INVESTIGATIF NOMOR: 005/LPM-ND/I/2026 DARURAT NASIONALISME: BENDERA ROBEK DI DESA TEGALREJO DAN BUNGKAMNYA CAMAT – SEBUAH PERSEKONGKOLAN APATIS?

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 18:36 WIB

50144 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,– 19 Januari 2026 Skandal penghinaan terhadap simbol negara di Kantor Desa Tegalrejo memasuki babak baru yang lebih kelam. Tidak hanya soal bendera yang luntur dan robek, namun sikap Camat Sumbermanjing Wetan yang seakan-akan “tutup mata dan tutup telinga” terhadap temuan ini menjadi bukti nyata bobroknya pengawasan birokrasi di wilayah tersebut.

Pimpinan Redaksi nasionaldetik.com menyatakan kegeramannya atas sikap diamnya otoritas kecamatan yang seharusnya menjadi garda pengawas bagi desa-desa di bawah naungannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Tegalrejo sebagai pelaku pembiaran, dan Camat Sumbermanjing Wetan sebagai atasan yang melakukan pembiaran sistematis (tutup telinga) terhadap pelecehan simbol negara.

Pengibaran Bendera Negara yang rusak/robek (Pelanggaran Pasal 24 UU No. 24/2009) yang diperparah dengan hilangnya fungsi kontrol dari pihak Kecamatan.

Kantor Desa Tegalrejo, Kabupaten Malang.

Temuan dilaporkan secara terbuka pada Januari 2026, namun hingga saat ini tidak ada tindakan tegas maupun respon konkret dari pihak Camat.

Terjadi akibat matinya hati nurani nasionalisme dan sikap arogan birokrasi yang menganggap remeh teguran media serta masyarakat.

Bendera robek dibiarkan berkibar; saat dikonfirmasi, pihak desa hanya memberi janji palsu “besok diganti”, sementara pihak Camat justru memilih bungkam seribu bahasa, seolah-olah kemuliaan Merah Putih bukanlah prioritas kerja mereka.

SOROTAN KRITIS: “CAMAT TUTUP MATA, SEJARAH TERLUKA”

Pimpinan Redaksi nasionaldetik.com menegaskan bahwa sikap diam seorang Camat adalah bentuk pengkhianatan terhadap tugas pokok dan fungsinya.

“Sangat memuakkan melihat seorang pejabat publik (Camat) yang digaji oleh pajak rakyat, namun pura-pura tuli saat simbol kedaulatan negara diinjak-injak oleh bawahannya sendiri. Jika bendera saja tidak dianggap penting, jangan-jangan penderitaan rakyat juga dianggap angin lalu,” tegasnya dengan nada bicara yang tajam.

Lanjutnya, “Jawaban ‘besok’ dari pihak desa adalah sebuah penghinaan, namun diamnya Camat adalah sebuah kejahatan jabatan.

Kami tidak akan berhenti menyuarakan ini sampai ada tindakan nyata terhadap pelaku yang meremehkan lambang suci Merah Putih.”

DESAKAN DAN TUNTUTAN

Mendesak Bupati Malang untuk segera mencopot atau mengevaluasi Camat Sumbermanjing Wetan karena gagal mendidik dan mengawasi bawahannya terkait etika bernegara.

Menuntut Pertanggungjawaban Moral: Meminta Camat dan Kepala Desa berdiri di bawah tiang bendera dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kelalaian mereka.

Mengingatkan kembali bahwa pembiaran terhadap pengibaran bendera rusak memiliki delik pidana. Jika pihak Kecamatan tidak segera bertindak, maka publik berhak mempertanyakan legitimasi kepemimpinan mereka.

“Kemerdekaan direbut dengan nyawa, bukan dengan jawaban ‘iya besok’. Kedaulatan dijaga dengan ketegasan, bukan dengan menutup telinga!”

Redaksi Nasionaldetik.com
Berani, Tajam, Menjaga Marwah NKRI

Berita Terkait

Pangdivif 2 Kostrad Buka Kejuaraan Renang 2026
SKANDAL SUMAWE: Tanah Bengkok Dijarah, BPD Jadi ‘Macan Ompong’ di 15 Desa
Divif 2 Kostrad Mengadakan Acara Syukuran HUT Ke-65
JALAN RAKYAT DIHANCURKAN DEMI CUAN TAMBANG, PEMKAB MALANG TUTUP MATA?
Malang “Kota Pelajar” atau “Kota Terbiar”? Tim Investigasi GPN Kecam Buruknya Tata Ruang dan Pembiaran Fasilitas Publik
Taruna Akmil & Prajurit Divisi 2 Lari Pagi Gembira
Respon Cepat Laporan Masyarakat, Polsek Kedungkandang Bubarkan Aksi Balap Liar di Kawasan Buring
Saksi Kasus Bendungan Lahor “Serang Balik” Penyidik: Sebut Laporan Mengada-ada dan Tuntut Jembatan Gratis

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:14 WIB

Dukung Kesehatan Balita, Personel Polsek Maja Polres Majalengka Dampingi Kader Posyandu Sosialisasi Imunisasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:10 WIB

Kanit binmas polsek rajagaluh laksanakan monitoring lahan ketahanan pangan di desa sindangpano

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:05 WIB

SAT LANTAS POLRES MAJALENGKA LAKSANAKAN GATUR PAGI UNTUK BERIKAN PELAYANAN TERBAIK KEPADA MASYARAKAT

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:57 WIB

Jelang Hari Raya Iduladha, Polsek Malausma Tingkatkan Imbauan Kamtibmas

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:35 WIB

Polsek Cikijing Laksanakan Patroli SPPG, Pastikan Program MBG Berjalan Aman dan Lancar

Senin, 25 Mei 2026 - 16:50 WIB

Dandim 0617/Majalengka Pimpin Langsung Upacara Bendera di Makodim, Suasana Khidmat dan Penuh Makna

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:42 WIB

Persit KCK Cabang XXVIII Kodim 0617/Majalengka Gelar Olahraga Bersama, Perkuat Soliditas dan Kebugaran Keluarga Besar TNI

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:02 WIB

Peringatan Harkitnas ke-118 di Majalengka: Kasdim Bacakan Amanat Menkomdigi soal Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Berita Terbaru