Diduga Kecewa Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Desa Bayu Tutup Akses Jalan sebagai Bentuk Protes

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 18:13 WIB

5076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com,– Kesabaran warga Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, diduga telah mencapai batas. Merasa kondisi jalan yang rusak berat belum kunjung mendapatkan penanganan, sejumlah warga melakukan aksi protes dengan memasang batang pisang dan penanda di tengah jalan, bahkan mengimbau kendaraan roda empat agar tidak melintasi jalur tersebut, pada Senin (13/07/2026).

Ruas jalan yang menghubungkan Dusun Pelantaran dengan Dusun Krajan itu merupakan akses utama masyarakat sekaligus jalur menuju Perkebunan Bumi Sari dan PLTMH Songgon. Kerusakan yang terjadi di sejumlah titik dinilai warga sudah membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat hujan maupun malam hari, serta mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa karena hingga kini kondisi jalan belum juga membaik. Menurutnya, masyarakat selama ini telah memenuhi kewajibannya sebagai wajib pajak, namun berharap pelayanan infrastruktur yang layak juga dapat dirasakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Percuma bayar pajak kalau jalannya tidak bisa dibuat bagus atau malah hancur total,” ungkapnya kepada awak media.

Sebagai bentuk penyampaian aspirasi, warga meminta para pengendara, khususnya kendaraan roda empat, untuk tidak memasuki akses Desa Bayu dan memilih memutar arah. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang dinilai sudah tidak layak dilalui.

Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi turut menyoroti persoalan tersebut. Menurut AWI, kerusakan jalan di Desa Bayu tidak hanya berdampak pada kenyamanan masyarakat, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan pengguna jalan dan kelancaran distribusi hasil perkebunan maupun aktivitas menuju PLTMH Songgon.

AWI DPC Banyuwangi berharap Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (PU CKPP) Kabupaten Banyuwangi bersama Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dapat segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi jalan tersebut. Peninjauan langsung dinilai penting agar pemerintah memperoleh gambaran nyata mengenai tingkat kerusakan serta dapat menentukan langkah penanganan yang tepat.

Warga berharap aspirasi yang mereka sampaikan melalui aksi tersebut menjadi perhatian serius. Mereka menginginkan adanya kepastian mengenai rencana perbaikan jalan mengingat ruas tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat Desa Bayu, termasuk menuju Perkebunan Bumi Sari dan PLTMH Songgon, yang setiap hari dilalui warga maupun kendaraan operasional.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi maupun instansi terkait mengenai tindak lanjut atas kondisi jalan tersebut. Media ini telah membuka ruang hak jawab kepada pihak-pihak yang berkepentingan dan akan memuat klarifikasi maupun tanggapan apabila telah diterima, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta prinsip pemberitaan yang berimbang.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Betonisasi RW 17 Kuta Bumi Disorot, Ketebalan Diduga Kurang dari 20 Sentimeter
Pengeroyokan Jurnalis di PT SSM Lambat Ditangani: Kinerja Polres Aceh Singkil Disorot Tajam, Divisi Propam Mabes Polri Didesak Turun Tangan
Rekam Jejak Kasat Reskrim Polres Muratara
*Tankos dan Solid Sawit, Alternatif Solusi Jangka Panjang Karhutla*
Babinsa Koramil 02/Sidikalang Pantau Aksi Pedagang Pasar, Tuntutan Kenaikan ILP Berujung Musyawarah
Babinsa Koramil 07/Salak Ajak Linmas dan Perangkat Desa Perkuat Deteksi Dini, Keamanan Desa Jadi Perhatian Bersama
Babinsa Koramil 04/Tigalingga Pantau Penyaluran BLT-DD Tahap III di Desa Palding
Cegah Karhutla Sejak Dini, Babinsa Parongil Sisir Ladang dan Ingatkan Petani Tak Bakar Lahan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 00:18 WIB

Betonisasi RW 17 Kuta Bumi Disorot, Ketebalan Diduga Kurang dari 20 Sentimeter

Selasa, 8 September 2026 - 22:40 WIB

Pengeroyokan Jurnalis di PT SSM Lambat Ditangani: Kinerja Polres Aceh Singkil Disorot Tajam, Divisi Propam Mabes Polri Didesak Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 21:14 WIB

Rekam Jejak Kasat Reskrim Polres Muratara

Selasa, 8 September 2026 - 20:46 WIB

*Tankos dan Solid Sawit, Alternatif Solusi Jangka Panjang Karhutla*

Selasa, 8 September 2026 - 20:30 WIB

Babinsa Koramil 07/Salak Ajak Linmas dan Perangkat Desa Perkuat Deteksi Dini, Keamanan Desa Jadi Perhatian Bersama

Selasa, 8 September 2026 - 20:23 WIB

Babinsa Koramil 04/Tigalingga Pantau Penyaluran BLT-DD Tahap III di Desa Palding

Selasa, 8 September 2026 - 20:17 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Babinsa Parongil Sisir Ladang dan Ingatkan Petani Tak Bakar Lahan

Selasa, 8 September 2026 - 10:48 WIB

Sinergi Lintas Institusi Percepat Penanganan Karhutla di Desa Penusupan, Pangkah

Berita Terbaru

NASIONAL

Rekam Jejak Kasat Reskrim Polres Muratara

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:14 WIB