Lingkaran Setan Mutasi Kepala Sekolah di Prabumulih: Antara Isu Ratusan Juta dan Bungkamnya Otoritas

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:54 WIB

50185 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,– 07 Maret 2026 Dunia pendidikan di Kota Prabumulih kembali diguncang isu miring yang mencoreng integritas akademis. Praktik “jual-beli” jabatan atau setoran pengamanan posisi Kepala Sekolah SMA/SMK mencuat ke permukaan dengan angka fantastis mencapai Rp200 juta. Isu ini mencerminkan adanya celah korupsi yang sistematis di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Dugaan praktik pemerasan dan pungutan liar (pungli) dalam proses mutasi jabatan kepala sekolah. Oknum yang mengaku “orang dekat” pejabat menjanjikan keamanan posisi jabatan dengan imbalan uang tunai berkisar Rp100 juta hingga Rp200 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melibatkan oknum yang mengklaim memiliki akses ke Pemprov Sumsel sebagai pelaku, sejumlah Kepala Sekolah SMA/SMK sebagai korban, serta sorotan tajam dari Ketua DPRD Prabumulih, H. Deni Victoria, terhadap kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel yang dipimpin Hj. Mondyaboni.

Fokus utama isu berada di Kota Prabumulih, namun mencakup wilayah koordinasi Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.

Isu ini kembali memanas dan dikonfirmasi oleh legislatif pada Sabtu, 7 Maret 2026, setelah sebelumnya sempat menjadi rahasia umum di kalangan pendidik.

Terjadi karena adanya ruang gelap dalam sistem mutasi jabatan yang tidak transparan. Budaya “setoran” dianggap sebagai asuransi jabatan bagi mereka yang khawatir didepak dari posisinya, sekaligus menjadi ladang basah bagi oknum pemburu rente.

Pelaku bergerak secara gerilya melalui pesan WhatsApp untuk mengatur pertemuan tatap muka. Pendekatan persuasif dilakukan dengan bumbu ancaman bahwa jabatan tidak akan aman jika tidak menyetor sejumlah uang.

“Laporan Resmi atau Sekadar Isu?”
Ketua DPRD Prabumulih, H. Deni Victoria, menyentil fenomena ini sebagai pola yang berulang namun tak pernah tuntas. Ia menegaskan bahwa spekulasi tanpa laporan resmi adalah kesia-siaan. Namun, pertanyaan besarnya: Beranikah para kepala sekolah melapor jika sistem perlindungan saksi di internal pemerintahan belum menjamin keamanan karier mereka?
Sikap bungkam Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Hj. Mondyaboni, saat dikonfirmasi, semakin memperkeruh suasana.

Ketidakhadiran klarifikasi resmi dari otoritas terkait menciptakan persepsi publik bahwa ada pembiaran atau bahkan perlindungan terhadap praktik lancung ini.

“Jika jabatan diperoleh dengan cara membeli, maka fokus kepala sekolah bukan lagi mencerdaskan bangsa, melainkan bagaimana cara ‘balik modal’. Ini adalah pengkhianatan terhadap moralitas pendidikan.”

Kesimpulan & Rekomendasi
Isu ini tidak boleh berhenti di meja diskusi. Jika Pemerintah Provinsi Sumsel ingin membersihkan namanya, mereka harus melakukan audit investigatif internal tanpa menunggu laporan formal yang seringkali terganjal rasa takut para korban.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Hadirkan Panggung Musik Nasional, Plt Bupati Tulungagung Perkuat Ekonomi Kreatif dan Martabat Seniman Lokal
Semangat Tak Terbendung! Konstruksi Besi Jembatan Gantung Garuda di Cerme Kian Menguat
Hadir di KPPD, Prabowo Bicara Dari Hati ke Hati untuk Bangsa
Kejar Pertumbuhan dan Investasi di Jateng, Ahmad Luthfi Andalkan Kepastian Hukum
KPK Dalami Dugaan Jaringan di Balik OTT Bupati Tulungagung
Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan
Penuh Semangat, Jembatan Beton Garuda di Sambeng Segera Jadi Akses Andalan Warga
Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 16:03 WIB

Aman dan Kondusif, Sertu Latif Pantau Langsung Ibadah Minggu di Gereja GPDI Moria Dairi

Minggu, 19 April 2026 - 15:49 WIB

Kompak! Babinsa dan Bhabinkamtibmas Monitoring dan Kawal Jalannya Ibadah di Gereja GKPPD Kerajaan Pakpak Bharat

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WIB

Sambangi Warung Kopi, Serda Julianto Manik Ajak Warga Bijak Gunakan Gadget

Sabtu, 18 April 2026 - 20:49 WIB

Aksi Spontan Babinsa di Kecupak II, Bukti Nyata TNI Selalu Ada Untuk Rakyat

Sabtu, 18 April 2026 - 20:42 WIB

Babinsa Koramil 06/Kerajaan Masuk Kampung, Pastikan Warga Tak Abai Hadapi Cuaca Ekstrem

Sabtu, 18 April 2026 - 20:36 WIB

Kompak di Lapangan, Babinsa dan Kades Awasi Pembangunan Sambil Makan Bersama

Sabtu, 18 April 2026 - 20:29 WIB

Santai Tapi Serius, Babinsa Ingatkan Bahaya Cuaca Ekstrem Saat Ngopi Bareng Warga

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WIB

Wakili Dandim 0206/Dairi, Danramil Sidikalang Hadiri Paskah BAMAGNAS: Pesan Kebangkitan Jadi Kekuatan di Tengah Tantangan Zaman

Berita Terbaru