PMII Bantul Ultimatum Pemerintah: Program MBG Ancam Masa Depan Pendidikan Indonesia

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026 - 22:23 WIB

5097 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantul, nasionaldetik.com

Ketua umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bantul menyoroti secara serius terkait adanya pangkasan anggaran pendidikan secara signifikan untuk dialokasikan ke Program Makanan Bergizi Gratis ini.

(Ketua Umum PC PMII Bantul Yudi Sipriadi) “Program MBG ini mengancam masa depan anak bangsa. Anggaran pendidikan yang dipangkas jumlahnya sangat besar untuk dialokasikan ke program ini. Sekitar 223,5 Triliun, angka yang sangat fantastis dan jika digunakan untuk pendidikan, guru honorer akan sejahtera dan anak muda akan dengan mudah untuk mengenyam pendidikan.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program MBG tersebut malah menjadi perbincangan publik yang menimbulkan dampak pro dan kontra di tengah masyarakat. Khawatirnya, jika pemerintah tidak segera berbenah dan evaluasi besar-besaran terkait program MBG ini, akan menimbulkan dampak negatif yang tidak ada ujungnya di tengah-tengah masyarakat.

Program yang diyakini oleh presiden ini bisa memperkuat kualitas pendidikan melalui pemenuhan gizi terlebih dahulu, malah menimbulkan banyak masalah yang menciptakan perpecahan di tengah-tengah masyarakat. Beberapa hal yang perlu kita soroti yakni berkaitan dengan bagaimana program ini berjalan. Mulai dari filterisasi sekolah penerima manfaat, kelayakan program, kualitas makanan dan transparansi distribusi anggaran agar segera dievaluasi total. Jika tidak, kami akan terus menyuarakan dan melakukan eskalasi gerakan yang lebih besar.

Menurut Yudi, Masa depan anak bangsa terancam. banyak sekolah-sekolah dipelosok negeri yang hampir roboh, guru-guru honorer yang dilema dengan keberlangsungan hidupnya, dan lebih mirisnya ada nyawa anak kecil di NTT yang hilang karena tidak mampu mengakses pendidikan.

“Seharusnya pemerintah segera menindaklanjuti keluhan dan kritik-kritik dari masyarakat, karena ruang fiskal untuk pemenuhan hak-hak atas pendidikan jadi terpinggirkan. Utamanya dalam aspek peningkatan kualitas guru, sarana dan prasarana, bantuan pendidikan dan akses-akses pendidikan yang setara (Yudi Sipriadi)

Pendidikan adalah komponen utama untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia. Karena bangsa yang maju adalah bangsa yang kualitas dan akses pendidikan nya terjamin.

Red.

Berita Terkait

Semangat Tak Terbendung! Konstruksi Besi Jembatan Gantung Garuda di Cerme Kian Menguat
Hadir di KPPD, Prabowo Bicara Dari Hati ke Hati untuk Bangsa
Kejar Pertumbuhan dan Investasi di Jateng, Ahmad Luthfi Andalkan Kepastian Hukum
KPK Dalami Dugaan Jaringan di Balik OTT Bupati Tulungagung
Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan
Penuh Semangat, Jembatan Beton Garuda di Sambeng Segera Jadi Akses Andalan Warga
Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62
Tingkatkan Kemampuan Prajurit, Koramil 421-03/Pnh Gelar UTP

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:59 WIB

Aroma Perjudian Menyengat di Pasar 4 Kutalimbaru: Arena Sabung Ayam Diduga Milik ‘Edy’ Beroperasi Bebas, Kapolsek Membisu

Sabtu, 18 April 2026 - 19:15 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, TNI Dampingi Penyaluran Pupuk bagi Petani

Sabtu, 18 April 2026 - 19:01 WIB

Tangkap Debt Collector (DC) : Diteror Akan Dibunuh, Wartawan Sekaligus Ketua PERWAST Melaporkan Kepolisi

Sabtu, 18 April 2026 - 18:13 WIB

Duka Mendalam Atas Wafatnya Sekertaris Jendral PWI Pusat Zulmansyah Sekedang.

Sabtu, 18 April 2026 - 17:59 WIB

LSM PKPB Resmi Laporkan Dugaan Ketidaktransparanan Dana Desa di Puluhan Desa ke BPK Banten dan Pusat

Jumat, 17 April 2026 - 23:27 WIB

Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos.,M.Si.,M.Han Ziarah ke Makam Tokoh pembangunan Riau dan Tokoh Pengibar Bendera Pertama

Jumat, 17 April 2026 - 21:57 WIB

JMI Meminta APH Untuk segera Mengambil Langkah Hukum Terhadap Laporan Dugaan Pelanggaran di BGN

Jumat, 17 April 2026 - 19:40 WIB

PEMDES TOLISETUBONO DIDUGA LAKUKAN PEMBENARAN SEPIHAK: HAK JAWAB DIMUAT, TAPI TOLAK TUNJUKKAN BUKTI DOKUMEN SAAT DIKONFIRMASI

Berita Terbaru