Karhutla di Desa Sei Sentang, Dua Titik Lahan Gambut Terpantau dari Aplikasi Hotspot

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:46 WIB

5085 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHANBATU UTARA, Nasionaldetik.com

— Titik panas (hotspot) terdeteksi melalui aplikasi pemantauan berbasis satelit NASA-NOAA20 di Dusun Wonorejo 33, Desa Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Kamis (20/8/2026).

Menindaklanjuti informasi tersebut, Babinsa Sei Sentang Hitam, Serda Goffis M. Manullang, bersama personel terkait segera menuju lokasi untuk melaksanakan pengecekan lapangan (ground check) guna memastikan kondisi sebenarnya di titik koordinat yang terpantau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil pengecekan, sumber titik panas bukan berasal dari kebakaran hutan dan lahan yang tidak terkendali, melainkan dari aktivitas pembakaran terbatas yang dilakukan pemilik lahan dalam rangka pembersihan lahan untuk persiapan pembibitan. Aktivitas tersebut tertangkap oleh sistem pemantauan satelit sehingga muncul sebagai hotspot pada aplikasi monitoring.

Di lokasi ditemukan dua titik pembakaran pada lahan yang ditumbuhi semak belukar dan berada di area persawahan serta kebun kelapa sawit milik warga. Babinsa bersama personel terkait selanjutnya melakukan pemadaman dan memastikan api telah padam sepenuhnya sehingga tidak berpotensi meluas ke area sekitar.

Kegiatan monitoring dan pengecekan dilakukan sebagai langkah antisipasi serta pengawasan terhadap setiap kemunculan hotspot guna mencegah terjadinya kebakaran lahan yang dapat menimbulkan dampak lebih luas, khususnya pada kawasan dengan jenis tanah gambut.

(Nur Kennan Tarigan)

Sumber: Pendam I/BB

Berita Terkait

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045
Pastikan Kebenaran Informasi, Tim Dinkes Merangin Turun ke Puskesmas SP Limbur
“Kemajuan Tanpa Kemanusiaan Bukanlah Kemajuan!” Pesan Menggetarkan Dandim 0617/Majalengka di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Peran Kaum Perempuan, Sejarah dan Refleksi Hari Sumpah Pemuda
Refleksi dan Sejarah Sumpah Pemuda: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa
Refleksi dan Sejarah Sumpah Pemuda: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa
AROMA SENGIT DI JALAN SEMERU: KANDANG LIAR DI TENGAH PERMUKIMAN RESAHKAN WARGA, LURAH BANJARDOWO DINILAI LEMAH RESPONS
Kunjungi Wilayah Perbatasan Kuningan-Majalengka, Dandim Ingatkan Hal Ini ke Anggota

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:59 WIB

“Kemajuan Tanpa Kemanusiaan Bukanlah Kemajuan!” Pesan Menggetarkan Dandim 0617/Majalengka di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Peran Kaum Perempuan, Sejarah dan Refleksi Hari Sumpah Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Refleksi dan Sejarah Sumpah Pemuda: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Refleksi dan Sejarah Sumpah Pemuda: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:52 WIB

AROMA SENGIT DI JALAN SEMERU: KANDANG LIAR DI TENGAH PERMUKIMAN RESAHKAN WARGA, LURAH BANJARDOWO DINILAI LEMAH RESPONS

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Kunjungi Wilayah Perbatasan Kuningan-Majalengka, Dandim Ingatkan Hal Ini ke Anggota

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Gebrakan Humanis Kejari Inhil: Kasus Motor Hilang Berakhir Damai, Pelukan Hangat Jadi Saksi Sejarah

Berita Terbaru