan media sosial secara bijak di tengah pesatnya arus informasi digital.
Dalam bincang hangat tersebut, Serda Julianto Manik memberikan penekanan khusus pada kewaspadaan terhadap maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks. Menurutnya, perangkat digital yang ada di genggaman warga laksana pisau bermata dua; dapat bermanfaat jika digunakan dengan benar, namun bisa memicu keresahan hingga konflik sosial jika digunakan untuk menyebar informasi provokatif. Ia mengimbau warga agar tidak mudah terpancing oleh narasi-narasi yang belum jelas sumber kebenarannya, terutama yang berpotensi memecah belah kerukunan di tingkat desa.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh warga Desa Boangmanalu untuk menjadi konsumen informasi yang cerdas dengan selalu melakukan pengecekan ulang (cross-check) sebelum mempercayai atau meneruskan sebuah berita. “Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Jangan sampai jempol kita menjadi penyebab perpecahan hanya karena kurang teliti. Mari kita gunakan teknologi untuk mempererat silaturahmi, bukan untuk saling membenci,” tegas Serda Julianto di hadapan para pelanggan warung kopi.
Langkah persuasif Babinsa ini disambut baik oleh masyarakat setempat. Meri Boangmanalu, salah satu warga yang ikut berbincang, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan pihak TNI. Ia mengaku, penjelasan yang sederhana dan langsung menyentuh persoalan sehari-hari tersebut sangat membantu warga pedesaan dalam memahami bahaya laten di dunia maya. “Kami jadi lebih paham bahwa tidak semua yang ada di HP itu benar. Edukasi seperti ini sangat penting supaya kami tidak asal sebar berita yang belum tentu faktanya,” tuturnya.
Di tempat terpisah, Danramil 07/Salak Kapten Inf A.F. Sagala memberikan apresiasi atas inisiatif anggotanya yang aktif melakukan pendekatan humanis. Beliau menegaskan bahwa instruksi untuk menjaga kondusivitas wilayah melalui literasi digital akan terus digalakkan. Dengan rutin menyambangi titik kumpul warga seperti warung kopi, diharapkan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dapat tersampaikan dengan lebih efektif, sehingga wilayah Pakpak Bharat tetap harmonis dan terhindar dari dampak buruk disinformasi.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena







































