BANTEN, Nasionaldetik.com
— Energi bukan sekadar komoditas, melainkan fondasi kedaulatan, penggerak ekonomi, dan penentu masa depan bangsa. Di tengah dinamika global, Indonesia harus mampu mengoptimalkan potensi sumber daya alam, memperkuat teknologi nasional, dan memastikan energi tersedia secara adil serta terjangkau. Kemandirian energi bukan sekadar slogan, melainkan komitmen untuk mengubah kekayaan negeri menjadi kesejahteraan rakyat.
Perwujudannya membutuhkan pemerataan infrastruktur, pengembangan energi terbarukan, serta tata kelola yang transparan dan akuntabel. Distribusi bahan bakar bersubsidi harus tepat sasaran, sementara setiap proyek energi wajib memperhatikan hukum, keselamatan kerja, dan kelestarian lingkungan. Pers dan masyarakat sipil juga memiliki peran strategis dalam mengawal kebijakan melalui verifikasi fakta, pengawasan publik, dan pemberitaan yang profesional serta berimbang.
Indonesia yang kuat tidak hanya membutuhkan energi yang cukup, tetapi juga pengelolaan yang bersih, distribusi yang adil, dan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Dari Banten untuk Indonesia, semangat “ENERGI MANDIRI, INDONESIA BERDAYA” harus diwujudkan melalui kerja nyata dan kolaborasi seluruh elemen bangsa demi memperkuat kedaulatan nasional serta menyongsong Indonesia Emas 2045. Energi berdaulat, bangsa bermartabat, rakyat sejahtera.
(Suprani IWO-I/Nur Kennan Tarigan)





























