Viral Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras, PW Pemuda Muslim Sumut Desak Aparat Usut Tuntas

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:32 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, Nasionaldetik.com

Polemik video tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha dengan imbalan minuman beralkohol merek Newport dalam rangkaian festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara, mendapat sorotan dari Pimpinan Wilayah Pemuda Muslim Sumatera Utara (PW Pemuda Muslim Sumut).

Sekretaris Wilayah PW Pemuda Muslim Sumut, Chaerul Umam Sinaga, S.Sos, mengecam aktivitas tersebut dan meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk memastikan fakta, pihak-pihak yang terlibat, serta ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum.

Menurut Chaerul, penggunaan ayat suci Al-Qur’an dalam aktivitas yang dikaitkan dengan pemberian minuman beralkohol dinilai tidak pantas dan berpotensi menyinggung perasaan umat Islam.

“Kami mengecam keras kejadian ini. Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang harus ditempatkan dengan penuh penghormatan, bukan dijadikan bagian dari gimmick atau aktivitas promosi yang dikaitkan dengan minuman beralkohol,” tegas Chaerul, Selasa (11/8/2026).

Minta Aparat Periksa Semua Pihak

Chaerul menilai persoalan tersebut tidak cukup hanya diselesaikan melalui permintaan maaf. Menurutnya, aparat perlu melakukan klarifikasi dan pemeriksaan untuk mengetahui secara utuh bagaimana aktivitas tersebut dapat berlangsung di lokasi acara.

Ia meminta aparat menelusuri siapa yang menginisiasi tantangan, siapa yang membawa atau menyediakan hadiah, bagaimana pengawasan di area booth, serta apakah aktivitas tersebut diketahui atau mendapat persetujuan dari pihak penyelenggara maupun pihak terkait lainnya.

“Kalau memang dikatakan spontanitas, tentu harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan. Siapa yang membawa acara, bagaimana pengawasan di booth, siapa yang memberikan hadiah, dan apakah ada pihak lain yang mengetahui atau terlibat, semuanya harus terang,” ujarnya.

Namun demikian, Chaerul mengingatkan agar proses pemeriksaan dilakukan secara objektif dan tidak menjadikan pihak tertentu sebagai sasaran tuduhan sebelum fakta dan bukti diperoleh.

Permintaan Maaf Tetap Dihargai

Chaerul menyebut permintaan maaf yang telah disampaikan pihak Newport dan penyelenggara merupakan langkah yang patut dihargai. Kendati demikian, ia menilai permintaan maaf tidak serta-merta menutup ruang bagi aparat untuk melakukan klarifikasi apabila ditemukan dugaan pelanggaran.

“Kami menghormati permintaan maaf yang sudah disampaikan. Tetapi persoalan hukumnya tetap menjadi kewenangan aparat. Jika dari hasil penyelidikan ditemukan unsur pelanggaran, maka proses harus berjalan sesuai hukum yang berlaku,” katanya.»

Jangan Jadikan Agama sebagai Gimmick

PW Pemuda Muslim Sumut juga mengingatkan pelaku usaha, pemilik merek, promotor, maupun penyelenggara acara agar lebih berhati-hati dalam menggunakan simbol dan ajaran agama dalam kegiatan promosi atau hiburan.

Chaerul menilai persoalan tersebut harus menjadi evaluasi agar upaya mengejar perhatian publik, engagement, maupun viralitas tidak mengabaikan nilai agama dan sensitivitas masyarakat.

“Ini harus menjadi pelajaran nasional. Jangan karena mengejar engagement, viral, atau promosi, kemudian simbol dan ayat suci agama dijadikan bahan permainan. Ada batas etika yang harus dihormati,” tegasnya.

Ia berharap aparat menangani persoalan tersebut secara profesional, transparan, dan berdasarkan bukti sehingga tidak berkembang menjadi spekulasi maupun menghakimi pihak-pihak yang belum terbukti terlibat.

“Kami meminta persoalan ini diusut secara objektif dan tuntas. Jika ada pihak yang terbukti melakukan pelanggaran, silakan diproses sesuai ketentuan hukum. Sebaliknya, jika ada pihak yang tidak terlibat, jangan sampai dikorbankan oleh opini publik,” pungkas Chaerul.

Sebelumnya, video tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha dengan imbalan minuman Newport beredar luas di media sosial dan memicu kecaman publik. Pihak Newport telah menyampaikan permintaan maaf serta menyatakan aktivitas tersebut bukan bagian dari program resmi perusahaan. Sementara pihak penyelenggara The Sounds Project menyatakan aktivitas tersebut berada di luar persetujuan mereka.

Hingga kini, polemik tersebut masih menjadi perhatian publik. PW Pemuda Muslim Sumut meminta seluruh pihak terkait memberikan penjelasan secara terbuka, sementara aparat diharapkan melakukan penelusuran berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.

(Tim)

Berita Terkait

PANGGILAN KETIGA DISNAKER MEDAN JADI SOROTAN, KUASA HUKUM KOFIPINDO: “MANA SURAT PERTAMA DAN KEDUA?”
Peduli Kebersamaan, Ketua AJMI Ryan Sinaga Bagikan Seragam Wartawan Liputan Kodam I/BB dan Jajaran
Apel Gelar Pasukan Penyiapan dan Penyiagaan Personel PRCPB Kodim 0201/Medan Dalam Rangka Mengantisipasi Bencana Alam
Masyarakat Sudah Resah, Rico Waas Harus Serius Benahi Sistem Parkir dan Lampu Jalan
Tak Ada Ruang untuk Narkoba! Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Tangkap Tersangka di Batang Kuis
HIPSI Sumut Perkuat Komitmen Jaga Marwah Pers, Dodi Rikardo Sembiring: Wartawan Harus Tetap Independen
Adi Warman Lubis Soroti Penunjukan Plh Sekda Kota Medan, Minta Wali Kota Pilih Figur yang Tepat
Penunjukan Plh Sekda Kota Medan Disorot, Adi Warman Lubis Pertanyakan Komitmen Terhadap Sistem Merit

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Ucapan Selamat HUT ke-81 Republik Indonesia dari Anggota DPRD Kabupaten Merangin As’ari El Wakas Apuk, S.H.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Kapolresta Malang Kota Dorong Sinergi Lintas Elemen Redam Polarisasi dan Disinformasi di Ruang Digital

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Warga Bangun Purba Segera Nikmati Akses Jembatan yang Lebih Aman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Progres Positif, Pembukaan Jalan 5.300 M di Desa Sijarango Tahap Finishing Akhir, Progres Capai 100 Persen

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Silaturahmi Hingga Ranah Minang! Wartawan Merangin Tour de Painan 2026: Sarapan di Taplau, Nginap di Carocok

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:45 WIB

MANGKRAK? DUGAAN PENIPUAN JUAL BELI MOBIL DI LAMONGAN MELEMPEM, KINERJA POLRES LAMONGAN DIPERTANYAKAN!

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Kyai Imjaz : Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Kyai Imjaz : Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU

Berita Terbaru