Para Kepala Pekon Desak Kepala SMAN 1 Air Naningan Beri Penjelasan Terbuka Soal Hasil SPMB

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:48 WIB

5046 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGGAMUS –NasionalDetik .Com

 

 Sejumlah Kepala Pekon di Kecamatan Air Naningan mendesak Kepala SMAN 1 Air Naningan, Hairani, memberikan penjelasan secara terbuka terkait hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang menuai keluhan masyarakat. Sabtu (27/6/2026).

 

Desakan tersebut muncul setelah banyak calon peserta didik asal Kecamatan Air Naningan dinyatakan tidak lolos seleksi, sehingga memicu kekecewaan di tengah masyarakat.

 

Kepala Pekon Air Kubang, Suyatno, mengatakan masyarakat merasa kecewa karena sejak awal turut berperan dalam proses berdirinya SMAN 1 Air Naningan. Menurutnya, warga dari berbagai pekon tidak hanya bergotong royong, tetapi juga mengumpulkan dana secara swadaya demi mendukung pembangunan sekolah tersebut.

 

“Harapan masyarakat saat itu sederhana, agar anak-anak mereka dapat mengenyam pendidikan di sekolah negeri tanpa harus bersekolah ke luar wilayah. Karena itu, wajar jika sekarang mereka mempertanyakan mengapa justru banyak calon siswa dari Air Naningan yang tidak diterima,” ujar Suyatno.

 

Ia menegaskan akan meminta pihak sekolah memberikan penjelasan secara terbuka mengenai mekanisme seleksi, kuota penerimaan, dasar penilaian, hingga alasan banyaknya calon siswa dari wilayah setempat yang tidak lolos dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.

 

Senada, Kepala Pekon Sinar Jawa, Hadi Hariyanto, juga meminta adanya transparansi dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian dari akuntabilitas publik yang harus dijaga oleh setiap lembaga pendidikan.

 

“Kami meminta pihak sekolah membuka informasi penggunaan Dana BOS secara transparan agar tidak menimbulkan pertanyaan maupun spekulasi di tengah masyarakat. Keterbukaan merupakan hak publik dan menjadi bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik,” katanya.

 

Menurut Kakon Sidomulyo, Alamudin, persoalan SPMB dapat menjadi pemicu meningkatnya kenakalan remaja. “Apabila banyak calon siswa yang stres hingga putus sekolah, maka akan berpotensi meningkatnya kenakalan remaja”, tandasnya.

 

Para kepala pekon berharap pihak SMAN 1 Air Naningan segera memberikan klarifikasi resmi terkait pelaksanaan SPMB maupun pengelolaan Dana BOS. Mereka juga meminta pemerintah daerah serta instansi terkait memberikan perhatian terhadap aspirasi masyarakat guna menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pendidikan di Kecamatan Air Naningan.

 

Hingga berita ini ditulis, pihak SMAN 1 Air Naningan belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan tersebut. Redaksi masih berupaya menghubungi Kepala SMAN 1 Air Naningan, Hairani, untuk memperoleh konfirmasi dan penjelasan sehingga pemberitaan tetap berimbang. (Tim).

Berita Terkait

Ada Nya Pungli Pada SMAN Purwodadi
Bunga Untuk Keadilan : Hinca Panjaitan Ajak Polres Karo Tebarkan Keharuman Pelayanan
Jembatan Perintis Garuda Kali Song Diresmikan, Hubungkan Akses Tiga Desa di Tulungagung
Tanggapi Penggembosan BEM, PNIB : Mahasiswa itu Pejuang Intelektual Harapan Bangsa, Tidak Terbeli Nominal Berapapun
Gerak Cepat Sekda Amir Makhmud Jaga Kredibilitas MBG, Seluruh SPPG di Kabupaten Tegal Dipastikan Valid
Dibalik Opini WTP ke-10, DPRD Soroti SILPA APBD Kabupaten Tegal yang Mencapai Rp166 Miliar
Daftar Lengkap Mutasi Polda Lampung, Sejumlah PJU dan 6 Kapolres Diganti
LPAKN RI Projamin Tantang 3 Dapur MBG di Limau untuk Keterbukaan Anggaran

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:37 WIB

Warga Tanralili Maros Desak Penertiban Hiburan Malam Diduga Jual Miras dan Terima Pengunjung di Bawah Umur

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:31 WIB

Tutup Formalitas Buka Lewat Celah: Ada Apa di Balik Senyapnya Penindakan Toko Obat Daftar G di Pondok Aren?

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:21 WIB

Gedung Cathlab RSUD Kolonel Abundjani Bangko Rampung Sejak 2025, Tinggal Tunggu Alkes dari Kemenkes

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:16 WIB

Suara Hati Petani Kopi: Saat Pupuk Subsidi Menjadi Barang Langka di Argotirto. 

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:44 WIB

Babinsa Koramil 07/Salak Pantau Perputaran Ekonomi Petani Karet di Pakpak Bharat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:39 WIB

Program Infrastruktur Presiden Prabowo Hadir di Desa, Jembatan Perintis Direhab Lewat Karya Bakti TNI

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:17 WIB

Lewat Secangkir Kopi, Babinsa Koramil 03/Parongil Wujudkan Deteksi Dini dan Cegah Dini di Desa Binaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:42 WIB

37 Anggota OPM Kodap IV Sorong Raya Kembali ke Pangkuan NKRI Berkat Pendekatan Humanis Satgas Yonif 410/Alugoro

Berita Terbaru