From Disaster to Quality Care: FKep USK dan PSIK Unaya Perkuat Resiliensi Perawat IGD dan Implementasi Sasaran Keselamatan Pasien di RSUD Pidie Jaya

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:14 WIB

5071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— 24 Juni 2026 Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (USK) dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Abulyatama melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Resiliensi Perawat Emergensi dalam Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan Keperawatan saat Bencana Hidrometeorologi di Pidie Jaya, Aceh” yang berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya pada Selasa, 23 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang memperoleh dukungan dari AINEC Research & Community Services Award Tahun 2026, sebuah hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Association of Indonesian Nurse Education Center (AINEC) untuk mendukung inovasi dan pengembangan keilmuan keperawatan yang berdampak bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah bagian dari upaya penguatan kapasitas tenaga keperawatan khususnya Perawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan pada situasi bencana hidrometeorologi yang terjadi di Aceh.

Pidie Jaya sebagai salah satu wilayah yang rentan terhadap kejadian banjir, cuaca ekstrem, dan bencana terkait iklim memerlukan tenaga kesehatan yang tangguh, adaptif, serta mampu menjaga mutu pelayanan dan keselamatan pasien di tengah kondisi krisis.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Ns. Rosa Galica Gita Gressia, S.Kep., M.Kep, dosen Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Turut bergabung dalam tim pengabdi yaitu Dr. Ns. Hilman Syarif, M.Kep., Sp.Kep.MB, selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan Fakultas Keperawatan USK, serta Ns. Iskandar, S.Kep., M.Kep, selaku Sekretaris AIPNI Regional I Wilayah Aceh dan Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Abulyatama.

Kegiatan ini juga melibatkan tiga mahasiswa Fakultas Keperawatan USK, yaitu Balqies Amelia Putri, Ikmaldi Nabawi, dan Ade Rahmad Ilham.

Acara dibuka secara resmi oleh perwakilan RSUD Pidie Jaya, Ns. Salma, S.Kep., MKM, selaku Kepala Bidang Keperawatan.

Kegiatan juga dihadiri oleh jajaran manajemen rumah sakit, antara lain Dian Melanie Jamil, SST., S.Farm., M.Keb selaku Penanggung Jawab Diklat, Mardiana, Amd.Keb selaku Penanggung Jawab Rawat Jalan, Ns. Rahmi Zahara, S.Kep selaku Penanggung Jawab Mutu dan Etika Profesi, serta Ns. Yusnidar, S.Kep selaku Ketua Komite Keperawatan.

Sebanyak 30 perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Pidie Jaya mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Materi yang diberikan mencakup konsep resiliensi perawat dalam menghadapi situasi krisis dan bencana, strategi penguatan resiliensi individu maupun tim, serta penerapan sasaran keselamatan pasien sebagai bagian dari upaya menjaga mutu pelayanan keperawatan pada kondisi darurat bencana.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara interaktif melalui metode ceramah, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi. Para peserta aktif berdiskusi mengenai pengalaman dan tantangan yang dihadapi saat menangani dampak bencana hidrometeorologi di wilayah kerja mereka. Selain itu, peserta juga terlibat langsung dalam simulasi penerapan sasaran keselamatan pasien untuk meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan dan koordinasi pelayanan pada situasi darurat.

Ketua pelaksana kegiatan, Ns. Rosa Galica Gita Gressia, S.Kep., M.Kep, menyampaikan bahwa penguatan resiliensi perawat merupakan aspek penting dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang tangguh terhadap bencana.

“Perawat merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan saat terjadi bencana.

Oleh karena itu, kemampuan beradaptasi, mengelola tekanan kerja, serta menjaga mutu pelayanan dan keselamatan pasien menjadi kompetensi yang sangat penting untuk terus diperkuat,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak RSUD Pidie Jaya, khususnya bagian pendidikan dan pelatihan (Diklat). Antusiasme peserta dan dukungan manajemen rumah sakit menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap program-program peningkatan kapasitas tenaga kesehatan yang relevan dengan tantangan pelayanan saat ini.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesiapsiagaan tenaga keperawatan menghadapi bencana sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk pengembangan berbagai program kerja sama dan pengabdian masyarakat lainnya yang dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Aceh.

Tim Redaksi

Berita Terkait

MENJAGA INTEGRITAS DARI GERBANG SELEKSI, WASDAL SPERSAL HADIR DI KODAERAL I ‎
Sodoran Tangan yang Ditepis: Sinyal Pengafkiran Gerbong Politik Jombang
Anggaran Rp1,7 Miliar Menguap di Proyek GSG Tigaraksa, DTRB Kab. Tangerang Bungkam?
Hukum Cuma Papan Nama? Tambang Diduga Ilegal Bebas Keruk Landskap Ciwandan Cilegon
Monitoring MBG di SPPG Tiga Dara Majalengka, Danramil Pastikan Standar Kebersihan Terpenuhi
SMAN 2 Abung Semuli Kembali Ukir Prestasi, Sejumlah Siswa Diterima di Perguruan Tinggi Negeri
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Penanganan Karhutla, 92 Persen Lahan Terdampak Berhasil Dipadamkan
Mabes TNI dan Unsur Daerah Bersinergi Cegah Karhutla di Rokan Hilir

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:18 WIB

MENJAGA INTEGRITAS DARI GERBANG SELEKSI, WASDAL SPERSAL HADIR DI KODAERAL I ‎

Rabu, 2 September 2026 - 18:17 WIB

Sodoran Tangan yang Ditepis: Sinyal Pengafkiran Gerbong Politik Jombang

Rabu, 2 September 2026 - 18:11 WIB

Anggaran Rp1,7 Miliar Menguap di Proyek GSG Tigaraksa, DTRB Kab. Tangerang Bungkam?

Rabu, 2 September 2026 - 18:07 WIB

Hukum Cuma Papan Nama? Tambang Diduga Ilegal Bebas Keruk Landskap Ciwandan Cilegon

Rabu, 2 September 2026 - 18:01 WIB

Monitoring MBG di SPPG Tiga Dara Majalengka, Danramil Pastikan Standar Kebersihan Terpenuhi

Rabu, 2 September 2026 - 15:25 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Penanganan Karhutla, 92 Persen Lahan Terdampak Berhasil Dipadamkan

Rabu, 2 September 2026 - 15:19 WIB

Mabes TNI dan Unsur Daerah Bersinergi Cegah Karhutla di Rokan Hilir

Rabu, 2 September 2026 - 15:05 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Persit, Dari Ketahanan Keluarga hingga Kemandirian UMKM

Berita Terbaru