Cegah Karhutla, Mabes TNI dan Pasis Dikreg Seskoad LXVIII Turun Langsung Berikan Penyuluhan di Kab. Kampar

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:12 WIB

5056 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAMPAR, Nasionaldetik.com

— Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kampar, Riau, terus diperkuat melalui edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat. Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI bersama Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoad LXVIII turun langsung memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat serta sejumlah pemangku kepentingan di wilayah Kabupaten Kampar, Senin (31/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Brigjen TNI Sudarma Setiawan, S.I.P., M.H., dengan melibatkan 23 personel. Pelaksanaan penyuluhan dibagi menjadi dua tim yang secara bersamaan menyasar sejumlah wilayah di Kabupaten Kampar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim pertama melaksanakan penyuluhan di Kantor Camat Koto Kampar Hulu, Sementara Tim kedua melaksanakan penyuluhan di Kantor Camat XIII Koto Kampar.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari masyarakat, pemerintah kecamatan dan desa, kelompok masyarakat, koperasi, hingga perusahaan perkebunan yang berada di wilayah Kabupaten Kampar.
Di wilayah Koto Kampar Hulu, peserta penyuluhan terdiri dari perwakilan masyarakat, PT Padasa Enam Utama, Koperasi 3 Koto, serta Koperasi Produsen Akub.
Sementara di wilayah XIII Koto Kampar, penyuluhan turut diikuti perwakilan masyarakat, kepala desa, PT Padasa Enam Utama, PT Hulu Kampar Estate, Koto Kampar Mill yang merupakan bagian dari PT Padasa Enam Utama, unsur pemadam kebakaran, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta aparat kecamatan dan desa.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai tiga fase utama dalam penanganan karhutla, yaitu pencegahan, penanggulangan, dan pemulihan.

Tim penyuluh menekankan bahwa pencegahan merupakan langkah utama dalam meminimalkan risiko terjadinya karhutla. Masyarakat didorong untuk meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.
Selain penyampaian materi, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan aplikasi yang mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla. Penggunaan teknologi tersebut diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi dan mendukung respons terhadap potensi kebakaran di lapangan.

Keterlibatan perusahaan perkebunan, pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam penyuluhan tersebut. Kolaborasi lintas sektor dinilai diperlukan karena pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen yang berada di wilayah rawan kebakaran.

Peserta yang hadir diharapkan dapat menjadi perpanjangan informasi dengan menyampaikan kembali materi dan pesan-pesan pencegahan karhutla kepada masyarakat lain yang tidak dapat mengikuti penyuluhan.

Disamping itu juga, Pasis Dikreg Seskoad LXVIII Melaksanakan Analisa Data Terkait Karhutla bersama dengan Polres Kampar dan BPBD Kab. Kampar.

“Mari Jaga Desa Kita Dari Api dan Asap”

(Nur Kennan Tarigan)

Berita Terkait

Hukum Cuma Papan Nama? Tambang Diduga Ilegal Bebas Keruk Landskap Ciwandan Cilegon
Monitoring MBG di SPPG Tiga Dara Majalengka, Danramil Pastikan Standar Kebersihan Terpenuhi
SMAN 2 Abung Semuli Kembali Ukir Prestasi, Sejumlah Siswa Diterima di Perguruan Tinggi Negeri
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Penanganan Karhutla, 92 Persen Lahan Terdampak Berhasil Dipadamkan
Mabes TNI dan Unsur Daerah Bersinergi Cegah Karhutla di Rokan Hilir
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Persit, Dari Ketahanan Keluarga hingga Kemandirian UMKM
Babinsa Plupuh Turun ke Sawah, Gulma Dibabat Demi Dongkrak Hasil Panen Padi
Emas Hasil PETI Rakit Dompeng Tanjung Lamin Diduga Dijual Tiap Kamis Malam ke Pulau Kemang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:07 WIB

Hukum Cuma Papan Nama? Tambang Diduga Ilegal Bebas Keruk Landskap Ciwandan Cilegon

Rabu, 2 September 2026 - 18:01 WIB

Monitoring MBG di SPPG Tiga Dara Majalengka, Danramil Pastikan Standar Kebersihan Terpenuhi

Rabu, 2 September 2026 - 17:55 WIB

SMAN 2 Abung Semuli Kembali Ukir Prestasi, Sejumlah Siswa Diterima di Perguruan Tinggi Negeri

Rabu, 2 September 2026 - 15:25 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Penanganan Karhutla, 92 Persen Lahan Terdampak Berhasil Dipadamkan

Rabu, 2 September 2026 - 15:19 WIB

Mabes TNI dan Unsur Daerah Bersinergi Cegah Karhutla di Rokan Hilir

Rabu, 2 September 2026 - 14:51 WIB

Babinsa Plupuh Turun ke Sawah, Gulma Dibabat Demi Dongkrak Hasil Panen Padi

Rabu, 2 September 2026 - 11:47 WIB

Emas Hasil PETI Rakit Dompeng Tanjung Lamin Diduga Dijual Tiap Kamis Malam ke Pulau Kemang

Selasa, 1 September 2026 - 21:41 WIB

Soroti Dugaan Narkoba di Lapas Palopo, Adhy Nuryadin Kini Dituding Memeras: Ia Pertanyakan Peran Oknum Wartawan dan Aliran Dana

Berita Terbaru