Nasionaldetik.com & LBHAM Mengutuk Keras: Jombang “Darurat” Keberpihakan, Pedagang Kecil Pasar Ploso Ditindas Sistematis!

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:36 WIB

50115 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,– 25 Januari 2026 Suara perlawanan terhadap ketidakadilan di Kabupaten Jombang kian menggelegar. Pimpinan Redaksi Nasionaldetik.com bersama Lembaga Bantuan Hak Asasi Manusia (LBHAM) secara terbuka menyoroti wajah buram pemerintahan Kabupaten Jombang yang dinilai semakin jauh dari semangat membela wong cilik.

Kasus pengusiran dan monopoli lahan di Pasar Ploso menjadi bukti nyata bahwa “karpet merah” hanya diberikan kepada pemilik modal dan kroni, sementara pedagang kecil dibiarkan mati perlahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

LBHAM dan Nasionaldetik.com berdiri di barisan depan membela para pedagang lesehan Pasar Ploso yang hak-hak ekonominya dirampas oleh kebijakan Dinas Perdagangan yang tidak transparan.

Mengecam keras praktik Standar Ganda. Di satu sisi, pedagang kecil dilarang berjualan di halaman, namun di sisi lain, lahan tersebut justru “dijual” atau dialokasikan untuk kepentingan Pujasera yang dikelola kelompok elit pasar (HIPAS).

Titik konflik berada di halaman Pasar Ploso, namun isu ini kini meluas menjadi simbol perlawanan terhadap ketidakadilan birokrasi di seluruh Kabupaten Jombang.

Kritik ini dilayangkan saat penderitaan pedagang mencapai titik nadir akibat intimidasi relokasi tanpa dasar hukum yang jelas dari pihak dinas.

Terdeteksi adanya indikasi kuat Nepotisme. LBHAM menyoroti dugaan penguasaan lapak strategis oleh oknum keluarga pengelola pasar, sementara pedagang lama yang tidak memiliki “jalur orang dalam” disingkirkan ke area mati.

Pengelola pasar dan dinas menggunakan tangan besi secara halus; menolak memberikan surat resmi namun terus melakukan penekanan di lapangan, menciptakan iklim usaha yang penuh rasa takut bagi pedagang kecil.
Pernyataan Sikap LBHAM & Redaksi

Menuntut Pemerintah Kabupaten Jombang segera menghentikan segala bentuk pengusiran pedagang lesehan tanpa solusi yang adil dan bermartabat.

Mendesak audit total terhadap pembagian nomor lapak yang diduga sarat permainan uang dan nepotisme demi memperkaya kelompok tertentu.

Jika Dinas Perdagangan tidak mampu menunjukkan surat resmi pelarangan halaman dan memberikan keadilan bagi paguyuban pedagang, maka pejabat terkait dinilai gagal total dalam mengemban amanah rakyat.

“Pasar Ploso bukan milik pribadi atau kelompok HIPAS. Ini adalah aset publik yang harus menghidupi rakyat, bukan malah mencekik leher mereka demi ambisi Pujasera segelintir orang!” – Pimpinan Redaksi Nasionaldetik.com.

Tim Investigasi redaksi

Berita Terkait

PNIB : Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Teguhkan Indonesia Negeri Pancasila Pusat Kesetaraan dan Toleransi Dunia
Matinya Demokrasi Desa: Pengurus KDMP Desak Batalkan Perekrutan Karyawan Titipan dari Luar Desa
Aliansi Santri GUS DUR Dukung Gus Muhaimin Pimpin PBNU
Perkuat Ekonomi Desa, Pemdes Sentul Luncurkan Program Kemitraan Ayam Petelur melalui BUMDES
Kolaborasi TNI-Polri Intensifkan Penindakan Judi Sabung Ayam di Jombang
LBHAM : Menunda Gaji Guru Berbulan-bulan Adalah Bentuk Eksploitasi dan Ketidakadilan Serta Pelanggaran HAM.
LBHAM Mengapresiasi Nalar Kritis Komisi C DPRD Jombang Dalam RDP, Tapi Tidak Mempunyai Keberanian
Inspektorat Jombang Diduga “Pasang Badan”, Upaya Mengaburkan Fakta Ambruknya Pasar Ploso Mengarah ke Obstruction of Justice?

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:00 WIB

Miris..!! Hendak Pulang Kerja Pengendara Motor Dibegal di Cikarang Selatan, Motor Raib Dibawa Pelaku

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:32 WIB

IWO Indonesia Somasi DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Terkait Dugaan Menghalangi Tugas Wartawan

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:55 WIB

Panitia Pelaksana Pemilihan Calon BPD Desa Karangbahagia Disinyalir Pungli

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:24 WIB

Soroti Anggaran Rp 66 Miliar, IWO Indonesia Desak Audit Diskominfosantik Bekasi Terkait Pertemuan Mewah Influencer

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:16 WIB

Gimmick Komunikasi Plt Bupati Bekasi: Influencer Dimanja di Hotel Mewah, Pers Formal ‘Dianaktirikan’

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:28 WIB

Kawasan SGC Amburadul, Nyali Plt. Bupati Bekasi Dipertanyakan : Menata Pusat Kota Saja Gagal, Apalagi Pelosok

Kamis, 30 April 2026 - 09:47 WIB

Reaksi Anti Transparansi: Kades Sindangjaya Kecamatan Cabangbungin Tantang UU Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 28 April 2026 - 07:50 WIB

Insiden Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur: Gerbong Wanita Ringsek Dihantam Lokomotif

Berita Terbaru