TULUNGAGUNG ,Nasionaldetik.com – Bupati Tulungagung, Jawa Timur, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Tulungagung Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Minggu (25/1/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu menekankan pentingnya peran strategis Dekopinda sebagai wadah pemersatu gerakan koperasi sekaligus mitra pemerintah daerah dalam mendorong penguatan ekonomi kerakyatan.
Menurutnya, koperasi bukan sekadar organisasi ekonomi, tetapi juga instrumen perjuangan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat berbasis nilai kebersamaan dan keadilan sosial.
“Dekopinda harus menjadi penggerak utama yang mampu menyatukan kekuatan koperasi, menjaga nilai-nilai dasar koperasi, serta menjawab tantangan ekonomi yang semakin kompleks,” ujarnya.
Perkuat Persatuan dan Sinergi Antar Koperasi
Sejalan dengan tema Musda Dekopinda 2026, Dengan Semangat Musda Dekopinda, Kita Wujudkan Persatuan Gerakan Koperasi Menuju Tulungagung Maju, Bupati mengajak seluruh pengurus dan anggota koperasi untuk memperkuat persatuan serta mengedepankan kepentingan bersama.
Ia menegaskan bahwa koperasi yang sehat tidak hanya dinilai dari aspek kelembagaan, namun juga dari sejauh mana keberadaannya mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan anggota dan masyarakat.
Dekopinda Didorong Aktif Jalankan Tiga Peran Utama
Lebih lanjut, Bupati Gatut Sunu menyoroti tiga peran strategis yang harus dijalankan Dekopinda, yakni sebagai fasilitator, edukator, dan advokator bagi koperasi.
Dalam hal fasilitasi, Dekopinda diharapkan menjadi penghubung yang efektif antara koperasi dan pemerintah daerah. Sementara pada fungsi edukasi, Dekopinda diminta terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pemahaman perkoperasian. Adapun dalam fungsi advokasi, Dekopinda diharapkan aktif memberikan pendampingan, supervisi, hingga perlindungan hukum bagi koperasi.
“Musda ini merupakan forum demokratis yang sangat penting untuk menentukan arah kebijakan, program kerja, dan kepemimpinan Dekopinda ke depan,” tegasnya.
Pemkab Tegaskan Dukungan Pengembangan Koperasi
Pemerintah Kabupaten Tulungagung, lanjut Bupati, berkomitmen penuh mendukung pengembangan koperasi melalui pembinaan berkelanjutan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kemudahan akses permodalan, serta sinergi program lintas sektor.
Ia berharap Musda Dekopinda 2026 mampu menghasilkan kepengurusan yang amanah dan visioner, sehingga koperasi di Tulungagung semakin berdaya saing dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Resmi Dibuka untuk Masa Bhakti 2026–2030
Musda Dekopinda Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 ini dihadiri Wakil Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., unsur Forkopimda, Pj Sekda Tulungagung Soeroto, S.Sos., M.M., Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, jajaran OPD, camat, pimpinan perbankan, Kadin, serta perwakilan koperasi desa dan kelurahan.
Dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim”, Bupati Tulungagung secara resmi membuka Musyawarah Daerah Dekopinda Kabupaten Tulungagung untuk Masa Bhakti 2026–2030.
Musda ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kembali gerakan koperasi sebagai pilar ekonomi daerah dan sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat Tulungagung.
Reporter : Ev
Editor : Admin







































