Skandal Busuk di Dishub DKI: Kadishub Bungkam, Preman Berseragam Masih Bebas Berkeliaran

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 18:01 WIB

50170 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com,— Kasus dugaan penggelapan uang rekrutmen tenaga non-ASN senilai puluhan hingga ratusan juta yang menyeret nama oknum pegawai aktif Dishub DKI Jakarta, Dewi Theresia Munthe, semakin memantik kemarahan publik.
Bagaimana tidak, dalam pengakuannya sendiri kepada LSM KCBI, Dewi mengakui bahwa dirinya telah menerima uang dari sekitar 15 korban, dan bahkan secara terbuka menyebut, “Saya ini preman berseragam di Dishub DKI Jakarta.”

Pernyataan tersebut mengguncang publik dan mempermalukan institusi pemerintah yang seharusnya menjadi teladan dalam pelayanan publik.
Namun, yang lebih mengejutkan lagi — Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta memilih bungkam saat awak media konfirmasi via WhatsApp.
Tidak ada keterangan resmi, tidak ada langkah tegas, seolah kasus besar ini bisa disapu di bawah karpet.

Sikap diam Kadishub DKI Jakarta itu kini menimbulkan dugaan kuat adanya upaya pembiaran atau bahkan “main mata” dengan pelaku.
“Diamnya pimpinan adalah bentuk ketidakberanian. Jika tidak segera bertindak, maka publik akan menilai Kadishub ikut melindungi oknum,” ujar salah satu sumber internal LSM KCBI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) pun bergerak cepat.
Melalui Ketua Umum Joel Barus, lembaga ini resmi melaporkan kasus tersebut ke Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Inspektorat Kementerian Perhubungan.
Langkah ini dilakukan agar oknum berseragam yang mengaku preman itu ditindak secara tegas dan transparan.

“Kami menilai kasus ini sudah mencederai martabat ASN dan mempermalukan institusi Dishub. Jika pimpinan tidak berani menindak, kami akan mendorong aparat penegak hukum untuk turun tangan,” tegas Joel Barus.

KCBI juga mendesak Inspektorat dan Kementerian Perhubungan untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap praktik-praktik kotor di tubuh Dishub DKI, karena indikasi adanya jaringan calo dan penyalahgunaan jabatan sudah sangat nyata.

Kini publik menunggu, apakah Kadishub DKI Jakarta akan tetap bersembunyi di balik diamnya, atau berani tampil tegas membersihkan lembaganya dari oknum preman berseragam yang memperdagangkan jabatan dan mempermalukan pemerintah.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Dewan Pers Menangkan Aduan Cyber Nasional, Cardinal News Terancam Denda Rp500 Juta dan Sanksi Pidana
Jejak Siluman Pemenang Tender Ratusan Miliar: PT Indoraya Multi Internasional Raib dari Domisili Resmi
Diduga Intimidasi Wartawan, IWO Indonesia Siapkan Aksi Besar di Depan UNSIKA Karawang
Publik Soroti Kerja KPF, Tegaskan Tolak Generalisasi terhadap TNI
Cepat Layani Aduan Masyarakat, Karo Humas dan Protokol ATR/BPN Imbau Jajaran Perkuat Koordinasi dengan Ditjen Teknis
Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
Ketua Umum IWO Indonesia Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama KPK RI
Kasus Pembatalan Sertipikat Tanah Transmigrasi di Kalimantan Selatan, Menteri Nusron Akan Kembalikan Hak Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:44 WIB

IBU WAMENDAGRI RIPKA HALUK DALAM BALUTAN BUDAYA HUWULAMA

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:28 WIB

“MEMILUKAN” Nyawa ABK Ditawar Rp20 Juta, SPRIN: Ini Pelecehan terhadap Hukum Negara

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:08 WIB

DPD IWO – I Kota Tangerang Menggelar Berbagi,Berbagi Ratusan Tanjil dan Nasi siap Saji ,menjelang Berbuka Puasa Ramadan Tahun (2026 M -1447H)

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:57 WIB

Skandal Ijazah Palsu Dan Mafia Tanah Oknum Kades Terkuak

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:36 WIB

Aliansi Rakyat Mandiri Indonesia Makassar Gelar Aksi Damai, Tolak Relokasi PKL Tanpa Persiapan Matang

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:25 WIB

Misteri Ratusan Miliar Proyek Rak KDMP: Kantor Fiktif, Gudang Militer, dan Aroma Impor Murahan

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:24 WIB

Dukungan Penuh Maung Kubu Raya bagi Polda Kalbar dalam Proses Penyelidikan Dugaan Korupsi Rumah Khusus Padang Tikar 2

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:47 WIB

Aktivitas PETI Marak Terkesan Bebas Menggunakan Alat Excavator di Kecamatan Boyan Tanjung,Diminta Presiden dan Kapolri Turun Tangan dan Tindak Tegas

Berita Terbaru