Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Hijau Lewat Kerja Sama Dana Bergulir Kehutanan dengan BPDLH

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 2 April 2026 - 19:51 WIB

50266 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.com,Jakarta, 2 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Pesawaran tengah melakukan upaya dalam memperkuat akses pembiayaan bagi petani dalam mendorong pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Salah satunya melalui keterlibatan langsung Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. dalam penandatanganan kerja sama pendanaan Fasilitas Dana Bergulir (FDB) Multi Usaha Kehutanan yang digelar di Kantor Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), Jakarta Pusat pada Kamis (2/4/2026).

Penandatanganan kerja sama ini melibatkan kolaborasi pembiayaan dana bergulir untuk produk usaha kehutanan antara BPDLH dengan mitra pemasok dan offtaker, yakni PT Mars Symbioscience Indonesia untuk pengembangan ekosistem kakao serta PT Olam Food Ingredients Indonesia untuk pengembangan ekosistem agroforestri kopi, agrosilvopastura, dan holtisilvikultur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Direktur Utama BPDLH, Wakil Menteri Kehutanan RI, Wakil Menteri Keuangan RI, Wakil Gubernur Lampung, Bupati Pesawaran, Bupati Lampung Timur, serta CEO Mars Symbioscience Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Pesawaran didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Arief Budiman serta Kepala Bagian Sumber Daya Alam Alkholid, S.H., M.M.

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pembiayaan hijau sekaligus mendorong penerapan praktik rantai pasok berkelanjutan bagi para petani perhutanan sosial di daerah.

Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B. dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kerja sama ini membuka peluang besar bagi peningkatan kesejahteraan petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami menyambut baik inisiatif ini sebagai upaya nyata memperkuat sektor kehutanan berbasis masyarakat. Melalui dukungan pembiayaan yang berkelanjutan, diharapkan para petani dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga ekosistem,” ujarnya.

Program ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam pengembangan ekonomi hijau berbasis potensi lokal serta memperkuat posisi daerah sebagai bagian dari rantai pasok komoditas berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.

Sebagai tindak lanjut, direncanakan pada Mei 2026 mendatang akan dilaksanakan launching perdana program dana bergulir oleh Gubernur Lampung di dua kabupaten sentra kakao, yakni Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Lampung Timur.

 

Pewarta : P.Tambunan/red.

Sumber Berita : Dis Kom info Pesawaran

Berita Terkait

Bertahun-tahun Rusak Parah, Jalan Pekan Arba Tembilahan Kerap Sumbang Kecelakaan bagi Pengendara
JOKOWI & PRABOWO DI BALIK PENGHANCURAN HUTAN PAPUA: Mega-Proyek Tebu Merauke Hanyalah ‘Karpet Merah’ untuk Oligarki dan Korporasi Raksasa!
Jalan Sehat Bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Kalapas Pimpin Pembinaan Jasmani Petugas
RUANG BADAN PERTANAHAN NASIONAL card image Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI, Menteri Nusron: Perkuat Kepastian Hukum Aset Negara
Peralihan Arsip Pertanahan Elektronik sebagai Sebuah Keniscayaan, Sekjen ATR/BPN: Harus Dikelola dengan Baik
DUGAAN RED FLAG KEUANGAN BANK LAMPUNG : LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA SIAP GELAR AKSI DEMONSTRASI 4 JUNI 2026
Jaga Kelestarian Wisata Religi, Warga dan Pemdes Bakauheni Bersihkan Petilasan Keramat
Ratusan Massa Datangi PN Palopo, Minta Eksekusi Cafe Sisi Lain Ditunda hingga Putusan Inkrah

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:58 WIB

PEMDA BAJINGAN MAFIA SERAGAM : MUARA ENIM SARAT DENGAN PEJABAT KORUPTOR BERMUKA TEMBOK

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:46 WIB

HIASS ; Soroti Status Rawa Enang dan Pasar Rawut, Desak Pemprov Banten Tegaskan Kepastian Aset Daerah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:30 WIB

Hukum Jadi Alat Tekan: Polsek Kota Jombang Diduga Kriminalisasi Kasus Perdata Utang-Piutang

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:11 WIB

PLN UID Sumut Imbau Masyarakat Tetap Tenang Saat Gangguan Listrik Terjadi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:49 WIB

MALASNYA BERIBU ALASAN : Mangkir Rapat dengan Dalih Sakit, Kinerja Kadiskes Batam Dihujani Kritik ‘Raport Merah’ oleh Komisi II DPRD

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:13 WIB

SENGKETA TANAH ADAT: Ahli Waris Almarhum Mulyo Utomo Gugat Transparansi Kades ( BAJINGAN) Kalibaru Manis, Pemerintah Banyuwangi Didesak Turun Tangan!

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:06 WIB

Mengendus Bau Amis Anggaran Rp3,3 Miliar di Kecamatan Batu Ampar, Lahan Subur ‘Bancakan’ Uang Rakyat?

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:01 WIB

Apa yang terjadi di negara kita. Orang yang memiliki Hak Atas tanah yang sah justru ditetapkan sebagai Tersangka..

Berita Terbaru