Proyek Kementan Dipertanyakan, Pemdes Tamping Mojo dan Gapoktan Dinilai Tutup Mata

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:16 WIB

5052 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— 20 Agustus 2026 Keresahan warga Desa Tamping Mojo, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang kian memuncak terkait minimnya transparansi pengelolaan bantuan proyek pertanian dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Ketertutupan informasi serta sikap pasif pimpinan desa memicu kritik keras dari berbagai pihak, termasuk Pemimpin Redaksi nasionaldetik.com.

Dugaan ketertutupan publik dan penyimpangan teknis/pengelolaan bantuan proyek pertanian dari Kementerian Pertanian RI, termasuk penguasaan alat mesin pertanian (alsintan) serta indikasi pengerjaan proyek fisik yang tidak sesuai spesifikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengurus Gapoktan (disebutkan figur bernama Rokim), Kepala Desa/Pemerintah Desa Tamping Mojo, warga/petani lokal, serta Pemred nasionaldetik.com yang menegaskan perlunya tindakan tegas.

Desa Tamping Mojo, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.
Berlangsung hingga saat ini dan terus menjadi bahan perbincangan hangat warga.

Tidak adanya keterbukaan terkait Rancangan Anggaran Biaya (RAB), alsintan (seperti traktor) yang disimpan/dikuasai secara sepihak tanpa kemanfaatan bagi petani, serta tidak adanya ketegasan dari Kepala Desa untuk membenahi tata kelola tersebut.

Proyek dikerjakan secara tertutup dan diduga manual/tidak sesuai standar teknis (misalnya campur spesi/molen), sementara bantuan alsintan tidak dirasakan warga secara luas. Hal ini memicu kecurigaan publik serta dorongan agar aparat penegak hukum dan dinas terkait turun tangan melakukan pemeriksaan.

Tata kelola bantuan proyek pertanian dari Kementerian Pertanian (Kementan) di Desa Tamping Mojo, Kecamatan Tembelang, mendadak jadi sorotan tajam. Pasalnya, pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat dinilai tertutup dan enggan terbuka kepada masyarakat penerima manfaat.

Kondisi ini diperparah dengan sikap Kepala Desa Tamping Mojo yang terkesan mengulur waktu dan tidak memberikan tindakan tegas untuk menyelesaikan polemik yang berkembang di tengah warga.
Pemimpin Redaksi nasionaldetik.com menegaskan bahwa transparansi anggaran dan kemanfaatan bantuan negara adalah hak mutlak warga. Pihaknya menyayangkan keterbukaan informasi publik yang seolah tersumbat di tingkat desa.

“Bantuan dari Kementerian Pertanian itu dana publik untuk menyejahterakan petani, bukan untuk dikuasai atau dikelola secara sembunyi-sembunyi. Kepala Desa harus tegas, jangan terkesan membiarkan ketertutupan ini terus berlarut-larut,” tegas Pemred nasionaldetik.com

Alsintan Mangkrak / Dikuasai Sepihak: Bantuan alat pertanian seperti traktor diduga kuat hanya dikuasai oknum pengurus dan disimpan tanpa memberikan dampak langsung bagi operasional petani luas.

Minim Transparansi Anggaran (RAB): Anggota dan warga tidak pernah diberikan akses informasi mengenai Rancangan Anggaran Biaya (RAB) serta rincian pengerjaan proyek fisik pendukung pertanian.

Dugaan Pengerjaan Tak Sesuai Spesifikasi: Pengerjaan fisik di lapangan indikatif dilakukan secara asal-asalan dan diduga tidak memenuhi standar teknis mutu bangunan yang dipersyaratkan.

Warga mendesak Dinas Pertanian Kabupaten Jombang serta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun ke lokasi mengaudit pengelolaan bantuan Kementan di Desa Tamping Mojo agar tidak ada pihak yang dirugikan.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Kasihhati Hadiri Pelantikan Pejabat Manajerial dan Non Manajerial Pada UPT Pemasyarakatan Sumsel
Dandim 0206/Dairi Ingatkan Prajurit: Keluarga Menunggu, Disiplin dan Kesiapsiagaan Jangan Diabaikan
‎LANGKAH PERTAMA MENUJU LAUT PENGABDIAN: KODAERAL I TEGAKKAN SELEKSI YANG BERSIH DAN TRANSPARAN ‎
Jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Sinergi Hadapi Ancaman Pertahanan Negara
Babinsa Serda Guntur Jadi Danup Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Kecamatan Sitinjo
Senyum Sumringah Ompung Esti di Dairi: Panen Melimpah Berkat Ketekunan, Dampingan TNI Kobarkan Semangat Petani
Aksi Green & Clean di Markas TNI: Koramil 06/Kerajaan Beri Contoh Nyata Pentingnya Jaga Lingkungan
Dandim 0206/Dairi Duduk Bersama Forkopimcam Tigalingga, Ada Pesan untuk Prajurit di Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Hari Pengayoman Ke-81: Kejari Karo Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum Adil bagi Masyarakat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Wakapolres Karo Gelar “Mystery Call” Sosialisasikan Layanan 110 di Kabanjahe

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Polsek Tiganderket Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bulog Karo Pastikan Stok Pangan Aman, Penyaluran Terus Berjalan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:37 WIB

Kejari Karo Edukasi Masyarakat Lewat Radio: Lindungi Anak dari Kekerasan, Kenali Sanksi Hukumnya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:28 WIB

Ucapkan Selamat HUT MA Ke-81, Kepala Kejari Karo Dorong Terwujudnya Peradilan yang Agung dan Tepercaya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:31 WIB

Kejari Karo Kawal Penanaman Bawang Putih Serentak di 17 Provinsi Demi Swasembada Pangan 2026

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Forkopimda Karo Tinjau Siswa Terdampak Keracunan Makan Bergizi Gratis, Pastikan Perawatan Optimal dan Evaluasi Ketat

Berita Terbaru