Nasionaldetik.com,— Krisis pendidikan ganda melanda SMPN 4 Kerusakan fisik bangunan sekolah yang parah dan membahayakan, termasuk atap, plafon, meja, kursi, serta ketiadaan fasilitas vital (perpustakaan dan laboratorium). Penurunan jumlah siswa secara drastis, mengancam keberlangsungan sekolah yang telah berdiri hampir lima dekade ini.
Siswa dan guru SMP N 4 Balik Bukit, Siswa terganggu konsentrasinya akibat debu reruntuhan, Darmawan, Kepala Sekolah SMP N 4 Lampung Barat,Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (terkait lambatnya respons bantuan).
Jumat, 31 Oktober 2025,
Terjadi beberapa bulan yang lalu akibat puting beliung. Hingga 31 Oktober 2025, bantuan belum turun meskipun laporan sudah disampaikan.
SMP Negeri 4 Balik Bukit, Lampung Barat, Diduga karena faktor demografi dan berkurangnya minat masyarakat yang lebih memilih sekolah modern, Diakibatkan oleh bencana puting beliung.
Kepala sekolah mengklaim bahwa laporan sudah disampaikan, namun belum ada tindak lanjut atau peninjauan dari pihak dinas/pemerintah. Ini memunculkan pertanyaan kritis mengenai prioritas dan kecepatan birokrasi penanganan bencana daerah.
Kegiatan belajar mengajar (KBM) terganggu secara fisik dan mental akibat kondisi bangunan.
Reruntuhan debu dari jendela yang rusak mengancam keselamatan dan konsentrasi siswa.
Kepala sekolah, Darmawan, telah melaporkan kerusakan dan berharap pihak dinas/pemerintah segera membantu dan meninjau lokasi.
Masyarakat dan siswa menantikan langkah konkret dan mendesak dari Pemerintah Daerah Lampung Barat untuk segera mengalokasikan dana perbaikan dan memastikan hak siswa atas lingkungan belajar yang layak dan aman terpenuhi.
Reporter Yovi







































