Kata Bang Ata Lebaran Tahun Ini Ora Adil, Ia Soroti Ketimpangan Penegakan Hukum Kasus Korupsi Ijonan

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:35 WIB

50102 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

​Nasionaldetik.com,– 27 Maret 2026  Bang Ata Suryadi menyuarakan kritik keras terkait rasa keadilan dalam penegakan hukum kasus korupsi yang sedang bergulir. Melalui unggahan video di akun TikTok pribadinya dengan nama akun Ata Suryadi, Bang Ata menyebut momen Lebaran tahun ini terasa “Ora Adil” (tidak adil) lantaran masih banyak pihak yang diduga terlibat namun masih bisa menghirup udara bebas.

​Dalam video tersebut, Bang Ata menyoroti fakta persidangan perdana perkara Bang Sarjan. Ia mengungkapkan bahwa dakwaan Jaksa secara terang benderang menyebutkan sejumlah nama pejabat dan mantan pejabat yang diduga turut menerima aliran dana dari praktik “Ijonan” dengan nominal yang fantastis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Daftarnya ada, ada yang terima sekian miliar, ada yang 600 juta, ada yang 300 juta. Mereka hari ini bisa mudik Lebaran, jalan-jalan bersama keluarga di kampung halaman setelah menerima dana ijonan yang besar,” ujar Bang Ata dalam videonya.

​Kondisi ini berbanding terbalik dengan nasib mantan Bupati beserta ayahnya yang kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka sebagai tersangka di dalam tahanan. Bang Ata menilai, jika nama-nama penerima aliran dana sudah muncul dalam dakwaan, seharusnya lembaga penegak hukum seperti KPK tidak tebang pilih.

Lebih lanjut, Bang Ata mempertanyakan kredibilitas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani kasus ini. Ia merasa ada ketimpangan di mana sebagian pihak menderita di penjara, sementara oknum pejabat lain yang disebut dalam dakwaan justru tampak “Happy-Happy” merayakan hari raya.

​”Persoalannya adalah, kenapa mereka tidak juga ditetapkan sebagai tersangka? Ini jadi tanda tanya besar, di mana rasa keadilannya? Yang satu sedang menderita bersama ayahnya, sementara pejabat dan mantan pejabat lainnya mungkin hari ini sedang bersenang-senang pulang kampung,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Bang Ata meminta pimpinan KPK dan Kejaksaan untuk bertindak tegas dan profesional. Ia menekankan bahwa hukum harus tegak lurus tanpa melihat jabatan atau posisi seseorang.

​”Mohon kiranya kepada pimpinan KPK dan para aparat penegak hukum dari lembaga KPK maupun Kejaksaan, keadilan ini harus tegak. Harus adil!” pungkasnya.

​Pernyataan ini diharapkan menjadi pengingat bagi publik dan institusi hukum agar proses hukum yang sedang berjalan tidak berhenti pada aktor tertentu saja, melainkan menyentuh seluruh pihak yang menikmati uang rakyat secara ilegal.

( Red )

Berita Terkait

Ironi di Balik Gerbang Pemda Bekasi: Mahasiswa Adu Jotos dengan Petugas, Plt Bupati Lagi Asyik Makan Siang Bersama di Dalam Ruangan
KPK Didesak Segera Tetapkan Status Tersangka Terhadap Kepala Dinas Terkait Skandal “Ijon Proyek” di Kabupaten Bekasi
Dua Pelaku Mutilasi Pria dalam Freezer Kios Ayam di Bekasi Ditangkap, Polisi Buru Potongan Tubuh Korban
Kasus Dugaan Pengeroyokan di Sukawangi Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi, Kuasa Hukum Desak Penangkapan Pelaku
IWO Indonesia Soroti Temuan LHP BPK 2024, Ada Selisih Puluhan Miliar di Perumda Tirta Bhagasasi dan Piutang Pajak Tak Berdokumen
SKANDAL “TIKUS” PROYEK BEKASI: ANGGARAN RP512 MILIAR JADI BANCAKAN, 23 PAKET PEKERJAAN DISUNAT!
KORUPSI BERJEMAAH DI WILAYA CIBERUSAH BEKASI BELUM DI TANGKAP POLISI ADA APA DENGAN APH…..???
Kurang dari 24 Jam, Kanit Reskrim Polsek Sukatani Amankan Pelaku dan Motor NMAX Diduga Hasil Curian

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:53 WIB

Tim Penyidik Tetapkan Tersangka AW Perkara TPPU Berkaitan dengan Terpidana Zarof Ricar

Jumat, 17 April 2026 - 07:38 WIB

Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan

Jumat, 17 April 2026 - 07:27 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Rabu, 15 April 2026 - 10:40 WIB

Gotong Royong Penuh Semangat, Korem 051/Wkt dan Warga Bersatu Renovasi Panti Asuhan di Sawangan

Selasa, 14 April 2026 - 20:38 WIB

Tolak Gerakan BEM SI Jawabarat, Kasus Andri Yunus Jangan Dijadikan Alibi untuk Aksi Provokatif dan Cederai Simbol Negara

Selasa, 14 April 2026 - 20:07 WIB

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat danKetentuannya

Selasa, 14 April 2026 - 20:03 WIB

Kementerian ATR/BPN Komitmen Bantu Mekanisme Legalitas Tanah untuk Kebun Pangan Lokal Perempuan

Selasa, 14 April 2026 - 20:00 WIB

Entry Meeting Pelaksanaan Audit Kinerja 2026, Sekjen ATR/BPN: Pastikan Kegiatan Tepat Sasaran

Berita Terbaru