Lewat WhatsApp, Kades Tanjung Lamin Ngaku Tak Berdaya Hadapi 14 Rakit Dompeng

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:43 WIB

5065 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— 24 Agustus 2026 Merangin  Pemerintah Desa Tanjung Lamin, Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin, Jambi, mengaku kewalahan menghadapi maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin atau PETI di wilayahnya.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Tanjung Lamin, Lukman, S.Ag., melalui chat WhatsApp kepada nasionaldetik.com, Minggu, 23/8/2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Lukman, pihaknya bersama masyarakat dan lembaga desa telah menolak keras aktivitas dompeng di lokasi yang dilarang, yakni di tepian tempat masyarakat mandi.

“Kami Pemdes sudah menyurati pihak terkait, APH, pihak Kecamatan, juga para pemilik dompeng. Namun tidak diindahkan. Aktivitasnya malah semakin brutal,” kata Lukman.

Akibat aktivitas tersebut, fasilitas umum berupa tepian tempat mandi masyarakat rusak parah. Bahkan rumah warga kini terancam. Aliran sungai juga tidak normal lagi dan tumpukan batuan berserakan di mana-mana.

Karena peringatan tidak diindahkan, Pemdes bersama Lembaga Adat dan kelembagaan desa akhirnya menggelar musyawarah. Dari hasil musyawarah diputuskan sanksi tegas.

“Bagi pemilik dompeng yang tidak mengindahkan keputusan hasil musyawarah, Pemdes dan lembaga desa tidak akan mengurus segala permasalahan pemilik dompeng, kecuali kematian,” ujarnya.

Keputusan itu tertuang dalam Berita Acara Musyawarah Desa tanggal 9 Juni 2026. Dalam BA tersebut juga ditetapkan batas larangan PETI, yakni batas ilir di rumah Haidir dan batas mudik di tepian Kasai.

Saat ditanya apakah batas tersebut sudah dilanggar, Kades menjawab, “Sudah dilanggar. Makanya kami adakan musyawarah.”

Tembusan BA tersebut juga telah disampaikan ke pihak Kecamatan dan Polsek Pamenang. Anggota Polsek bahkan sudah turun memberikan peringatan.”Namun pemilik rakit tidak
mengindahkan. Karena kelompok rakit ini banyak, nampaknya pihak Polsek juga agak kesulitan. Waktu itu di rakit banyak ibu-ibu dan anak-anak,” jelas Lukman.

Terkait informasi dugaan keterlibatan keluarga Ketua BPD yang memiliki salah satu dari 14 rakit yang beroperasi, Lukman membenarkan.
“Seluruh lapisan masyarakat tahu Ketua BPD ikut dan punya rakit. Dan sudah kami sampaikan ke Camat,” katanya.

Sementara terkait dugaan adanya “setoran” dari pengelola rakit kepada Pemdes, Lukman membantah. “Tidak ada,” jawabnya singkat.

Ia juga menyoroti bebasnya penadah/pembeli emas yang keluar masuk Dusun Tanjung Lamin. “Namun lagi-lagi kita tak berdaya,” tuturnya.

Lukman juga mengeluhkan kondisi di Dusun Seberang yang tidak kondusif akibat konflik pro dan kontra PETI.
“Saya sedih karena tepian dan Pulau, kebanggaan dan ikon desa, sudah habis dan berantakan oleh kepentingan oknum tersebut. Alasan mereka pekerjaan sebagian masyarakat, tapi tanpa mereka sadari sudah merusak struktur pertanahan dusun dan fasilitas umum, khususnya jembatan,” ujarnya.

Di akhir perbincangan, Lukman berharap pemberitaan ini bisa menjadi penyambung aspirasi Pemdes.
“Harapan saya, Bang, kalau bisa sebagai penyambung aspirasi kami Pemdes, bukan sebatas berita lalu terhenti sampai di situ,” harapnya.

Ia juga menegaskan bahwa surat yang dilaporkan ke Polsek dan Camat adalah salinan Keputusan Musyawarah Desa.

Reporter: Gondo Irawan

Berita Terkait

DINAS SOSIAL PEMKAB TOBA SERTA KORAMIL 16/LAGUBOTI KODIM 0210/TU GERAK CEPAT BANTU KORBAN ANGIN PUTING BELIUNG DI DESA PARDINGGARAN, KECAMATAN LAGUBOTI, KABUPATEN TOBA
Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani Berikan Materi Wawasan Kebangsaan, Tanamkan Semangat Nasionalisme kepada Mahasiswa STKIP Entikong
Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Tahapan Seleksi Pusat
TAK SEKADAR BERLAYAR, KODAERAL I PASTIKAN BARANG TERLARANG TAK LOLOS DARI BANDAR DELI
Presiden Tegaskan Penanganan Karhutla Riau, Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Operasi Darat dan Udara
Kebakaran Lahan Kebun Bambu di Tanjakan Dukuluhur Majalengka, Api Padam Setelah 1/2 Hektare Terbakar
Gerak Cepat TNI dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Momiwaren
Dandim 0503/JB Ikut Meriahkan “Jakarta Barat Fun Run 5K 2026”

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:00 WIB

DINAS SOSIAL PEMKAB TOBA SERTA KORAMIL 16/LAGUBOTI KODIM 0210/TU GERAK CEPAT BANTU KORBAN ANGIN PUTING BELIUNG DI DESA PARDINGGARAN, KECAMATAN LAGUBOTI, KABUPATEN TOBA

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani Berikan Materi Wawasan Kebangsaan, Tanamkan Semangat Nasionalisme kepada Mahasiswa STKIP Entikong

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Lewat WhatsApp, Kades Tanjung Lamin Ngaku Tak Berdaya Hadapi 14 Rakit Dompeng

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:27 WIB

TAK SEKADAR BERLAYAR, KODAERAL I PASTIKAN BARANG TERLARANG TAK LOLOS DARI BANDAR DELI

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Presiden Tegaskan Penanganan Karhutla Riau, Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Operasi Darat dan Udara

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Kebakaran Lahan Kebun Bambu di Tanjakan Dukuluhur Majalengka, Api Padam Setelah 1/2 Hektare Terbakar

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Gerak Cepat TNI dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Momiwaren

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Dandim 0503/JB Ikut Meriahkan “Jakarta Barat Fun Run 5K 2026”

Berita Terbaru