Gus Ipul Dukung Usulan Gus Muhaimin, PBNU Harus Ganti Pemimpin di Muktamar ke-35 Tambakberas

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:42 WIB

5056 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com – Surabaya, 18 Juli 2026 – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mendukung usulan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengenai perlunya pergantian kepemimpinan di PBNU merupakan pandangan yang patut diapresiasi dan didiskusikan menjelang Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang, 27-31 Agustus 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul saat dimintai tanggapan terkait pernyataan Cak Imin yang menyebut PBNU membutuhkan sosok pemimpin baru yang lebih segar untuk membawa perubahan organisasi.

Menurut Gus Ipul, setiap gagasan yang muncul menjelang muktamar merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat. Seluruh pandangan, termasuk usulan mengenai regenerasi kepemimpinan, dapat dijadikan bahan pembahasan dalam forum-forum resmi muktamar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya kira wacana apa pun menjelang muktamar baik untuk didiskusikan. Apa yang disampaikan oleh Cak Imin baik patut dijadikan bahan refleksi PBNU dan kita diskusikan bersama-sama dan ini bisa jadi masukan untuk muktamar,” ujar Gus Ipul di Jakarta.

Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi dari berbagai pihak dapat diakomodasi sebagai inspirasi yang nantinya dibahas dalam sidang-sidang komisi Muktamar NU sebelum diputuskan oleh para muktamirin.

Gus Ipul juga menyinggung aturan mengenai larangan rangkap jabatan bagi Ketua Umum PBNU yang merupakan hasil keputusan Muktamar NU di Lampung. Menurutnya, ketentuan tersebut tetap berlaku, namun peserta muktamar memiliki kewenangan penuh untuk mempertahankan, mengubah, atau menetapkan aturan baru melalui mekanisme persidangan.

Dengan demikian, seluruh keputusan terkait syarat kepemimpinan maupun tata kelola organisasi akan ditentukan melalui forum tertinggi Nahdlatul Ulama tersebut.

Sebelumnya, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf turut merespons pernyataan Cak Imin mengenai perlunya pemimpin baru di tubuh PBNU. Gus Yahya mempersilakan siapa pun menyampaikan pendapat, namun menilai pernyataan tersebut muncul karena Cak Imin dinilai belum memahami secara utuh dinamika organisasi NU.

Menurut Gus Yahya, pengalaman dalam struktur kepengurusan NU menjadi faktor penting untuk memahami berbagai perubahan yang telah dilakukan organisasi selama beberapa tahun terakhir.

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Selain menguatnya pergantian kepemimpinan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode 2026–2031, muktamar juga akan membahas berbagai rekomendasi strategis mengenai arah organisasi pada masa mendatang. (*)

Editor : Admin

Berita Terkait

Antisipasi Karhutla, Koramil 421-03/Pnh Bersama Satpol PP dan Warga Intensifkan Patroli
16 Tim Voli Berebut Piala Bupati Cup Wilayah I 2026 di Gedung Harta
Rekening Supriyono alias Botok Ditunda, Penegakan Hukum atau Pembatasan Aspirasi AMPB?
Diduga Curi Volume, Proyek Hotmix Rp14 Miliar Lebih Ruas Simpang Kuripan – Kota Agung Disorot LPAKN RI PROJAMIN Tanggamus
HMNI Jawa Tengah Dikukuhkan, Perkuat Organisasi dan Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan
Polda Lampung Ingatkan Orang Tua Awasi Anak, Waspadai Narkoba, Pinjol hingga Ajakan Huru-hara
Yonif 9 Marinir Brigif 4 Mar/BS Gelar Bedah Rumah Ibu Suryati di Desa Paya
Kehadiran Habib Rizieq di Malang Mendapat Penolakan Rakyat, PNIB : Jangan Bikin Gaduh Jatim dan Indonesia, Kami Akan Tolak dan Lawan Sampai Kiamat

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:51 WIB

Pimred Ir. Edi Supriadi Tuntut Penegakan Etika Pers: Oknum Media Diduga Tebar Informasi Bohong tanpa Prinsip 5W+1H

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

Stunting, ODGJ hingga Rabies Jadi Sorotan, Pelda Supriyadi Dorong Sinergi Lintas Sektor

Rabu, 2 September 2026 - 21:55 WIB

Patroli ke Desa Binaan, Babinsa Tigalingga Turun Tangan Bantu Warga Pasang Pagar Sekolah

Rabu, 2 September 2026 - 21:48 WIB

Perkuat Deteksi Dini, TNI-Polri Jalin Komunikasi Bersama Mitra Karib di Parongil

Rabu, 2 September 2026 - 21:35 WIB

Pasis Dikreg Seskoad LXVIII Sosialisasikan Pencegahan Karhutla Bersama UAS

Rabu, 2 September 2026 - 21:20 WIB

*Turun ke Titik Kritis Singkawang, Dansesko TNI Pantau Aksi Pasis Dikreg LVI dan Dorong Kolaborasi Antar-Lembaga Atasi Karhutla*

Rabu, 2 September 2026 - 21:04 WIB

*Terjun ke Karang Bintang, Tim Mabes TNI Edukasi Warga Dampak Kesehatan Ekonomi Karhutla*

Rabu, 2 September 2026 - 20:18 WIB

MENJAGA INTEGRITAS DARI GERBANG SELEKSI, WASDAL SPERSAL HADIR DI KODAERAL I ‎

Berita Terbaru