DAIRI, Nasionaldetik.com
– Guna memastikan situasi kamtibmas tetap terkendali dan jemaat dapat beribadah dengan tenang, Babinsa Koramil 03/Parongil, Sertu Latif, melaksanakan pemantauan langsung pada kegiatan ibadah Minggu di Gereja GPDI Moria, Desa Polling Anak-Anak, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, Minggu (19/04/2026). Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat ini merupakan bagian dari komitmen Kodim 0206/Dairi dalam menciptakan ruang aman bagi umat beragama di wilayah tugasnya.
Ibadah yang dimulai tepat pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung penuh khidmat. Sertu Latif tampak berjaga di area luar gereja sembari sesekali berinteraksi dengan warga sekitar. Monitoring ini dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan area sekitar hingga memastikan kelancaran arus lalu lintas bagi jemaat yang datang. Fokus utama dari pengamanan ini adalah memberikan rasa nyaman bagi warga agar dapat menjalankan kewajiban religius tanpa rasa khawatir.
Dalam kesempatan tersebut, ibadah dipimpin oleh Pendeta Samuel Remon Banjar Naho yang membawakan khotbah berdasarkan nats Alkitab Yohanes 6:25 dengan topik “Alasan Mengikuti Yesus”. Pesan damai yang disampaikan sang pendeta diikuti dengan saksama oleh sekitar 100 jemaat yang hadir. Keharmonisan antara pesan spiritual di dalam gereja dan kesiapsiagaan aparat di luar gedung menciptakan suasana yang sangat kondusif di Desa Polling Anak-Anak.
Danramil 03/Parongil, Kapten Inf Hernandez, dalam keterangan tertulisnya menyatakan bahwa kegiatan pengamanan ini rutin dilakukan oleh para Babinsa di setiap wilayah binaan masing-masing. “Tugas kami bukan hanya menjaga keamanan fisik, tetapi juga menjaga nilai-nilai toleransi. Kehadiran Sertu Latif adalah bentuk kehadiran negara untuk menjamin kebebasan beribadah tetap terjaga dengan baik dan kondusif,” ungkap Danramil.
Hingga rangkaian ibadah selesai, situasi di lokasi dilaporkan tetap aman tanpa ada kendala berarti. Para jemaat memberikan apresiasi atas kehadiran Babinsa yang senantiasa peduli dengan keamanan di desa tersebut. Sinergitas antara aparat kewilayahan dengan tokoh agama dan masyarakat ini diharapkan terus terjaga demi memperkokoh persatuan dan kesatuan di Kabupaten Dairi.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena







































