Independensi Polri Adalah Amanah Reformasi, Bukan Sekadar Privilese Institusi: Catatan Kritis BEM PTNU Jatim

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:41 WIB

5097 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim, Nasionaldetik.com – Menanggapi polemik wacana penempatan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di bawah naungan kementerian yang kembali mencuat ke publik, Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Jawa Timur mengambil sikap tegas. Kami memandang bahwa ketegasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menolak wacana tersebut adalah langkah konstitusional yang harus didukung, namun dukungan ini kami berikan dengan catatan tebal dan kritis. Bagi kami, posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden bukanlah sebuah keistimewaan tanpa syarat, melainkan sebuah beban tanggung jawab sejarah yang harus dibayar lunas dengan kinerja yang benar-benar mengabdi pada rakyat, bukan pada kekuasaan.

Dalam pandangan BEM PTNU Jawa Timur, upaya menempatkan korps Bhayangkara di bawah kementerian baik itu Kemendagri maupun kementerian baru justru berpotensi mengkerdilkan fungsi penegakan hukum itu sendiri. Birokratisasi yang berbelit hanya akan memperlambat gerak Polri dalam merespons dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat yang membutuhkan kecepatan. Kami khawatir, jika Polri ditarik ke dalam bilik kementerian, independensi penegakan hukum akan semakin rentan diintervensi oleh kepentingan politik sektoral kementerian terkait, yang justru mencederai semangat Reformasi untuk memisahkan polisi dari anasir-anasir politik praktis.

Namun, kami juga mengingatkan bahwa independensi ini tidak boleh dimaknai sebagai arogansi institusi. Penolakan Kapolri terhadap wacana ini harus menjadi “cambuk” bagi internal kepolisian. Jika Polri ingin tetap berdiri mandiri di bawah Presiden, maka watak militeristik dan pendekatan kekerasan yang masih sering kita temui di lapangan harus segera dikubur dalam-dalam. Masyarakat merindukan sosok polisi sipil yang humanis, yang wajahnya sejuk saat menghadapi demonstran, yang telinganya tajam mendengar keluhan warga kecil, dan yang tangannya ringan membantu tanpa pamrih. Jangan sampai lembaganya gagah berdiri sendiri, namun mentalitas pelayanannya masih kaku dan berjarak dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai mahasiswa yang memegang teguh nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, kami meyakini kaidah bahwa kebijakan pemimpin harus senantiasa berorientasi pada kemaslahatan rakyat. Oleh karena itu, BEM PTNU Jawa Timur menyatakan bahwa posisi Polri di bawah Presiden adalah final demi menjaga marwah Tri Brata, dengan syarat mutlak: Polri harus membuktikan diri mampu menjadi institusi yang paling transparan, akuntabel, dan presisi. Kami mendukung Polri untuk tetap kuat dan independen, bukan untuk menjadi lembaga superbody yang anti kritik, melainkan agar memiliki kekuatan penuh untuk menegakkan keadilan tanpa pandang bulu demi kemaslahatan seluruh tumpah darah Indonesia.

Penulis :Koordinator Wilayah BEM PTNU Jawa Timur

Editor : Admin

Berita Terkait

Kabag SDM Polres Tulungagung Monitoring Tanaman Jagung di Desa Bendungan*
Adv. Yulianto Kiswocahyono, S.E., S.H., BKP., C.FTAX. Dilantik Sebagai Ketua DPC FERADI WPI Sidoarjo
MAFIA MIGAS DI LAMONGAN DIDUGA “SABOTASE” SOLAR SUBSIDI: WARGA DAN MEDIA KEPUNG TEMPAT PENITIPAN BARANG BUKTI TRUK TANGKI PT. GAS
PNIB : Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Teguhkan Indonesia Negeri Pancasila Pusat Kesetaraan dan Toleransi Dunia
Matinya Demokrasi Desa: Pengurus KDMP Desak Batalkan Perekrutan Karyawan Titipan dari Luar Desa
Sisi Lain Peresmian Revitalisasi SMK: Komitmen Cabdindik Kawal Program SIKAP di Mataraman
TNI-Polri Kawal Ketat Ujian Perangkat Desa di Trenggalek
Plt Bupati Tulungagung Dorong Program Magang Luar Negeri Jadi Peluang Emas bagi Generasi Muda

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 16:50 WIB

Dandim 0617/Majalengka Pimpin Langsung Upacara Bendera di Makodim, Suasana Khidmat dan Penuh Makna

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:42 WIB

Persit KCK Cabang XXVIII Kodim 0617/Majalengka Gelar Olahraga Bersama, Perkuat Soliditas dan Kebugaran Keluarga Besar TNI

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:02 WIB

Peringatan Harkitnas ke-118 di Majalengka: Kasdim Bacakan Amanat Menkomdigi soal Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Senin, 18 Mei 2026 - 09:51 WIB

SKANDAL APERATUR DESA PEMASOK SABUN CAIR BERACUN: Industri Kosmetik Ilegal di Majalengka Gurita ke Distributor MBG, APH Membisu?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:39 WIB

Dandim 0617/Majalengka Hadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Melalui Vicon

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:58 WIB

SND Perangkat Desa Mindi, Diduga Pasok Sabun Tanpa Izin Edar ke Program MBG: Keselamatan Anak Sekolah Terancam!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:44 WIB

Bobroknya Tata Kelola Anggaran Majalengka: Pertemuan Tokoh Kritik Keras Pejabat yang Hanya Pentingkan Proyek “Bagi-Bagi Jatah”

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:40 WIB

Skandal Sabun Ilegal “Mindi”: Produksi Kosan, Tanpa Izin BPOM, Hingga Dugaan Kongkalikong dengan Oknum Desa

Berita Terbaru