Kabanjahe, Karo Nasionaldetik.com
28 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Karo bersama Pemerintah Kota Palangkaraya menggelar Focus Group Discussion (FGD) sebagai langkah konkret tindak lanjut kerja sama antar daerah (KAD) di sektor pangan hortikultura. Kegiatan yang berlangsung di Aula Rakutta Brahmana Kantor Bupati Karo ini mempertemukan pelaku usaha hortikultura Kabupaten Karo, pemangku kepentingan, dan perwakilan Bank Indonesia yang bertindak sebagai fasilitator utama dan penyokong logistik dalam skema Kerjasama Antar Daerah (KAD) untuk membahas optimalisasi distribusi komoditas unggulan.
FGD ini bertujuan untuk memetakan potensi komoditas hortikultura Karo, seperti cabai merah dan sayur-mayur, guna menjamin kestabilan pasokan dan harga di Kota Palangkaraya.
Sebelumnya diketahui bahwa Pemerintah Kabupaten Karo dan Pemerintah Kota Palangkaraya telah resmi menjalin Kerjasama Antar Daerah (KAD) dalam pengembangan dan distribusi komoditas hasil pertanian.
Sebagai daerah produsen, Kabupaten Karo berkomitmen menyuplai kebutuhan pangan strategis ke Palangkaraya yang bertindak sebagai daerah konsumen.
Adapun yang menjadi point utama pada FGD ini diantaranya :
1. Stabilitas Harga : menjaga harga di tingkat petani Karo agar tidak anjlok saat panen raya sekaligus menekan inflasi di Palangkaraya.
2. Realisasi Distribusi: Sebelumnya, telah dilakukan pengiriman total 1,05 ton cabai merah dari Karo ke Palangkaraya dalam tiga tahap selama bulan April 2026 sebagai bukti nyata kerja sama.
3. Peningkatan Kesejahteraan: Mendorong ekosistem usaha yang terintegrasi bagi UMKM sektor pertanian dan kelompok tani di kedua wilayah.
Di tengah acara FGD ini juga dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangkaraya dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo Tentang Distribusi dan Stabilisasi Pasokan Komoditas Pertanian Dalam Rangka Pemenuhan Kebutuhan Pangan Daerah
Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes., menekankan bahwa sinergi ini sangat krusial.
“Kabupaten Karo memiliki kualitas hortikultura yang tinggi, namun diperlukan sinergi dengan daerah seperti Palangkaraya agar potensi ini terserap maksimal demi kesejahteraan petani,” ujar Bupati.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Wali Kota Palangkaraya, Ir. Achmad Zaini, M.P., IPU yang turut hadir dalam rangkaian FGD dan kunjungan lapangan menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan solusi strategis untuk memastikan ketersediaan pangan bagi warga Palangkaraya secara berkelanjutan.
Selain diskusi teknis, agenda ini mencakup kunjungan lapangan ke lahan pertanian unggulan Gapoktan Terpuk Sisiwah Desa Suka Kecamatan Tigapanah untuk melihat langsung pola distribusi dan kualitas produksi petani lokal.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Diskominfo
#karounggul #karoberiman #karoberbudaya #karomodern #karosejahtera







































