Jamaluddin Idham Ajak Kader PDIP Perkuat Penyuluhan Pertanian dan Kehutanan

Nasional detik.com

- Redaksi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:40 WIB

5041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM, DETIKNASIONAL.COM — Anggota DPR RI asal Aceh dari Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, mengajak kader PDIP di wilayah Barat Selatan Aceh memperkuat pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui penyuluhan pertanian dan kehutanan.

Jamaluddin mengatakan pembangunan desa tidak cukup hanya melalui bantuan maupun pembangunan infrastruktur. Masyarakat, khususnya petani, perlu mendapatkan transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan agar mampu mengembangkan potensi pertanian, perkebunan dan kehutanan secara mandiri.

“Ilmu pengetahuan harus sampai ke masyarakat. Kita perlu mendorong penyuluhan pertanian, bagaimana petani meningkatkan produktivitas, mengelola lahan dengan baik dan memanfaatkan teknologi,” ujar Jamaluddin saat ditemui di Kota Subulussalam, Kamis (29/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kader PDIP dapat mengambil peran sebagai penghubung antara masyarakat, tenaga penyuluh, pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait. Dengan begitu, pengetahuan dan teknologi pertanian tidak hanya berada di lingkungan pemerintahan, tetapi dapat diterapkan langsung oleh masyarakat desa.

Jamaluddin juga menyoroti pentingnya pengetahuan masyarakat dalam mengelola sektor kehutanan. Menurutnya, pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan secara bijaksana dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

“Kita ingin masyarakat mendapatkan pengetahuan tentang pertanian dan kehutanan. Bagaimana mengelola sumber daya alam, tetapi tetap menjaga lingkungan. Ini penting untuk generasi berikutnya,” katanya.

Dia meminta kader PDIP lebih aktif turun ke desa dan memahami persoalan masyarakat. Penyuluhan pertanian dan kehutanan dinilai dapat menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Jamaluddin menilai petani juga perlu dibekali pengetahuan mengenai pengolahan hasil pertanian, peningkatan nilai tambah produk, pemasaran hingga pemanfaatan teknologi.

“Kita harus berkolaborasi. Pemerintah memiliki program, penyuluh memiliki ilmu, sementara masyarakat memiliki lahan dan pengalaman. Kalau semuanya disatukan, manfaatnya akan lebih besar,” ujarnya.

Selain sektor pertanian dan kehutanan, Jamaluddin mengingatkan kader PDIP untuk menjaga soliditas serta meningkatkan kesadaran hukum dalam menjalankan aktivitas organisasi dan pendampingan masyarakat.

Dia menegaskan pemberdayaan masyarakat harus dilakukan dengan tetap mengikuti aturan dan memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

“Bagi saya, politik jangan hanya berhenti pada perebutan kekuasaan. Politik harus diterjemahkan menjadi kerja nyata yang memberi pengetahuan, kesempatan dan manfaat bagi masyarakat,” kata Jamaluddin.

Ia berharap kader PDIP di daerah dapat terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, penyuluh, akademisi dan kelompok masyarakat untuk memperkuat sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

“Kalau masyarakat desa semakin berilmu, produktif dan mandiri, itu bagian dari keberhasilan kita dalam membangun daerah,” pungkasnya.(@tin).

Berita Terkait

Manajemen RS SIM Nagan Raya Disorot, Staf Diduga Ambil Alih Fungsi Pejabat
Dua Pelatih Aceh dan Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional. Koni Beri Atensi
Kadis Pendidikan Subulussalam Nasrul Padang Beri Dukungan dan Motivasi Atlet Wushu Menuju Selekda Aceh 2026
Revitalisasi SD Kuta Cepu Disorot, Investigasi Dua Bulan Temukan Sejumlah Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi
Revitalisasi TK Syaifullah Sultan Daulat Disorot, P2SP Disebut Tak Dikenal Kepala Sekolah
517,60 Hektare Kebun Lae Saga Group Jadi Sorotan: Siapa di Balik Peralihan Lahan, Pemko Subulussalam dan Aparat Berani Buka-Bukaan?
Pengukuran Lahan Lae Saga Dipertanyakan, Diduga Cacat Prosedur? Pejabat yang Terlibat Diminta Diperiksa
Tiga Personel Polisi Hadir Saat Panen Sawit di Lahan Sengketa Lae Saga, Warga Minta Propam Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Manajemen RS SIM Nagan Raya Disorot, Staf Diduga Ambil Alih Fungsi Pejabat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:25 WIB

Dua Pelatih Aceh dan Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional. Koni Beri Atensi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kadis Pendidikan Subulussalam Nasrul Padang Beri Dukungan dan Motivasi Atlet Wushu Menuju Selekda Aceh 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Revitalisasi SD Kuta Cepu Disorot, Investigasi Dua Bulan Temukan Sejumlah Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Revitalisasi TK Syaifullah Sultan Daulat Disorot, P2SP Disebut Tak Dikenal Kepala Sekolah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:39 WIB

517,60 Hektare Kebun Lae Saga Group Jadi Sorotan: Siapa di Balik Peralihan Lahan, Pemko Subulussalam dan Aparat Berani Buka-Bukaan?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pengukuran Lahan Lae Saga Dipertanyakan, Diduga Cacat Prosedur? Pejabat yang Terlibat Diminta Diperiksa

Kamis, 24 September 2026 - 18:18 WIB

Tiga Personel Polisi Hadir Saat Panen Sawit di Lahan Sengketa Lae Saga, Warga Minta Propam Turun Tangan

Berita Terbaru