PAKPAK BHARAT, Nasionaldetik.com
– Laporan warga terkait temuan tapak berukuran besar yang diduga merupakan jejak harimau di kawasan perladangan Desa Kuta Saga, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, langsung ditindaklanjuti aparat. Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi Serda Rudi Limbong bersama personel Polsek Sukarame yang dipimpin Kapolsek AKP Sukanto Berutu bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan, Kamis (17/9/2026).
Temuan tersebut diketahui sekitar pukul 06.00 WIB saat warga bernama Adi Sinamo sedang menuju ladang atau Juma Kepar di Desa Kuta Saga. Di sekitar areal perladangan, ia melihat tapak berukuran besar di pinggir ladangnya yang diduga merupakan tapak harimau. Temuan itu kemudian disampaikan kepada warga dan Kepala Desa Kuta Saga untuk selanjutnya dilaporkan kepada Babinsa.
Selain temuan tapak, warga lainnya, Wilson, juga menemukan seekor lembu miliknya yang berusia sekitar dua tahun dalam kondisi mati. Sebagian tubuh ternak tersebut telah dimakan oleh binatang yang diduga merupakan harimau. Kondisi itu semakin membuat warga waspada, sehingga aparat TNI dan Polri turun langsung untuk memastikan situasi di lapangan dan mengantisipasi kemungkinan gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
Berdasarkan pengecekan awal, lokasi ditemukannya ternak berada sekitar satu kilometer dari permukiman warga. Kapolsek Sukarame AKP Sukanto Berutu mengimbau masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di kawasan perladangan, agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengambil tindakan sendiri apabila kembali menemukan jejak atau melihat satwa yang diduga harimau.
Sementara itu, Babinsa Serda Rudi Limbong mengingatkan warga untuk sementara lebih berhati-hati saat pergi maupun bekerja di ladang. Masyarakat diminta segera melaporkan setiap temuan jejak atau kemunculan satwa liar kepada aparat maupun pemerintah desa, serta tidak mendekati atau mencoba menangkap satwa tersebut. Langkah cepat TNI-Polri bersama pemerintah desa diharapkan dapat menjaga keamanan warga sekaligus mencegah terjadinya konflik antara manusia dan satwa liar.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Pendim 0206






























