PNIB: Momentum Ramadhan, Saatnya Perkuat Toleransi dan Moderasi Beragama, Waspada Massivenya Doktrinasi Wahabi, Intoleransi, Terorisme dan Anarkisme

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:00 WIB

5091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang,Nasionaldetik.net – Pada 26 Februari 2026 Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) melalui Ketua Umumnya, ARWaluyo Wasis Nugroho (Gus Wal) , mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum memperkuat toleransi, memperteguh moderasi beragama, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran paham keagamaan yang eksklusif dan berpotensi melahirkan intoleransi, Anarkisme radikalisme hingga terorisme.

Menurut Gus Wal, Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan ruang pembentukan karakter spiritual dan sosial umat beragama terlebih umat islam. Ia menegaskan bahwa nilai puasa sejatinya menumbuhkan empati, solidaritas, serta penghormatan terhadap perbedaan, bukan justru memupuk sikap merasa paling benar, paling bersih paling suci hingga melahirkan intoleransi, anarkisme radikalisme terorisme.

“Ramadhan harus menjadi penguat ukhuwah persaudaraan, persatuan dan nasionalisme kebangsaan. Jangan sampai justru dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menyebarkan doktrin yang menyempitkan ajaran Islam dan memicu polarisasi di tengah masyarakat,” tegasnya dalam keterangan tertulis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PNIB, lanjutnya, menaruh perhatian serius terhadap masifnya penyebaran doktrin keagamaan yang cenderung tekstual, anti tradisi lokal, serta mudah melabeli amaliah masyarakat sebagai bid’ah atau sesat. Pola dakwah semacam ini dinilai berpotensi melahirkan sikap eksklusif yang pada tahap ekstrem bisa menjadi pintu masuk radikalisme.

Gus Wal mengingatkan bahwa pengalaman bangsa Indonesia menunjukkan, intoleransi sering kali berawal dari ujaran kebencian dan klaim kebenaran tunggal. Jika dibiarkan, hal itu dapat berkembang menjadi tindakan diskriminatif bahkan kekerasan, anarkisme radikalisme terorisme.

Ia menegaskan bahwa Islam di Indonesia tumbuh dengan karakter wasathiyah, menghargai budaya, serta sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila. Karena itu, PNIB mendorong penguatan moderasi beragama sebagaimana digaungkan pemerintah dan berbagai organisasi keagamaan arus utama.

“Moderasi beragama bukan berarti melemahkan keyakinan. Justru itu cara menjaga agar keyakinan tidak berubah menjadi alat pembenar untuk merendahkan atau menyerang pihak lain,” ujarnya.

PNIB juga mengajak aparat penegak hukum dan pemangku kebijakan untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas penyebaran paham yang berpotensi mengarah pada intoleransi, anarkisme dan terorisme, terutama di ruang digital yang semakin sulit dikontrol.

Di akhir pernyataannya, Gus Wal mengajak masyarakat menjalani Ramadhan dengan memperbanyak ibadah sekaligus memperkuat kepedulian sosial. “Puasa harus melahirkan pribadi yang lebih lembut, lebih bijak, dan lebih cinta tanah air. Itulah esensi Ramadhan dalam bingkai kebangsaan, Ramadhan momentum tepat untuk memperkuat toleransi dan moderasi beragama untuk mengikis paham khilafah, intoleransi, anarkisme radikalisme terorisme” pungkas Gus Wal.

Penulis : Tim PRIA

Editor : Admin

Berita Terkait

Tanggapi Isu Negatif, Kalapas Labuhan Ruku Pastikan Dugaan Narapidana Kendalikan Narkoba adalah Hoaks
Sinergi Babinsa dan Warga Kampung Baru Jaga Kebersihan Saluran Air
Modus Isi Ulang Gas Portable Pakai LPG Subsidi 3 Kg Terbongkar, Seorang Pemuda Diamankan Polres Tulungagung
Cegah Kriminalitas, Polisi Intensifkan Patroli Dialogis di Sejumlah Titik di Kendal
SD N Pamulihan & SMK Nurul Huda Gugat LSM Trinusa ke PN Kalianda, Ferdy Saputra : Itu Intimidasi, Kami Siap Hadapi
Sumber Air Dekat Mempermudah Satgas TMMD Reg ke-128 Kodim 0725/Sragen
DPC LSM Trinusa Laporkan Dua Sekolah di Lampung Selatan ke Kejaksaan Negeri Atas Dugaan Korupsi Dana BOS 2021-2025
Pemkab Kediri Intensifkan Sosialisasi Perda KTR, Wujudkan Lingkungan Sehat dan Nyaman Bebas Asap Rokok

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:59 WIB

Harmoni May Day di Boyolali, Buruh, Pemerintah dan Aparat Bersatu dalam Semangat Kebersamaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:54 WIB

*Pekerjaan Sumur Bor Dikebut, Air Bersih Segera Mengalir ke Rumah Warga*

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:30 WIB

May Day 2026 di Salak Tetap Kondusif, Patroli Gabungan TNI-Polri Sisir Titik Rawan Sejak Pagi

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:27 WIB

Dugaan Pungli di RSUD Adjidarmo, King Naga Menagih Janji Bupati: “Buktikan Pemecatan Sesuai Pernyataan”

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:11 WIB

Warga Lingkungan IX Geruduk Kantor Walikota

Kamis, 30 April 2026 - 18:50 WIB

Kendaraan Dinas Harus Prima! Kodim Boyolali Jalani Pemeriksaan Ketat dari Paldam Diponegoro

Kamis, 30 April 2026 - 18:37 WIB

Cara Jurnalistik TMMD Reg 128 Kodim Sragen Dapat Berita di Lokasi TMMD Reg Kodim Sragen. 

Kamis, 30 April 2026 - 17:44 WIB

Atasi Krisis Air Bersih di Bengkalis, Satgas TMMD Berjibaku Bikin Sumur Bor

Berita Terbaru