PAKPAK BHARAT, Nasionaldetik.com
– Pembangunan desa menjadi langkah penting dalam membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semangat tersebut diwujudkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0206/Dairi dan resmi dibuka oleh Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor di Lapangan SD Negeri No. 030418 Kuta Tinggi, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Selasa (13/10/2026). Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, program ini menjadi bentuk sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur serta mendorong kemajuan wilayah pedesaan.
Upacara pembukaan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin Bupati Franc Bernhard Tumanggor selaku inspektur upacara, sedangkan Dandim 0206/Dairi Letkol Arm Denni Andika Wardana, S.H., M.I.P., bertindak sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-130. Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin, M.Pd., Kajari Dairi Bima Yudha Asmara, S.H., M.H., Danyon TP 906/Pakalima Letkol Inf. Rahmat Saleh, S.H., Wakapolres Pakpak Bharat Kompol Donris E. Pasaribu, S.H., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), personel TNI-Polri, para kepala desa, dan perwakilan masyarakat. Prosesi pembukaan ditandai dengan penandatanganan naskah program TMMD, penyerahan program dari kepala daerah kepada Dansatgas, penyematan tanda peserta, serta pemukulan gong sebagai simbol dimulainya kegiatan.
Dalam amanatnya, Bupati Franc Bernhard Tumanggor menegaskan bahwa TMMD merupakan program terpadu yang bertujuan memperkuat sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan yang nyata dan berkelanjutan. Ia mengajak seluruh pihak menjadikan program tersebut sebagai momentum untuk membuka akses wilayah pedesaan sekaligus mengembangkan potensi ekonomi masyarakat. Bupati juga meminta organisasi perangkat daerah terkait terlibat aktif dalam mendukung pelaksanaan kegiatan dengan mengutamakan kerja sama, semangat gotong royong, dan keselamatan kerja. Menurutnya, peningkatan intensitas curah hujan pada penghujung tahun perlu menjadi perhatian bersama karena berpotensi menimbulkan bencana longsor yang dapat menghambat pekerjaan di lapangan.
Pelaksanaan TMMD ke-130 dipusatkan di Desa Sibongkaras, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, dengan sejumlah sasaran fisik, meliputi perkerasan badan jalan sepanjang 1.000 meter, pembukaan jalan sepanjang 1.000 meter, pembangunan dua unit plat beton, serta pembersihan badan jalan sepanjang 3.700 meter. Pembangunan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mempermudah akses menuju lahan pertanian, dan mendukung distribusi hasil produksi masyarakat. Selain itu, Bupati mengajak warga Desa Sibongkaras dan Desa Kuta Tinggi memanfaatkan momentum TMMD untuk mengoptimalkan lahan-lahan produktif serta mengembangkan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan melalui kolaborasi bersama TNI, khususnya Batalyon TP 906/Pakalima. Dengan demikian, manfaat program diharapkan tidak hanya dirasakan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui tumbuhnya kegiatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Usai upacara pembukaan yang berakhir pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar, rombongan Forkopimda melanjutkan kunjungan ke lokasi TMMD di Desa Sibongkaras. Rombongan tiba sekitar pukul 10.50 WIB untuk meninjau secara langsung lokasi dan sasaran pembangunan guna memastikan kesiapan pelaksanaan program. Melalui TMMD ke-130, Kodim 0206/Dairi bersama Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dan masyarakat berkomitmen memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi fondasi bagi kemajuan desa, terbukanya peluang ekonomi, dan terciptanya masa depan yang lebih sejahtera bagi masyarakat Pakpak Bharat.
Sumber: Pendim 0206
(Nur Kennan Tarigan)




























