Patonro Menjadi Simbol Perjuangan, Gerakan Pemuda Desak DPRD Gowa Cabut Perda LAD Nomor 5 Tahun 2016

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:05 WIB

50113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.com,Gowa, 20 Juli 2026 — Gelombang penolakan terhadap Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2016 tentang Lembaga Adat Daerah (LAD) kembali bergema. Senin (20/7), Gerakan Pemuda Pemerhati Pelayanan Publik menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Kabupaten Gowa sebagai bentuk desakan agar DPRD segera melakukan evaluasi dan mencabut perda yang mereka nilai telah menjadi sumber polemik di tengah masyarakat.

Aksi tersebut berlangsung dengan nuansa adat yang kuat. Seluruh peserta mengenakan Patonro, penutup kepala kebesaran masyarakat Gowa, sebagai simbol penghormatan terhadap warisan leluhur dan tekad untuk memperjuangkan nilai-nilai adat. Bagi mereka, Patonro bukan sekadar atribut budaya, melainkan lambang bahwa perjuangan mempertahankan kehormatan adat harus dilakukan dengan keberanian, persatuan, dan keteguhan hati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam orasinya, Koordinator Aksi, Taufik, menegaskan bahwa perjuangan mereka bukan ditujukan kepada individu maupun kelompok tertentu, melainkan kepada regulasi yang menurut mereka perlu ditinjau kembali karena dianggap berdampak terhadap kehidupan adat di Kabupaten Gowa.

“Perda LAD harus segera dicabut dan mengembalikan marwah Kesultanan Gowa,” tegas Taufik di hadapan peserta aksi.

 

Menurut para demonstran, Perda Nomor 5 Tahun 2016 selama ini menjadi salah satu pokok perdebatan mengenai tata kelola lembaga adat di Kabupaten Gowa. Mereka berpendapat bahwa regulasi tersebut perlu dievaluasi melalui mekanisme yang berlaku agar tidak terus menimbulkan perbedaan pandangan di tengah masyarakat. Karena itu, mereka mendesak DPRD Kabupaten Gowa untuk membuka ruang pembahasan yang lebih luas terhadap aspirasi yang berkembang.

 

Aksi ini juga diwarnai kekecewaan massa setelah tidak menemukan satu pun dari 45 anggota DPRD Kabupaten Gowa berada di kantor saat mereka datang menyampaikan aspirasi. Berdasarkan informasi yang diterima peserta aksi, seluruh anggota DPRD sedang menjalankan agenda reses. Kondisi tersebut membuat para demonstran merasa aspirasi yang mereka bawa belum dapat disampaikan secara langsung kepada wakil rakyat.

 

Bagi Gerakan Pemuda Pemerhati Pelayanan Publik, perjuangan mencabut Perda LAD bukan hanya mengenai perubahan sebuah regulasi. Mereka memandangnya sebagai bagian dari upaya mendorong dialog yang lebih luas mengenai pelestarian adat, sejarah, dan budaya Gowa, sekaligus memastikan setiap kebijakan yang berkaitan dengan adat memperoleh perhatian serta partisipasi masyarakat.

 

Di penghujung aksi, massa menegaskan bahwa perjuangan mereka tidak akan berhenti pada satu kali demonstrasi. Mereka menyatakan akan terus mengawal perkembangan pembahasan Perda Nomor 5 Tahun 2016 melalui jalur-jalur yang tersedia dalam sistem demokrasi, sembari mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menghormati nilai-nilai budaya, dan menyampaikan aspirasi secara damai.

Berita Terkait

Pangdam I/BB Datang ke Kodim 0206/Dairi, Tekankan Prajurit Tetap Tulus Mengabdi dan Bijak Bermedia Sosial
Pangdam I/BB Tiba di Dairi, Disambut Dandim dan Sejumlah Pejabat Daerah
Babinsa Koramil 07/Salak Komsos Bersama Perangkat Desa Simerpara
Komsos di Kuta Dame, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Ajak Perangkat Desa Waspadai Karhutla
​Bukan Meredam, Blokir Media Sosial Picu Kemarahan Publik dan Lumpuhkan Ekonomi
Babinsa 04/Tigalingga Komsos Bersama Camat, Bahas Pencegahan Karhutla
Babinsa Parongil Sambangi Pekerja Bangunan, Pesan Kewaspadaan Jadi Perhatian
Jaga Majalengka Tetap Kondusif, Dandim 0617 dan Kapolres Tegaskan Komitmen Solidkan TNI-Polri

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Pangdam I/BB Datang ke Kodim 0206/Dairi, Tekankan Prajurit Tetap Tulus Mengabdi dan Bijak Bermedia Sosial

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Pangdam I/BB Tiba di Dairi, Disambut Dandim dan Sejumlah Pejabat Daerah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Babinsa Koramil 07/Salak Komsos Bersama Perangkat Desa Simerpara

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Komsos di Kuta Dame, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Ajak Perangkat Desa Waspadai Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:45 WIB

​Bukan Meredam, Blokir Media Sosial Picu Kemarahan Publik dan Lumpuhkan Ekonomi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Babinsa Parongil Sambangi Pekerja Bangunan, Pesan Kewaspadaan Jadi Perhatian

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:19 WIB

Jaga Majalengka Tetap Kondusif, Dandim 0617 dan Kapolres Tegaskan Komitmen Solidkan TNI-Polri

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Habibur Rochman Bantah Terlibat Pemblokiran Rekening Aktivis Pati: Jangan Salah Orang

Berita Terbaru